12,5 Ton Beras ASN Tiba di Yahukimo Diangkut Hercules TNI AU

Yahukimo – Sebanyak 12,5 ton beras untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Yahukimo tiba di Bandara Nop Goliat, Jumat (4/9/2026). Pesawat Hercules C-130 A-1340 milik TNI Angkatan Udara mengangkut bantuan...

-AA+

Yahukimo – Sebanyak 12,5 ton beras untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Yahukimo tiba di Bandara Nop Goliat, Jumat (4/9/2026).

Pesawat Hercules C-130 A-1340 milik TNI Angkatan Udara mengangkut bantuan tersebut dari Bandara Timika menuju Distrik Dekai.

Pesawat yang dipiloti Letkol Pnb Arifin itu mendarat dengan aman di Bandara Nop Goliat pada pukul 08.49 WIT.

Setibanya di lokasi, personel langsung memulai proses bongkar muat logistik pada pukul 08.53 WIT.

Selanjutnya, proses distribusi beras berlanjut hingga seluruh muatan berhasil diturunkan dan diamankan pemerintah daerah.

Advertisement

Pesawat kemudian menyalakan mesin kembali pada pukul 09.33 WIT sebelum lepas landas menuju Bandara Timika lima menit kemudian.

Distribusi Beras Hadapi Kendala Jalur Logistik

Pengiriman melalui jalur udara menjadi langkah pemerintah daerah menghadapi kelangkaan beras yang mendorong kenaikan harga bahan pokok.

Kondisi tersebut semakin sulit setelah debit Sungai Logpon menurun dan menghambat jalur utama distribusi logistik menuju Kabupaten Yahukimo.

Karena itu, pemerintah daerah memanfaatkan dukungan transportasi udara untuk memastikan pasokan beras tetap tersedia bagi ASN.

Kedatangan logistik tersebut mendapat pemantauan langsung dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pemerintah Kabupaten Yahukimo.

Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Rifqi Khanief Gunawan turut memantau proses penerimaan beras bersama unsur terkait.

Selain itu, hadir Danyonif TP 816/Doruka Letkol Inf Noer Bastian dalam kegiatan penerimaan logistik tersebut.

Asisten 3 Setda Yahukimo Bongga Sumule, Kadis Ketahanan Pangan Saskar Kenangalem, dan Staf Ahli Bupati Piter Matuan juga hadir.

Setelah proses bongkar muat selesai, seluruh beras kemudian pemerintah daerah amankan di Gudang Logistik Pemda Kabupaten Yahukimo.

Pilihan Editor :  Semarak HUT RI ke-80, Brimob Metro Jaya Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih di 3 Lokasi Jakarta

Pemerintah daerah belum menetapkan jadwal pembagian karena mekanisme penyaluran masih menunggu keputusan Bupati Yahukimo.

Selanjutnya, pemerintah akan menyalurkan beras tersebut berdasarkan skala prioritas yang telah ditetapkan.

Langkah itu bertujuan menjaga ketersediaan pangan sekaligus memastikan kebutuhan ASN tetap terpenuhi selama pasokan beras menghadapi tekanan.

Di sisi lain, kondisi geografis dan keterbatasan jalur distribusi menjadi tantangan penting dalam menjaga kelancaran pasokan kebutuhan pokok di Yahukimo.

Penurunan debit Sungai Logpon turut memengaruhi kemampuan distribusi melalui jalur sungai yang selama ini menjadi akses penting pengiriman logistik.

Karena itu, dukungan angkutan udara menjadi alternatif strategis untuk menjaga kesinambungan pasokan ketika jalur distribusi darat dan sungai menghadapi kendala.

Pengamanan Melibatkan Personel Gabungan

Selain memastikan kelancaran distribusi, aparat gabungan mengawal seluruh rangkaian kegiatan penerimaan hingga pengamanan beras di gudang pemerintah daerah.

Personel Kodim 1715/Yahukimo, Yonif TP 816/Doruka, Satgas Korpasgat Yahukimo, dan Satgas Rajawali V terlibat dalam pengamanan.

Kepolisian Yahukimo juga mengerahkan personel untuk mendukung keamanan selama proses kedatangan dan bongkar muat logistik berlangsung.

Kolaborasi tersebut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa gangguan sejak pesawat tiba hingga kembali menuju Timika.

“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan tertib,” demikian keterangan terkait pelaksanaan pengamanan distribusi beras tersebut.

Dengan tibanya 12,5 ton beras itu, pemerintah daerah kini memiliki tambahan stok untuk mendukung kebutuhan ASN Kabupaten Yahukimo.

Namun, penyaluran kepada penerima tetap menunggu keputusan kepala daerah agar distribusi berjalan sesuai ketentuan dan skala prioritas.

Ketersediaan stok tersebut sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah merespons tekanan pasokan beras akibat kelangkaan dan hambatan distribusi logistik.

Pilihan Editor :  Patroli Gabungan TNI-Polri Sisir Ciracas, Tekan Potensi Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Ke depan, kelancaran distribusi tetap bergantung pada kondisi jalur logistik serta kemampuan pemerintah menjaga pasokan bahan pokok secara berkelanjutan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti