Senin, 19 Okt 2026
Beranda » INFORMASI » Gempa M 7,7 Guncang Flores, Lima Orang Tewas dan Trans Flores Lumpuh

Gempa M 7,7 Guncang Flores, Lima Orang Tewas dan Trans Flores Lumpuh

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUPANG – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA. Sedikitnya lima orang meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan akibat kuatnya guncangan.

Gubernur NTT Melki Laka Lena mengonfirmasi data awal korban jiwa tersebut seusai memimpin rapat penanganan darurat di Mapolda NTT, Sabtu pagi. Berdasarkan laporan sementara pemerintah daerah, lima korban meninggal tersebar di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Manggarai.

“Informasi resmi yang kami terima, korban meninggal dunia berjumlah lima orang. Dua korban berasal dari Kabupaten Sikka dan tiga lainnya dari Kabupaten Manggarai,” kata Melki.

Menurut dia, para korban diduga meninggal setelah tertimpa material bangunan yang roboh ketika gempa terjadi. Pemerintah daerah masih melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan identitas, lokasi kejadian, serta penyebab kematian masing-masing korban.

“Kami masih terus memverifikasi lapangan untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban. Namun, indikasi kuat menunjukkan dampak reruntuhan fisik bangunan karena gempa terjadi saat sebagian besar warga masih tidur,” ujarnya.

Gempa tersebut berpusat di laut, sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, berdasarkan parameter pemutakhiran yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Gempa tercatat dangkal dengan hiposenter sekitar 15 kilometer.

Kekuatan dan kedalaman gempa membuat guncangan dirasakan di berbagai wilayah Flores dan pulau-pulau di sekitarnya. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kerusakan bangunan, terutama pada struktur yang tidak mampu menahan guncangan kuat.

BMKG juga sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami untuk sejumlah wilayah di NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Untuk wilayah NTT, status Siaga tsunami diberlakukan di kawasan utara Kabupaten Manggarai, Ngada, Manggarai Barat, Ende, dan Sikka. Sementara kawasan utara Flores Timur masuk status Waspada.

Pilihan Editor :  ‎Antenk FC Sabet Juara 2 di Turnamen Tahunan Desa Banjarsari, Ridho Nurzaki Raih Gelar Pemain Terbaik

Gempa Susulan dan Akses Trans Flores Terganggu

Kepala BMKG Manggarai Barat Maria Patrica Seran meminta masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sepanjang pesisir utara Flores, meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta tidak kembali ke bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman.

“Potensi ancaman tsunami dan gempa susulan masih terus kami pantau secara real-time. Kami minta warga di kawasan pesisir atau bangunan berstruktur retak segera mengevakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi dan aman,” kata Maria.

Selain korban jiwa dan kerusakan bangunan, gempa juga memicu bencana ikutan berupa tanah longsor di sejumlah titik. Salah satu gangguan paling signifikan terjadi di jalur Trans Flores.

Material longsoran menutup badan jalan sehingga mengganggu akses transportasi. Kondisi tersebut berpotensi memperlambat proses evakuasi korban sekaligus distribusi bantuan dan logistik ke wilayah yang terdampak.

Hingga berita ini terbit, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT bersama unsur TNI, Polri, dan relawan masih melakukan penyisiran di sejumlah lokasi terdampak. Tim gabungan memprioritaskan pencarian dan evakuasi korban yang kemungkinan masih tertimbun reruntuhan.

Petugas juga melakukan pembersihan material longsor serta pendataan kerusakan infrastruktur. Pemerintah daerah masih menghimpun laporan dari kabupaten dan wilayah terdampak untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai skala bencana.

Pemerintah Provinsi NTT mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi dari kanal resmi BMKG serta BPBD. Warga juga diminta tidak menyebarkan informasi mengenai gempa susulan atau tsunami yang belum terverifikasi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kepanikan dan memastikan masyarakat mengambil keputusan berdasarkan informasi kebencanaan yang sahih.

Gubernur NTT Melki Laka Lena dijadwalkan menuju sejumlah wilayah terdampak, termasuk Nagekeo dan Sikka, untuk memantau langsung penanganan keadaan darurat. Pemerintah daerah menyatakan operasi tanggap darurat akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan dan hasil pendataan korban maupun kerusakan.

