Rabu, 4 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Ekonomi » PKL Kembali Kuasai Jalan dan Trotoar, Satpol PP Bekasi Ubah Strategi Penertiban

PKL Kembali Kuasai Jalan dan Trotoar, Satpol PP Bekasi Ubah Strategi Penertiban

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi memperketat pengawasan terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan badan jalan dan trotoar sebagai lokasi berjualan.

Strategi itu dilakukan untuk mencegah pedagang kembali menempati ruang publik setelah penertiban.

Kepala Satpol PP Kota Bekasi Nesan Sujana mengatakan penertiban PKL tidak cukup dilakukan melalui razia atau pembubaran aktivitas perdagangan.

Pemerintah perlu memastikan kawasan yang sudah ditertibkan tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

Menurut Nesan, penggunaan badan jalan dan trotoar untuk aktivitas perdagangan berpotensi mengganggu kepentingan masyarakat karena fasilitas tersebut memiliki fungsi utama untuk lalu lintas dan mobilitas pejalan kaki.

“Jalan raya itu fungsinya buat transportasi, bukan buat PKL. Pedagang silakan berjualan di lokasi yang diperbolehkan,” kata Nesan saat ditemui di Halaman Pemkot Bekasi, Senin (31/8/2026).

Ia menegaskan pemerintah tidak melarang masyarakat menjalankan kegiatan ekonomi.

Namun, aktivitas perdagangan harus berlangsung di lokasi yang telah ditentukan dan tidak mengganggu fungsi ruang publik.

Nesan mengatakan tantangan terbesar setelah penertiban justru muncul ketika pedagang kembali menduduki lokasi yang sebelumnya telah dikosongkan.

Karena itu, Satpol PP mengubah pola pengawasan dengan memperpanjang waktu penjagaan di sejumlah titik rawan.

Pengawasan dilakukan mulai pukul 00.00 WIB hingga dini hari. Setelah itu, pengawasan dilanjutkan Tim Mawar yang bertugas mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.

Pola pengawasan tersebut ditujukan untuk menjaga hasil penertiban agar tidak hanya bertahan selama beberapa jam.

Satpol PP ingin memastikan badan jalan, trotoar, dan fasilitas umum lainnya tetap dapat digunakan sesuai peruntukannya.

Penertiban Harus Berbasis Pemetaan dan Koordinasi

Meski memperketat pengawasan, Nesan menegaskan petugas tidak boleh melakukan penertiban secara serampangan.

Baca juga :  Polda Jabar Perkuat Dukungan untuk Petani Jagung, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Menurut dia, setiap persoalan harus dipahami terlebih dahulu sebelum petugas menentukan tindakan di lapangan.

Satpol PP, kata Nesan, menerapkan sejumlah tahapan dalam menangani persoalan ketertiban umum.

Tahapan tersebut mencakup identifikasi masalah, pencarian solusi, pemetaan kondisi, penyusunan rencana tindakan, hingga pelaksanaan penertiban.

“Pertama kita harus tahu dulu, mengenal dulu persoalan yang ada atau permasalahan. Yang kedua, kita harus mencari solusi, bagaimana menyusun rencana tindak yang harus kita lakukan, pemetaan. Lalu setelah dari pemetaan, kita ambil tindakannya,” jelasnya.

Menurut Nesan, tahapan tersebut diperlukan agar tindakan petugas memiliki dasar yang jelas dan tidak menimbulkan persoalan baru.

“Supaya urutannya rapi, tidak ada pelanggaran, tidak menjadi berkepanjangan,” ujarnya.

Sebelum penertiban, Satpol PP juga melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Edukasi kepada pedagang menjadi salah satu tahapan yang dilakukan sebelum petugas mengambil tindakan.

Nesan menyebut Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) memiliki peran dalam proses edukasi kepada para pedagang.

Satpol PP juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup untuk menangani persoalan yang berkaitan dengan ruang publik.

“Kalau edukasi ke pedagang sebelum eksekusi, tentunya melalui Dinas Disperindag. Dan kita juga melakukan rapat-rapat dengan dinas-dinas terkait, termasuk juga dengan Dinas Perhubungan, Lingkungan Hidup,” katanya.

Ia menilai penanganan ketertiban umum tidak dapat dibebankan hanya kepada Satpol PP.

Kompleksitas persoalan di ruang publik membutuhkan koordinasi lintas-OPD serta keterlibatan unsur kewilayahan.

Selain persoalan PKL, pemerintah juga menghadapi berbagai masalah lain seperti bangunan liar, reklame yang tidak berizin atau tidak sesuai dengan tata ruang, serta penataan kawasan pasar.

Karena itu, Nesan menekankan pentingnya pembagian kewenangan yang jelas dalam setiap penanganan.

