Senin, 12 Okt 2026
Beranda » HUKUM » Penangkapan dan Penahanan AS Dipersoalkan, Polsek Rawalumbu jadi Sorotan

Penangkapan dan Penahanan AS Dipersoalkan, Polsek Rawalumbu jadi Sorotan

  • account_circle Tama
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Pihak keluarga mengaku tidak pernah menerima surat pemberitahuan mengenai penangkapan maupun penahanan AS selama satu bulan ini dari Polsek Rawalumbu Kota Bekasi.

LJ, istri AS, mengatakan dirinya baru mengetahui status hukum suaminya sebagai tersangka pada Senin (10/8/2026), setelah mendapat penjelasan dalam proses pendampingan hukum.

Ia mengaku sejak AS ditangkap hingga saat ini tidak pernah menerima surat pemberitahuan resmi dari kepolisian terkait status dan penahanan suaminya.

“Saya baru tahu hari ini suami jadi tersangka. Sebulan ini saya tidak pernah menerima surat apa pun dari kepolisian terkait suami saya ditahan,” kata LJ kepada wartawan, Senin (10/8/2026).

Menurut keterangan LJ, AS ditangkap pada 9 Juli 2026 di rumah seorang pelapor yang berada di salah satu kawasan perumahan di wilayah Bekasi Timur.

Setelah ditangkap, AS kemudian dibawa ke Polsek Rawalumbu untuk menjalani proses hukum.

LJ menyebut polisi tidak memperlihatkan surat perintah penangkapan maupun surat perintah penahanan kepada pihak keluarga pada saat AS dibawa.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur hukum yang ditempuh penyidik dalam menangani perkara tersebut.

Kuasa hukum LJ, Michael Parluhutan Turnip, S.H., mempertanyakan proses penangkapan dan penahanan AS.

Ia menilai aparat penegak hukum semestinya menjalankan setiap tahapan proses pidana berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku.

“Ini polisi bahaya sekali menahan dan menangkap orang tanpa menjelaskan kepada pihak keluarga. Apalagi ini sudah sebulan. Apa motivasinya ini para penyidik?” ujar Turnip kepada Gensa.club, Senin (10/8/2026).

Turnip juga mempertanyakan profesionalitas penyidik dalam menangani perkara tersebut.

Ia menyoroti informasi mengenai adanya dua orang yang diduga sebagai penadah dalam pengembangan perkara, tetapi kemudian tidak menjalani penahanan.

Pilihan Editor :  Dugaan Jual Beli Kursi SPMB SMPN 9 Bekasi, Orang Tua Klaim Setor Rp5,5 Juta

Menurut Turnip, berdasarkan informasi yang diterimanya, dua orang yang diduga rangkaian dalam perkara tersebut sempat diamankan pada Rabu sebelum kemudian dilepaskan pada hari berikutnya.

Sementara itu, AS tetap menjalani penahanan.

“Infornya Rabu kemarin diamankan dua orang diduga pelaku penadah, namun esoknya dilepas lagi oleh penyidik. Tetapi AS tetap ditahan. Ada apa ini Polsek Rawalumbu?” katanya.

Polisi Sebut Proses Penangkapan Terjadi Sebelum Pergantian Kanit

Polsek Rawalumbu menyatakan belum dapat memberikan penjelasan secara menyeluruh mengenai proses penangkapan dan penahanan AS.

Kanit Reskrim Polsek Rawalumbu Mujakir, S.H., mengatakan dirinya baru menjabat pada 27 Juli 2026 sehingga tidak mengikuti proses awal perkara tersebut.

“Proses penangkapan sama penahanan awal itu, saya belum ada di sini. Mau ngomong apa saya,” ujar Mujakir kepada awak media, Senin (10/8/2026).

Mujakir mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu memeriksa dan mendalami berkas serta proses hukum yang telah berjalan sebelum memberikan penjelasan lebih lanjut.

Ia menegaskan bahwa dirinya baru bertugas di Polsek Rawalumbu ketika AS sudah menjalani penahanan.

“Iya, nanti saya cek dulu, karena saya kan belum di sini. Saya di sini 27 Juli dan orang ini ditahan sejak 9 Juli,” katanya.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa proses penangkapan dan penahanan AS berlangsung sebelum Mujakir menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Rawalumbu.

Karena itu, kepastian mengenai kronologi, dasar penangkapan, status hukum, serta kelengkapan administrasi penanganan perkara masih memerlukan penjelasan dari penyidik yang menangani perkara sejak awal.

Di sisi lain, LJ berharap proses hukum terhadap suaminya dilakukan secara transparan dan tidak membedakan perlakuan terhadap setiap pihak yang diperiksa dalam perkara tersebut.