Pilihan Editor :  Ceker Mercon Tanpa Tulang Mancuy Hadir sebagai Alternatif Lauk Pedas Praktis

Data korban jiwa, kerusakan bangunan, serta dampak terhadap infrastruktur masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses verifikasi oleh petugas di lapangan.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Wabup Fajar Ingatkan Hati-hati Pungli Berkedok Agustusan

    Wabup Fajar Ingatkan Hati-hati Pungli Berkedok Agustusan

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang – Menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, euforia perayaan mulai terasa di berbagai pelosok Sumedang. Namun, di tengah semangat kemerdekaan itu, Wakil Bupati Sumedang H. M. Fajar Aldila mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik pungutan liar (pungli) yang kerap muncul dengan dalih “sumbangan Agustusan.” “Biasanya menjelang 17 Agustus, banyak yang minta sumbangan di jalan, […]

  • Jelang Lebaran, Lanal Bandung Gelar Apel Khusus untuk Pastikan Kesiapan Personel

    Jelang Lebaran, Lanal Bandung Gelar Apel Khusus untuk Pastikan Kesiapan Personel

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung – Menyambut libur panjang Lebaran 1446 H/2025 M, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bandung menggelar Apel Khusus guna memastikan kesiapan personel dalam menghadapi cuti bersama dan arus mudik. Apel yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Lanal Bandung, Jalan Aria Jipang No. 8, pada Kamis (27/03/2025), dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Bandung, Kolonel Laut (P) […]

  • Satgas TMMD dan Warga Sesor Nobar Final Piala Dunia Bersama

    Satgas TMMD dan Warga Sesor Nobar Final Piala Dunia Bersama

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong Selatan, 20 Juli 2026 – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan memanfaatkan momentum Final Piala Dunia 2026 untuk mempererat kebersamaan bersama masyarakat Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Senin (20/7/2026). Kegiatan nonton bareng (nobar) itu berlangsung di lokasi TMMD dan mendapat sambutan antusias dari warga. Memasuki hari keenam pelaksanaan […]

  • Brimob Batalyon A Pelopor Rawat Lahan Ketahanan Pangan

    Brimob Batalyon A Pelopor Rawat Lahan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Personel Brimob Polda Metro Jaya dari Batalyon A Pelopor terus menunjukkan kepedulian terhadap ketahanan pangan. Pada Kamis (11/9/2025), mereka melakukan giat perawatan lahan produktif yang berada di samping Mako Batalyon A Pelopor. Sejumlah kegiatan dilakukan, mulai dari penggemburan tanah, pemupukan tanaman terong, cabai, dan jagung, penanaman pare, hingga perawatan pakcoy hidroponik. Selain itu, […]

  • Kasdim 1710/Mimika: Semangat Warga dan TNI Adalah Kunci Sukses TMMD

    Kasdim 1710/Mimika: Semangat Warga dan TNI Adalah Kunci Sukses TMMD

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Suasana kebersamaan antara TNI dan warga begitu terasa di Kampung Pigapu, Distrik Iwaka. Di tengah deru mesin dan denting palu pembangunan, Kasdim 1710/Mimika, Mayor Inf Abdul Munir, turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres kegiatan Pra-TMMD ke-124 Tahun 2025, Rabu (30/4/2025). Didampingi Pasiter dan Pasiops Kodim, Kasdim menyusuri titik-titik sasaran fisik seperti pembangunan […]

  • Cara Mengelola Modal Usaha agar Tidak Cepat Habis dan Bisnis Tetap Berkembang

    Cara Mengelola Modal Usaha agar Tidak Cepat Habis dan Bisnis Tetap Berkembang

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Modal usaha tidak hanya menentukan kemampuan seseorang untuk memulai bisnis, tetapi juga memengaruhi keberlangsungan operasional dan peluang pertumbuhan usaha dalam jangka panjang. Besarnya modal tidak otomatis menjamin keberhasilan. Bisnis dengan modal terbatas tetap memiliki peluang berkembang apabila pemiliknya mampu mengatur arus kas, mengendalikan pengeluaran, menentukan harga jual secara tepat, serta memastikan uang yang masuk cukup […]

expand_less