Baca juga :  Pedagang Kolong Bersiap Melayani Pengunjung Jelang Lebaran

Pemetaan persoalan menjadi dasar agar tindakan pemerintah tidak berhenti pada penertiban sesaat.

Satpol PP Kota Bekasi memastikan pengawasan terhadap lokasi yang telah ditertibkan akan terus diperkuat.

Strategi tersebut diharapkan dapat mencegah munculnya kembali aktivitas perdagangan di badan jalan dan trotoar.

Bagi Satpol PP, penertiban bukan semata-mata membubarkan pedagang dari ruang publik.

Pemerintah juga dituntut memastikan penanganan berlangsung terukur, terkoordinasi, dan mampu menyelesaikan persoalan secara berkelanjutan.

“Pahami dulu persoalannya, petakan, baru kita bertindak,” pungkas Nesan.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Danlanud Sultan Hasanuddin Sambut Aspotdirga Kaskoopsudnas

    Danlanud Sultan Hasanuddin Sambut Aspotdirga Kaskoopsudnas

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Ada yang berbeda di Lanud Sultan Hasanuddin, Rabu (18/6/2025). Suasana hangat dan penuh semangat terasa saat Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., menyambut langsung kunjungan Aspotdirga Kaskoopsudnas Marsma TNI Elia Adriyanto beserta rombongan. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan misi penting dalam memperkuat pembinaan potensi dirgantara (Podirga) demi mendukung […]

  • Generasi Muda Cinta Bahari, TNI AL Selenggarakan Sailing Camp Dengan KRI Semarang-594 ke Pulau Payung, Kepulauan Seribu

    Generasi Muda Cinta Bahari, TNI AL Selenggarakan Sailing Camp Dengan KRI Semarang-594 ke Pulau Payung, Kepulauan Seribu

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    JAKARTA – Guna mewujudkan generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi, peduli pada lingkungannya sehingga menciptakan kecintaan bahari sebagai alat juang yang tangguh bagi pertahanan negara, TNI AL menggelar kegiatan Sailing Camp ditandai dengan upacara pembukaan dan pelepasan yang dipimpin oleh Asisten Potensi Maritim Kepala Staf Angkatan Laut (Aspotmar Kasal) Mayjen TNI Mar Dr. […]

  • Semarak HUT ke-80, Danlanal Bintan Pimpin Upacara TNI AL di Tanjung Uban

    Semarak HUT ke-80, Danlanal Bintan Pimpin Upacara TNI AL di Tanjung Uban

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan – Rasa bangga dan khidmat menyatu di Lapangan Apel TNI AL Tanjung Uban, Rabu (10/9/2025), saat Komandan Lanal Bintan Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto, S.E., M.M., memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Laut. Dengan langkah tegap para prajurit Jalasena, upacara berlangsung penuh semangat. Dalam amanat Kepala Staf Angkatan […]

  • Gus Leman Lakukan Aksi di DPR dan Kemenkumham, Tuntut Keadilan untuk Ong Sing Tjwan

    Gus Leman Lakukan Aksi di DPR dan Kemenkumham, Tuntut Keadilan untuk Ong Sing Tjwan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Di antara bisingnya Ibu Kota, satu suara lantang terdengar di pelataran DPR RI, suara keadilan yang tertunda. Aktivis hukum sekaligus penasihat hukum Gus Leman kembali turun ke jalan, membawa satu nama yang menurutnya dilupakan hukum “Ong Sing Tjwan.” Ditemani kakak Ong, Andy, serta sekelompok massa pendukung, Gus Leman memulai aksinya di depan Gedung […]

  • Komisi II DPRD Sumedang Terima Audiensi Pengurus Koperasi

    Komisi II DPRD Sumedang Terima Audiensi Pengurus Koperasi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang – Semangat kebersamaan dan apresiasi terhadap kemajuan koperasi mewarnai suasana audiensi yang digelar di Ruang Binokasih DPRD Kabupaten Sumedang, Selasa (08/07/2025) Komisi II DPRD menerima langsung kedatangan jajaran Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sumedang beserta para pengurus koperasi. Audiensi ini dipimpin oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Sumaryana, didampingi anggota komisi, […]

  • Jelang Natal, Babinsa Fawi Perkuat Kebersamaan dengan Warga Lewat Komsos

    Jelang Natal, Babinsa Fawi Perkuat Kebersamaan dengan Warga Lewat Komsos

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Fawi, Puncak Jaya – Dalam menyambut Hari Natal 2025, Pos-Ramil 1714-07/Fawi terus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos). Babinsa Kampung Fawi, Sertu Kristian Romsumbre dari Koramil 1714-07/PJ, melaksanakan Komsos bersama warga binaan di rumah Bapak Tuho Bausu, Bendahara Kampung Fawi, Distrik Fawi, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (06/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari […]

expand_less