Jumat, 6 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Politik » Sekda Bekasi Tekankan Pelayanan Publik Harus Bebas Diskriminasi

Sekda Bekasi Tekankan Pelayanan Publik Harus Bebas Diskriminasi

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi memperkuat komitmen membangun tata kelola pemerintahan berbasis hak asasi manusia (HAM) melalui pelatihan Kota HAM yang melibatkan aparatur pemerintah, akademisi, dan unsur masyarakat.

Pelatihan yang berlangsung hingga 3 September 2026 tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendorong penerapan prinsip HAM dalam kebijakan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Bekasi.

Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, mengatakan pemerintah daerah memiliki posisi strategis dalam memastikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak setiap warga negara.

Karena itu, pembangunan daerah menurutnya tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.

“Pemerintah daerah merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan kewajiban negara untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi hak asasi manusia,” kata Junaedi dalam pembukaan pelatihan, Rabu (2/9/2026).

Ia menegaskan, perspektif HAM harus masuk dalam setiap proses penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah.

Hal itu mencakup pelayanan publik, pembangunan, pengelolaan lingkungan hidup, hingga perlindungan terhadap kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

Menurut Junaedi, pendekatan berbasis HAM penting untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pendekatan tersebut sekaligus diharapkan dapat mencegah munculnya praktik diskriminasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

“Setiap kebijakan pembangunan, pelayanan publik, pengelolaan lingkungan hidup hingga perlindungan terhadap kelompok rentan dan penyandang disabilitas harus berlandaskan pada prinsip-prinsip HAM,” ujarnya.

Junaedi juga menekankan pentingnya membangun pemerintahan yang mampu merespons kebutuhan masyarakat secara adil.

Dalam konteks Kota Bekasi sebagai wilayah perkotaan yang terus berkembang, pemerintah menghadapi tantangan untuk memastikan akses terhadap pelayanan dan hak dasar tetap dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Ia menyebut keberagaman kondisi sosial, ekonomi, dan fisik masyarakat harus menjadi pertimbangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Baca juga :  Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi

Kebijakan yang dibuat pemerintah, kata dia, semestinya tidak menimbulkan perlakuan berbeda yang merugikan kelompok masyarakat tertentu.

“Pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang responsif, inklusif, dan adil. Setiap kebijakan harus mampu memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, maupun kondisi fisik warga,” katanya.

Pelatihan Didorong Menghasilkan Langkah Konkret

Pelatihan Kota HAM tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan pemahaman teoritis mengenai HAM.

Pemerintah Kota Bekasi juga mendorong peserta menyusun langkah tindak lanjut yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Selama tiga hari kegiatan, peserta memperoleh pembekalan mengenai instrumen HAM, prinsip-prinsip kota ramah HAM, serta penyusunan rencana tindak lanjut.

Materi tersebut diharapkan dapat membantu aparatur memahami bagaimana prinsip HAM diterapkan dalam kebijakan dan pelayanan publik.

Pelibatan akademisi dan unsur masyarakat juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Junaedi menilai persoalan HAM tidak dapat diselesaikan pemerintah secara sepihak karena menyangkut berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, masyarakat sipil, dan komunitas dinilai diperlukan untuk mengidentifikasi persoalan sekaligus merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Menurut Junaedi, pembangunan daerah seharusnya tidak semata-mata diukur melalui indikator pertumbuhan atau pembangunan infrastruktur.

Pemerintah juga perlu memastikan bahwa proses pembangunan memberikan perlindungan terhadap hak masyarakat dan tidak meninggalkan kelompok yang berada dalam posisi rentan.

Pemerintah Kota Bekasi berharap pelatihan tersebut menghasilkan perubahan dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan.

Nilai-nilai HAM diharapkan tidak berhenti sebagai materi pelatihan, tetapi diterjemahkan ke dalam kebijakan, program, serta mekanisme pelayanan publik.

Penguatan kapasitas aparatur menjadi salah satu langkah yang ditempuh pemerintah untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca juga :  THR PPPK Bekasi Tak Dianggarkan, Sorotan Tertuju pada Komitmen Wali Kota

Di sisi lain, keterlibatan masyarakat dibutuhkan agar pelaksanaan kebijakan dapat memperoleh pengawasan dan masukan secara berkelanjutan.