Ia juga mengaku terpukul dengan penangkapan suaminya yang disaksikan anak-anak mereka.

Pilihan Editor :  DPK KNPI Cibitung Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan

“Kasihan anak-anak saya melihat ayahnya digiring dan ditangkap seperti itu,” tutur LJ.

Persoalan utama yang kini dipertanyakan keluarga bukan hanya mengenai dugaan tindak pidana yang disangkakan kepada AS, tetapi juga transparansi proses penangkapan dan penahanan.

Keluarga meminta kepastian mengenai status hukum AS serta alasan dan dasar hukum yang digunakan penyidik dalam melakukan penahanan.

Sementara itu, hingga berita ini terbit, pihak Polsek Rawalumbu melalui Mujakir belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai dasar penangkapan dan penahanan AS.**(Tim/Red)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Kodim 1714/Puncak Jaya Tanamkan Nilai Kebangsaan Lewat Persami KKRI

    Kodim 1714/Puncak Jaya Tanamkan Nilai Kebangsaan Lewat Persami KKRI

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya – Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar kegiatan Persami Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) guna menanamkan nilai kebangsaan, disiplin, dan keterampilan dasar kepada pelajar, Senin (30/3/2026). Kegiatan berlangsung di Markas Kodim 1714/Puncak Jaya, Jalan Trans Papua, Distrik Purleme, dengan melibatkan 43 siswa SMK Negeri 1 Mulia sebagai peserta utama. Kodim 1714/Puncak Jaya menyelenggarakan program ini […]

  • Satgas TMMD Hadir Untuk Masyarakat Mimika Dengan Menggelar Donor Darah

    Satgas TMMD Hadir Untuk Masyarakat Mimika Dengan Menggelar Donor Darah

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Tak hanya membangun rumah dan menggali sumur, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di Kabupaten Mimika menunjukkan bahwa kemanunggalan dengan rakyat juga bisa diwujudkan melalui aksi kemanusiaan—dengan menyumbangkan darah demi sesama. Jumat (30/5/2025), halaman Makodim 1710/Mimika di Jalan Agimuga Mile 32 berubah menjadi tempat penuh kepedulian. Puluhan prajurit TNI, personel Polri, aparatur […]

  • Polri Gandeng P2TP2A Berikan Penanganan Khusus Kepada Korban Pelecehan di Tangerang

    Polri Gandeng P2TP2A Berikan Penanganan Khusus Kepada Korban Pelecehan di Tangerang

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    JAKARTA – Polri telah berhasil menyelamatkan anak-anak Yayasan Panti Asuhan yang mengalami tindakan pelecehan seksual di Tangerang, Hal ini merupakan komitmen Polri dalam melayani masyarakat. “Ini merupakan bukti nyata komitmen dan konsistensi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya kaum rentan, dalam hal ini anak-anak,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, […]

  • Panglima TNI Duduk Berbaur dengan Prajurit, UMKM Kebanjiran Pesanan di Monas

    Panglima TNI Duduk Berbaur dengan Prajurit, UMKM Kebanjiran Pesanan di Monas

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu malam (31/8/2025). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto duduk berbaur bersama ribuan prajurit yang tengah bertugas mengamankan Ibukota. Momen sederhana ini menegaskan kedekatan pimpinan dengan prajurit, sekaligus menjadi wujud interaksi humanis TNI dengan masyarakat. Tak hanya prajurit, pelaku Usaha Mikro, […]

  • Ledakan di Bekas Markas TPNPB-OPM Lanny Jaya Tewaskan Remaja, Dugaan Sisa Munisi Mencuat

    Ledakan di Bekas Markas TPNPB-OPM Lanny Jaya Tewaskan Remaja, Dugaan Sisa Munisi Mencuat

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Lanny Jaya, Minggu, 7 Juni 2026 – Ledakan hebat terjadi di Kampung Toemalo, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, dan menewaskan seorang warga, memicu duka serta kekhawatiran masyarakat. Peristiwa itu merenggut nyawa Endite Wea (18), warga Kampung Mbu, saat ia bersama warga lain beraktivitas mencari dan membakar kelapa hutan. Insiden terjadi di kawasan bekas markas TPNPB-OPM […]

  • Pelayanan RSUD Kota Bekasi Tetap Optimal, Manajemen: Tidak Ada Penurunan Mutu

    Pelayanan RSUD Kota Bekasi Tetap Optimal, Manajemen: Tidak Ada Penurunan Mutu

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    Layanan kesehatan adalah hal yang paling penting dan paling mendesak. Karena itu, pelayanan di RSUD Kota Bekasi harus tetap diutamakan

expand_less