Selasa, 8 Sep 2026
Beranda » TEKNOLOGI » Kemenekraf: Pemanfaatan AI Kunci Putus Kesenjangan Teknologi SDM Indonesia

Kemenekraf: Pemanfaatan AI Kunci Putus Kesenjangan Teknologi SDM Indonesia

  • account_circle Kontributor
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak

JAKARTA Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menilai pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi faktor krusial dalam memutus kesenjangan teknologi yang selama ini menghambat daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia di tingkat global.

Hal ini disampaikan Direktur Aplikasi Kemenekraf Tri Wahyudi dalam peluncuran program Badan Ekraf Digital Talent (BDT) 2026 di Jakarta, Selasa (14/4).

Tri menegaskan, percepatan adopsi AI tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah kompetisi global yang semakin ketat.

Menurut dia, negara yang gagal menyiapkan talenta digital berbasis AI berisiko tertinggal dan hanya menjadi konsumen teknologi asing.

“Ketika tingkat global sudah menggunakan AI, berarti kita membutuhkan talenta, kemampuan para pengembang kita untuk belajar AI. Ini akan menjadi lahan pekerjaan baru sekaligus meningkatkan daya saing global,” ujar Tri.

Berdasarkan data PricewaterhouseCoopers (PwC), penggunaan AI terbukti mampu meningkatkan produktivitas hingga 96 persen, terutama di kalangan generasi muda seperti Gen Z yang menjadi pengguna aktif teknologi tersebut.

Namun demikian, tantangan besar masih membayangi, khususnya terkait ketersediaan tenaga kerja terampil.

Tri mengungkapkan, sekitar 28 persen perusahaan secara global telah mempekerjakan hingga 18 juta tenaga kerja yang memiliki keahlian di bidang AI.

Meski demikian, sebanyak 57 persen perusahaan mengaku masih kekurangan talenta yang mampu mengoperasikan dan mengembangkan teknologi tersebut.

Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan industri dengan kesiapan SDM.

Jika tidak segera diatasi, Indonesia berpotensi semakin tertinggal dalam penguasaan teknologi dan inovasi.

“Risiko terbesar jika talenta kita tidak beradaptasi dengan AI, mereka akan kalah saing dari sisi kreativitas dan inovasi. Kita hanya akan menjadi negara pengguna teknologi asing, tanpa mampu meningkatkan kapasitas sendiri. Kesenjangan teknologi juga akan semakin lebar,” kata Tri menegaskan.

Pilihan Editor :  Mabes Polri Instruksikan Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

Ia menambahkan, transformasi digital berbasis AI tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, termasuk penciptaan lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemenekraf meluncurkan program Badan Ekraf Digital Talent (BDT) 2026.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas talenta digital nasional, khususnya dalam pemanfaatan AI guna mendorong efisiensi dan kualitas karya di sektor ekonomi kreatif.

BDT 2026 Dorong Talenta Adaptif dan Kompetitif

Melalui program BDT 2026, pemerintah berupaya memperluas akses edukasi dan pelatihan AI bagi pelaku ekonomi kreatif.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan SDM yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.

Program tersebut mencakup peningkatan kemampuan teknis, pengembangan inovasi berbasis AI, serta penguatan ekosistem digital yang mendukung pertumbuhan subsektor aplikasi nasional.

Dengan demikian, pelaku industri kreatif tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga produsen inovasi.

Tri menekankan bahwa peningkatan kualitas talenta digital menjadi kunci untuk mendorong produk-produk Indonesia agar memiliki daya saing internasional.

Selain itu, pemanfaatan AI juga diyakini mampu meningkatkan efisiensi produksi dan memperluas jangkauan pasar.

“Selain membuka peluang kerja, talenta kita juga akan lebih kompetitif. Mereka tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu menciptakan produk yang memiliki dampak ekonomi dan menembus pasar global,” ujarnya.

Upaya ini sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperkuat ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.

Dengan mempercepat penguasaan AI, Indonesia diharapkan tidak hanya mampu mengejar ketertinggalan, tetapi juga menjadi pemain aktif dalam ekosistem digital global.

Meski demikian, pengamat menilai keberhasilan program ini sangat bergantung pada implementasi yang konsisten, kolaborasi dengan sektor industri, serta pemerataan akses pendidikan digital di seluruh wilayah Indonesia.

