BANN Kota Bekasi Siapkan Senam Anti Narkoba, Sasar Peran Ibu dalam Pencegahan

BEKASI – Badan Anti Narkoba Nusantara (BANN) Kota Bekasi menyiapkan program Senam Anti Narkoba yang akan dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada November 2026 sekaligus...

BANN Kota Bekasi Siapkan Senam Anti Narkoba, Sasar Peran Ibu dalam Pencegahan – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

BEKASI – Badan Anti Narkoba Nusantara (BANN) Kota Bekasi menyiapkan program Senam Anti Narkoba yang akan dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada November 2026 sekaligus untuk memperingati Hari Pahlawan.

Program ini menjadi salah satu agenda kerja jangka pendek BANN Kota Bekasi dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat. Pelaksanaan kegiatan akan dilakukan pada 14 November 2026 di Alun-alun Hasibuan Kota bekasi.

Ketua BANN Kota Bekasi, Supriyatno, mengatakan kegiatan tersebut dirancang dengan pendekatan yang memadukan aktivitas olahraga dan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

Menurut dia, pemilihan kaum ibu sebagai salah satu sasaran utama sosialisasi didasarkan pada peran perempuan dalam lingkungan keluarga, khususnya dalam pengawasan dan pendampingan anak.

“Kenapa sosialisasi ini dilaksanakan sekaligus senam, karena sasaran kita dalam pencegahan bahaya narkoba adalah kaum ibu. Ibu memiliki peranan penting terhadap keluarga dan anak,” kata Supriyatno dalam keterangan yang disampaikan pada 15 Agustus 2026.

Advertisement

Ia menilai keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang mampu mencegah anak dan anggota keluarga lainnya terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Selain mengedepankan edukasi, BANN Kota Bekasi berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bekasi dan instansi terkait. Dukungan pemerintah dinilai diperlukan agar agenda pencegahan dapat dilaksanakan secara lebih terkoordinasi dan menjangkau masyarakat secara luas.

Supriyatno juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Meski demikian, BANN belum merinci bentuk dukungan yang diharapkan maupun mekanisme kerja sama yang akan dilakukan bersama pemerintah daerah.

Rencana kegiatan tersebut muncul di tengah kebutuhan untuk terus memperkuat edukasi publik mengenai risiko penyalahgunaan narkoba. Pencegahan tidak hanya berkaitan dengan penindakan terhadap peredaran narkotika, tetapi juga menyangkut peningkatan pengetahuan masyarakat dan penguatan peran keluarga.

Pilihan Editor :  Logo HUT Ke-29 Kota Bekasi 2026 Resmi Dirilis

BANN Tekankan Pencegahan dan Rehabilitasi

Ketua panitia pelaksana, Aswadi, menegaskan bahwa kegiatan Senam Anti Narkoba dan sosialisasi tersebut diarahkan sebagai kegiatan pencegahan. Ia menyebut agenda itu tidak dimaksudkan untuk kepentingan lain di luar upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Ini murni kegiatan untuk melakukan pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba sesuai dengan visi dan misi BANN dalam melakukan pencegahan juga rehabilitasi terhadap korban penyalahgunaan narkoba,” ujar Aswadi.

Menurut Aswadi, panitia berharap Pemerintah Kota Bekasi dapat mendukung kegiatan yang direncanakan berlangsung pada November mendatang. Dukungan tersebut, kata dia, diharapkan dapat membantu kelancaran penyelenggaraan sekaligus memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

Meski demikian, rencana kegiatan masih berada pada tahap persiapan. BANN Kota Bekasi belum menyampaikan secara resmi tanggal, lokasi, jumlah peserta, maupun pihak-pihak yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut.

Karena itu, pelaksanaan pada November 2026 masih bersifat rencana dan dapat berubah sesuai hasil koordinasi antara panitia, BANN Kota Bekasi, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

Konsep kegiatan yang menggabungkan olahraga dan sosialisasi diharapkan dapat membuat pesan pencegahan lebih mudah diterima masyarakat. Di sisi lain, efektivitas program tetap bergantung pada kualitas materi edukasi, keterlibatan keluarga, serta keberlanjutan pendampingan setelah kegiatan berlangsung.

BANN Kota Bekasi juga menyatakan komitmennya untuk menjalankan fungsi pencegahan dan rehabilitasi terhadap korban penyalahgunaan narkoba sesuai visi dan misi organisasi. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga, masyarakat, pemerintah, serta lembaga yang memiliki kewenangan dalam penanganan persoalan narkotika.

Dengan agenda yang masih dalam tahap persiapan, BANN Kota Bekasi kini perlu mematangkan konsep pelaksanaan, menentukan sasaran peserta, memastikan narasumber yang kompeten, serta membangun koordinasi dengan instansi terkait. Langkah tersebut penting agar kegiatan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu memberikan edukasi yang berkelanjutan mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Pilihan Editor :  Jawara Bekasi HK Damin Sada Luncurkan Media Online LiputanHK.com

Bagi keluarga, khususnya orang tua, peningkatan kewaspadaan dan komunikasi dengan anak menjadi salah satu aspek penting dalam pencegahan. Karena itu, sosialisasi yang menyasar keluarga diharapkan dapat memperkuat kemampuan masyarakat mengenali risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus mengetahui langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan tersebut.

BANN Kota Bekasi menyatakan akan terus mempersiapkan kegiatan tersebut dan berharap dukungan Pemerintah Kota Bekasi serta instansi terkait dapat terealisasi sehingga program pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba pada November 2026 dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *