Minggu, 8 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Belajar dari China, Tri Adhianto Siapkan Bantargebang Jadi Pusat Ekonomi Hijau

Belajar dari China, Tri Adhianto Siapkan Bantargebang Jadi Pusat Ekonomi Hijau

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memanfaatkan kunjungan kerjanya ke Provinsi Zhejiang, China, untuk mempelajari transformasi industri berbasis lingkungan yang dinilai dapat menjadi model pengembangan kawasan Bantargebang.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi mengubah wajah Bantargebang dari kawasan yang selama ini identik dengan pengelolaan sampah menjadi pusat ekonomi hijau berbasis ekonomi sirkular yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi dan lapangan kerja baru.

Dalam agenda kunjungan yang berlangsung di Huzhou, Provinsi Zhejiang, Rabu (2/7/2026), Tri Adhianto bersama jajaran DPRD Kota Bekasi mengunjungi Mizuda Group, perusahaan tekstil asal Tiongkok yang berhasil melakukan diversifikasi bisnis hingga melahirkan Wangneng Environment, salah satu perusahaan pengolah sampah menjadi energi atau waste to energy terbesar di negara tersebut.

Kunjungan itu menjadi penting karena Wangneng Environment merupakan perusahaan yang akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Bantargebang, Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi menilai pengalaman perusahaan tersebut dalam mengembangkan bisnis berbasis inovasi lingkungan dapat menjadi referensi bagi transformasi kawasan Bantargebang di masa depan.

Tri mengatakan, pihaknya tidak hanya mempelajari proses produksi industri yang dijalankan Mizuda Group, tetapi juga menelaah bagaimana perusahaan tersebut mampu melakukan inovasi berkelanjutan hingga melahirkan unit usaha di sektor lingkungan hidup yang kini berkembang menjadi salah satu pemain utama di bidang pengolahan sampah menjadi energi.

“Yang kami pelajari bukan hanya proses produksinya. Yang menarik adalah bagaimana Mizuda mampu terus berinovasi hingga melahirkan Wangneng sebagai perusahaan di bidang lingkungan hidup. Ini membuktikan bahwa inovasi dapat menciptakan nilai ekonomi baru sekaligus menjawab persoalan lingkungan,” kata Tri dalam keterangannya.

Menurut Tri, transformasi yang dilakukan Mizuda Group menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian masalah sampah, tetapi juga dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru apabila didukung oleh teknologi dan inovasi yang tepat.

Baca juga :  Panglima TNI Tinjau Markas Yontaipur Kostrad di Cikarang

Pemerintah Kota Bekasi berharap pembangunan PSEL di Bantargebang menjadi titik awal terbentuknya ekosistem ekonomi sirkular yang mampu mendorong lahirnya berbagai sektor industri pendukung.

Kehadiran industri tersebut diharapkan dapat meningkatkan investasi, memperluas kesempatan kerja, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Selain menjadi solusi atas persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di wilayah Bekasi dan Jakarta, proyek PSEL juga diproyeksikan menjadi katalis bagi pengembangan kawasan berbasis teknologi lingkungan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Dorong Investasi dan Pengembangan Industri Kreatif

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga menjajaki peluang kerja sama antara Mizuda Group dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi.

Kerja sama itu diarahkan untuk mendukung pengembangan industri kreatif, khususnya sektor fesyen dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tri menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut dapat mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelatihan bagi desainer muda, peningkatan kualitas produk UMKM, hingga pembukaan akses ke pasar internasional.

Menurutnya, Kota Bekasi memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif yang perlu didorong melalui kemitraan dengan pelaku industri global agar mampu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar dunia.

“Kota Bekasi memiliki banyak talenta kreatif yang perlu didukung agar mampu bersaing di pasar global. Kami ingin kolaborasi ini menjadi ruang belajar bagi desainer dan pelaku UMKM, sekaligus membuka peluang lahirnya produk-produk fesyen asal Bekasi yang memiliki daya saing internasional,” ujarnya.

Tidak hanya membahas peluang kerja sama di bidang industri kreatif, Tri juga mengundang Mizuda Group untuk mempertimbangkan investasi langsung di Kota Bekasi.

Salah satu kawasan yang ditawarkan adalah Bantargebang, yang saat ini tengah dipersiapkan sebagai kawasan pengembangan ekonomi hijau.

Baca juga :  Bulog Jabar Kawal Ketat Program Makan Gratis di Lanud Husein Sastranegara

Pemerintah Kota Bekasi menilai investasi yang masuk ke sektor lingkungan dan industri berteknologi tinggi dapat mempercepat transformasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui transfer teknologi dan pengetahuan.