Pilihan Editor :  Polsek Jatinegara Gencarkan Upaya Mitigasi Tawuran Antar Pelajar di Jakarta

Tanpa langkah konkret dan berkelanjutan, kesenjangan antara kebutuhan industri dan kesiapan SDM berpotensi tetap menjadi persoalan utama dalam transformasi digital nasional.

Oleh karena itu, program BDT 2026 diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas talenta digital Indonesia.(**)

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Avatar photo

Ditulis oleh:

Kontributor Gensa Media Indonesia yang berperan mendukung kerja jurnalistik melalui pengumpulan informasi dan peliputan di lapangan secara profesional, independen, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.

Berita Untuk Anda

  • Peran Robotika dalam Mendukung Produktivitas di Tempat Kerja

    Peran Robotika dalam Mendukung Produktivitas di Tempat Kerja

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Meski demikian, perlu pendekatan kolaboratif antara manusia, teknologi, dan kebijakan agar otomatisasi ini dapat memberikan manfaat

  • Nelayan Temukan Mayat di Gabion Belawan: Warga & TNI AL Bergerak Bareng dalam Misi Kemanusiaan

    Nelayan Temukan Mayat di Gabion Belawan: Warga & TNI AL Bergerak Bareng dalam Misi Kemanusiaan

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan — Pagi itu, Selasa (3/6), suasana di sekitar pelabuhan Gabion Belawan mendadak berubah. Seorang nelayan yang biasa berlayar di perairan itu menemukan hal yang tak biasa: sesosok tubuh pria muda tersangkut di sela kapal di kawasan Gudang B2. Tanpa pikir panjang, ia langsung melaporkan penemuan tersebut ke personel TNI AL Pos Medan Labuhan yang […]

  • Polda Jabar Cek Tiket Masuk di Pintu Utara Stadion Jalak Harupat Jelang Laga All-Star VS Arema FC

    Polda Jabar Cek Tiket Masuk di Pintu Utara Stadion Jalak Harupat Jelang Laga All-Star VS Arema FC

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung – Menjelang pertandingan bergengsi antara Liga Indonesia All-Star melawan Arema FC dalam ajang Piala Presiden 2025, Polda Jabar melakukan pengecekan intensif terhadap tiket masuk penonton di Pintu Utara Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini sebagai bagian dari langkah preventif guna memastikan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pertandingan. Kabid Humas Polda Jabar Kombes […]

  • Pererat Sinergi, Danlanal Dabo Singkep Kunjungi Kejari Lingga

    Pererat Sinergi, Danlanal Dabo Singkep Kunjungi Kejari Lingga

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dabo Singkep – Komandan Lanal Dabo Singkep, Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono, M.Tr. Opsla., terus menjalin sinergi lintas lembaga. Kali ini, ia menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri Lingga dalam kunjungan kerja dan silaturahmi bersama jajaran, Selasa (15/7/2025). Didampingi Perwira Sekretariat Letda Laut (E) Happy Sunartono dan Perwira Penerangan Letda Laut (S), Danlanal diterima langsung oleh Kepala […]

  • Rise The Ranger 2 Cetak Rekor MURI, 1.397 Peserta Ikuti Kompetisi Siber

    Rise The Ranger 2 Cetak Rekor MURI, 1.397 Peserta Ikuti Kompetisi Siber

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Rise The Ranger 2 Cyber Competition 2026 mencatat rekor MURI setelah menarik 1.397 peserta dalam kompetisi keamanan siber di Mabes TNI. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menutup kompetisi tersebut melalui Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Basuki Rochmat, Senin, 24 Agustus 2026. Penutupan berlangsung di GOR A. Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, […]

  • Ketum PBTI Buka Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda, Tekankan Sportivitas dan Integritas

    Ketum PBTI Buka Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda, Tekankan Sportivitas dan Integritas

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Samarinda, 23 April 2026 – Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon membuka Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior 2026, sekaligus menekankan pentingnya sportivitas dan integritas pertandingan. Ajang nasional ini digelar oleh Taekwondo Indonesia di GOR Serbaguna Stadion Kadrie Oening, Samarinda, Kalimantan Timur. Sebanyak 450 atlet muda dari 31 provinsi mengikuti kejuaraan yang berlangsung pada 23 […]

expand_less