Putra Sayuti Melik Diundang Prabowo Hadiri Upacara HUT RI di Istana
BEKASI – Putra tokoh pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Sayuti Melik, Heru Baskoro, menerima undangan khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)...

BEKASI – Putra tokoh pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Sayuti Melik, Heru Baskoro, menerima undangan khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat mengunjungi Heru yang tengah menjalani perawatan di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Kota Bekasi.
Kunjungan yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026) itu dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Bekasi terhadap kondisi kesehatan Heru Baskoro sekaligus menyampaikan pesan khusus dari Presiden.
Dalam rombongan tersebut turut hadir anggota DPRD Kota Bekasi Misbah dari Fraksi Gerindra dan Ahmadi Madong dari Fraksi PKB, bersama jajaran Pemerintah Kota Bekasi.
Heru Baskoro diketahui saat ini menjalani layanan residensial, rehabilitasi medis, dan pendampingan psikososial di STPL Kota Bekasi bersama istrinya, Treyzia Noviani.
Keduanya menjalani perawatan setelah dievakuasi dari rumah kontrakan mereka di kawasan Rawalumbu pada 13 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, Abdul Harris Bobihoe menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan kepada keluarga Sayuti Melik dengan mengundang Heru Baskoro dan istrinya sebagai tamu kehormatan pada upacara peringatan kemerdekaan di Istana Negara.
“Silaturahmi ini untuk memastikan kondisi beliau sekaligus menyampaikan pesan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto bahwa pada peringatan HUT Kemerdekaan RI nanti, beliau bersama istri menjadi tamu undangan kehormatan di Istana Negara Jakarta,” ujar Abdul Harris Bobihoe.
Menurut Harris, perhatian pemerintah terhadap keluarga tokoh sejarah merupakan bentuk penghormatan negara atas jasa para pejuang dan pelaku sejarah yang telah berkontribusi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Ia menilai momentum menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi waktu yang tepat untuk kembali mengingat perjuangan para pendiri bangsa sekaligus menanamkan nilai-nilai patriotisme kepada generasi penerus.
“Momentum menjelang peringatan HUT RI menjadi pengingat bahwa perjuangan para pendiri bangsa harus terus dihargai dan dikenang oleh generasi penerus,” katanya.
Selain menyampaikan pesan Presiden, Harris juga berdialog secara langsung dengan Heru Baskoro dan istrinya mengenai kondisi kesehatan serta proses pemulihan yang sedang dijalani.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi turut menyerahkan buah tangan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada keluarga.
Selama menjalani perawatan di STPL, Heru Baskoro dan Treyzia Noviani memperoleh layanan rehabilitasi yang meliputi pendampingan medis, sosial, dan psikologis.
Pemerintah berharap proses pemulihan berjalan optimal sehingga keduanya dapat kembali menjalani aktivitas dengan baik.
Penghormatan Negara kepada Keluarga Tokoh Sejarah
Undangan Presiden kepada Heru Baskoro dinilai memiliki makna simbolis yang kuat.
Sebagai putra Sayuti Melik, Heru merupakan bagian dari keluarga yang memiliki keterkaitan langsung dengan salah satu peristiwa paling bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Sayuti Melik dikenal sebagai sosok yang mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia setelah konsep proklamasi dirumuskan oleh para pendiri bangsa pada 16 Agustus 1945.
Naskah yang diketiknya kemudian dibacakan oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, pada 17 Agustus 1945 sebagai penanda lahirnya negara Indonesia merdeka.
Bagi keluarga, undangan untuk menghadiri upacara kenegaraan di Istana Negara menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengakuan atas kontribusi tokoh-tokoh sejarah dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Treyzia Noviani mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah kepada dirinya dan suami. Ia menyampaikan rasa syukur setelah mengetahui keduanya mendapat undangan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara.
Menurut Treyzia, undangan tersebut merupakan kehormatan yang tidak hanya membanggakan keluarga, tetapi juga menjadi pengingat bahwa jasa para pelaku sejarah bangsa tetap dihargai oleh negara.
“Ini merupakan sebuah penghormatan yang menjadi kebanggaan bagi keluarga Sayuti Melik sekaligus pengingat atas besarnya jasa para pelaku sejarah bangsa,” ujar Treyzia.
Kunjungan Pemerintah Kota Bekasi sekaligus penyampaian undangan dari Presiden tersebut menjadi bentuk kepedulian negara terhadap keluarga tokoh nasional.
Di tengah persiapan peringatan HUT Kemerdekaan RI, perhatian kepada para pelaku sejarah dan keluarganya diharapkan dapat memperkuat semangat menghargai perjuangan para pendiri bangsa serta menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemerdekaan.**/Ugm