“Visi kami adalah mengubah Bantargebang menjadi pusat inovasi lingkungan dan kawasan ekonomi hijau. Yang hadir di sana bukan hanya fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga industri yang menciptakan lapangan kerja, menghadirkan transfer teknologi, dan menggerakkan perekonomian masyarakat,” kata Tri.

Ia menegaskan, transformasi Bantargebang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar pengembangan kawasan tersebut berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang.

Ke depan, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan perubahan citra Bantargebang dalam kurun lima hingga sepuluh tahun mendatang.

Kawasan yang selama puluhan tahun dikenal sebagai lokasi pengelolaan sampah terbesar di Indonesia itu diharapkan bertransformasi menjadi pusat inovasi lingkungan, industri hijau, dan pertumbuhan ekonomi baru.

Melalui pengembangan ekonomi sirkular, pembangunan PSEL, serta masuknya investasi di sektor lingkungan dan industri kreatif, Bantargebang diharapkan tidak lagi identik dengan gunungan sampah, melainkan menjadi simbol keberhasilan transformasi ekonomi hijau yang mampu menciptakan peluang usaha, lapangan kerja, dan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Bekasi.**/Ugm

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Kesejahteraan Prajurit di Garis Depan: Menhan & Panglima TNI Gas Pol di DPR

    Kesejahteraan Prajurit di Garis Depan: Menhan & Panglima TNI Gas Pol di DPR

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Rabu, 30 April 2025 menjadi momentum penting bagi arah kebijakan pertahanan Indonesia. Bertempat di ruang rapat Komisi I DPR RI, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto duduk bersama anggota dewan membahas tiga hal besar: kesejahteraan prajurit, pengelolaan aset TNI, dan implementasi berbagai nota kesepahaman (MoU). Sorotan utama […]

  • Brimob PMJ Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang dan Memperlancar Lalin

    Brimob PMJ Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang dan Memperlancar Lalin

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Aktivitas warga di kawasan Jalan Aipda K.S. Tubun, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sempat terganggu akibat sebuah pohon besar yang tumbang dan menutup badan jalan, Kamis (18/12/2025) pagi. Insiden ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memicu kepadatan kendaraan di salah satu jalur vital ibu kota. Tak butuh waktu lama, Tim SAR Detasemen Gegana […]

  • Drama Pagi Buta di Sebatik: Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan Beras dan Gula Subsidi

    Drama Pagi Buta di Sebatik: Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan Beras dan Gula Subsidi

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bakamla – Pagi masih gelap di perairan Sei Nyamuk, Sebatik, Kalimantan Utara, Minggu (27/4/2025). Angin laut bertiup tenang, namun di tengah keheningan itu, tim patroli KN Gajah Laut-404 sudah bersiaga. Informasi penting baru saja masuk: ada dugaan penyelundupan besar-besaran barang pokok bersubsidi asal Malaysia. Tak mau kehilangan waktu, Komandan KN Gajah Laut-404, Letkol Bakamla Agus […]

  • Kapuspen TNI Dorong Optimalisasi Peran Penerangan Terintegrasi Jajaran TNI

    Kapuspen TNI Dorong Optimalisasi Peran Penerangan Terintegrasi Jajaran TNI

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    (Puspen TNI) Kapuspen TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah yang diwakili oleh Wakapuspen TNI Kolonel Arh Osmar Silalahi, secara resmi menutup Penataran Penerangan Terintegrasi Puspen TNI Tahun 2025 yang digelar di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (4/9/2025). Dalam sambutannya, Kapuspen TNI menegaskan bahwa peningkatan profesionalitas prajurit penerangan tidak cukup […]

  • Jelang HUT ke-79, TNI AU Gelar Doa Bersama untuk Pengabdian dan Keselamatan Bangsa

    Jelang HUT ke-79, TNI AU Gelar Doa Bersama untuk Pengabdian dan Keselamatan Bangsa

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI Angkatan Udara, Markas Komando Operasi Udara II (Makoopsud II) menggelar doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan untuk kelancaran tugas serta perayaan HUT TNI AU yang akan berlangsung pada 9 April 2025. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas Koopsud II, Makassar, Sulawesi Selatan, pada […]

  • Barak Desak Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Pajak Reklame

    Barak Desak Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Pajak Reklame

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Puluhan massa dari organisasi Barisan Rakyat (Barak) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi dan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Jumat (25/7). Aksi tersebut mendesak aparat kejaksaan segera memeriksa Kepala Bapenda Kota Bekasi, Asep Gunawan (ASGUN), atas dugaan korupsi pajak reklame tahun 2024. Koordinator Lapangan […]

expand_less