Junaedi mengatakan penguatan kapasitas aparatur dan kolaborasi antarpemangku kepentingan diharapkan dapat mendorong Kota Bekasi memiliki tata kelola pemerintahan yang lebih humanis, transparan, dan inklusif.

Dengan demikian, komitmen sebagai Kota HAM tidak hanya tercermin dalam kegiatan seremonial atau pelatihan, tetapi dapat terlihat dari bagaimana pemerintah memberikan pelayanan, menyusun kebijakan, serta memenuhi hak masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Jericho Mandahari Berhasil Damaikan Pihak Bersengketa di Pengadilan Negeri Depok

    Jericho Mandahari Berhasil Damaikan Pihak Bersengketa di Pengadilan Negeri Depok

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Gensa Media Indonesia
    • 0Komentar

    Dalam mediasi ini, saya bersyukur para pihak yang bersengketa bersedia berdamai, berperkara hukum itu sangat melelahkan, memakan waktu,..

  • Dandim 0411/KM Serahkan 194.631 Butir Ekstasi Temuan Prajurit kepada Polda Lampung

    Dandim 0411/KM Serahkan 194.631 Butir Ekstasi Temuan Prajurit kepada Polda Lampung

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Lampung Selatan — Komandan Kodim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., secara resmi menyerahkan barang bukti narkotika jenis pil ekstasi kepada Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, Jumat (21/11/2025). Barang bukti tersebut merupakan hasil temuan dua prajurit Korem 043/Gatam Kodam XXI/Radin Inten, yakni Sertu Eko Wahyudi (Kodim 0411/KM) dan Serda Simanjuntak (Satuan Hukum), pada Kamis […]

  • Satgas Lanud Sjamsudin Noor Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

    Satgas Lanud Sjamsudin Noor Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Banjarbaru – Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor kembali memadamkan kebakaran lahan gambut di Jalan Lingkar Utara, kawasan Ring I Bandara Syamsudin Noor. Pemadaman berlangsung Selasa (15/9/2026), dengan personel bekerja menghadapi medan sulit yang mengharuskan mereka menyeberangi sungai menuju titik api. Setelah tiba di lokasi, personel segera memadamkan kobaran yang membakar vegetasi dan lapisan gambut di […]

  • TMMD ke-126 “TNI–Pemda Perkuat Sinergi, Wujudkan Desa Mandiri dan Sejahtera”

    TMMD ke-126 “TNI–Pemda Perkuat Sinergi, Wujudkan Desa Mandiri dan Sejahtera”

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – TNI Angkatan Darat kembali meneguhkan komitmen membangun desa melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126. Acara yang digelar di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Rabu (17/9/2025), menjadi ajang penting menyatukan langkah TNI, pemerintah daerah, dan berbagai elemen bangsa dalam mempercepat pembangunan pedesaan serta meningkatkan […]

  • TNI AU Makassar Rayakan HUT ke-79 dengan Anjangsana: Berbagi Kasih untuk Lansia, Anak Yatim, dan Veteran

    TNI AU Makassar Rayakan HUT ke-79 dengan Anjangsana: Berbagi Kasih untuk Lansia, Anak Yatim, dan Veteran

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dengan semangat pengabdian, TNI AU terus menunjukkan bahwa keberadaannya bukan hanya di langit, tetapi juga di hati rakyat

  • Danlantamal I Belawan Tegaskan Semangat Baru Lewat Apel dan Halal Bihalal

    Danlantamal I Belawan Tegaskan Semangat Baru Lewat Apel dan Halal Bihalal

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan — Hari pertama masuk kerja usai libur Idul Fitri 1446 H dimaknai dengan penuh kehangatan di Markas Komando Lantamal I Belawan. Komandan Lantamal I, Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP., memimpin langsung Apel Khusus yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal bersama seluruh prajurit dan personel, Selasa pagi. Dalam suasana penuh kekeluargaan, Danlantamal I […]

expand_less