Rabu, 21 Okt 2026
Beranda » BERITA » Dugaan Pungutan Masuk SMPN 9 Bekasi Mencuat, Sekolah Bantah Terlibat

Dugaan Pungutan Masuk SMPN 9 Bekasi Mencuat, Sekolah Bantah Terlibat

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BEKASI – Dugaan pungutan uang dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMP Negeri 9 Kota Bekasi mencuat setelah sejumlah orang tua siswa mengaku diminta membayar sejumlah uang dengan iming-iming anak mereka dapat diterima di sekolah tersebut.

Pihak SMP Negeri 9 Kota Bekasi membantah terlibat dalam praktik tersebut. Sekolah menyatakan tidak pernah menerima instruksi dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk menambah kuota penerimaan siswa setelah proses penerimaan resmi ditutup.

Wakil Kepala SMP Negeri 9 Kota Bekasi Bidang Humas dan Sarana Prasarana, Syahruddin, mengatakan sejumlah orang tua memang datang ke sekolah untuk mempertanyakan kepastian penerimaan anak mereka.

Menurut Syahruddin, kedatangan para orang tua tersebut berkaitan dengan janji yang sebelumnya diberikan seseorang kepada mereka. Orang tua disebut mendapat informasi bahwa anaknya dapat diterima di SMP Negeri 9 meskipun proses penerimaan siswa telah berlangsung sesuai ketentuan.

“Jadi para orang tua tersebut telah mendapat janji dari seseorang yang kami tidak tahu untuk memasukkan anaknya ke SMP Negeri 9,” kata Syahruddin, Kamis (13/8/2026).

Syahruddin mengatakan, berdasarkan keterangan yang diterima pihak sekolah, orang tua tersebut bahkan diarahkan untuk datang ke SMP Negeri 9 dan melakukan pembayaran kepada kepala sekolah.

Namun, ia menegaskan pihak sekolah tidak pernah menerima perintah atau instruksi dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk melakukan penambahan kuota peserta didik baru.

“Pada kenyataannya, kami di sini tidak ada instruksi dari mana pun. Dari Dinas Pendidikan tidak ada instruksi untuk penambahan kuota tersebut,” ujarnya.

Pihak sekolah kemudian meminta para orang tua tersebut melakukan konfirmasi kepada pihak yang sebelumnya menjanjikan penerimaan anak mereka.

Sekolah juga menegaskan bahwa proses penerimaan peserta didik dilakukan berdasarkan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Pilihan Editor :  Danposal Midai Dampingi Survei Kampung Nelayan Merah Putih

“ Kami menegaskan bahwa proses penerimaan siswa dilakukan berdasarkan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan pemerintah daerah,” kata Syahruddin.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, proses penerimaan peserta didik baru jenjang SMP di Kota Bekasi telah dinyatakan ditutup oleh Dinas Pendidikan sekitar 19 Juli 2026.

Dengan penutupan tersebut, sekolah menyatakan tidak ada lagi penerimaan peserta didik baru maupun penambahan kuota melalui jalur apa pun di luar mekanisme resmi.

“Dengan demikian, setelah batas waktu tersebut tidak ada lagi penerimaan peserta didik baru maupun penambahan kuota dari jalur apa pun,” ujarnya.

Sekolah Bantah Ada Oknum Internal Terima Uang

Persoalan tersebut semakin mencuat setelah muncul informasi dari sejumlah peserta aksi yang menyebut dugaan keterlibatan oknum guru SMP Negeri 9 dalam penerimaan uang yang dikaitkan dengan proses masuk sekolah.

Syahruddin mengaku belum mengetahui adanya praktik tersebut dan membantah pihak sekolah terlibat dalam penerimaan uang untuk proses penerimaan siswa.

“Kalau ada isu dari luar yang menyatakan ada oknum dari dalam SMP 9 sendiri yang menerima uang terkait dengan penerimaan siswa di SMPN 9, saya rasa sampai dengan saat ini saya belum tahu. Saya berani menyatakan tidak ada,” katanya.

Meski demikian, sekolah tidak menutup kemungkinan adanya pihak luar yang mengatasnamakan SMP Negeri 9 untuk meminta uang kepada orang tua calon siswa.

Syahruddin menegaskan peserta didik yang diterima di SMP Negeri 9 merupakan nama-nama yang tercantum dalam sistem penerimaan resmi Kota Bekasi. Menurut dia, sekolah hanya menjalankan proses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami menegaskan bahwa seluruh peserta didik yang diterima di SMP Negeri 9 merupakan nama-nama yang tercantum dalam sistem penerimaan resmi Kota Bekasi dan prosesnya dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Pilihan Editor :  Polsek Jatiasih Edukasi 900 Siswa SMPN 30 Bekasi soal Bahaya Narkoba dan Tawuran

Pernyataan tersebut menjadi penting di tengah munculnya dugaan permintaan uang kepada orang tua calon siswa. Jika benar terdapat pihak yang meminta pembayaran dengan menjanjikan kursi sekolah, persoalan tersebut perlu diverifikasi secara menyeluruh untuk memastikan siapa pihak yang menawarkan, kepada siapa uang diberikan, berapa nominalnya, serta apakah terdapat keterkaitan dengan proses penerimaan resmi.

Sekolah pun mengimbau masyarakat, khususnya orang tua calon siswa, tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan atau penerimaan siswa dengan imbalan uang.

Syahruddin meminta orang tua melakukan verifikasi langsung kepada sekolah atau Dinas Pendidikan Kota Bekasi apabila menemukan pihak yang meminta uang dengan mengatasnamakan SMP Negeri 9.

“Jika menemukan adanya pihak yang meminta pembayaran dengan mengatasnamakan sekolah, orang tua diminta melakukan verifikasi langsung kepada pihak sekolah atau Dinas Pendidikan Kota Bekasi,” katanya.

Dugaan pungutan tersebut masih memerlukan penelusuran lebih lanjut, terutama untuk memastikan asal informasi mengenai penerimaan siswa di luar jalur resmi dan pihak yang disebut meminta atau menerima pembayaran.

Pihak sekolah sejauh ini menyatakan tidak terlibat dan tidak mengetahui adanya penerimaan uang oleh oknum internal. Karena itu, setiap tuduhan mengenai keterlibatan individu dari lingkungan sekolah perlu dibuktikan berdasarkan fakta, keterangan saksi, serta bukti transaksi atau dokumen yang dapat diverifikasi.

Di sisi lain, orang tua yang merasa telah diminta atau menyerahkan uang dengan janji penerimaan siswa memiliki posisi penting untuk memberikan informasi dan bukti kepada pihak berwenang agar dugaan tersebut dapat diperiksa secara objektif.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • PalmCo Percepat Sertifikasi 5.120 SDM, Perkuat Daya Saing Industri Sawit Nasional

    PalmCo Percepat Sertifikasi 5.120 SDM, Perkuat Daya Saing Industri Sawit Nasional

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Juli 2026 – PTPN IV PalmCo mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi kompetensi dengan target 5.120 tenaga kerja tersertifikasi. Program tersebut menjadi strategi perusahaan membangun SDM unggul, meningkatkan produktivitas, memperkuat tata kelola, serta memperbesar daya saing industri kelapa sawit nasional di tengah dinamika bisnis global. Transformasi kompetensi menjadi prioritas PalmCo dalam […]

  • Zakat Fitrah 2026 Berapa Besarannya dan Cara Bayarnya

    Zakat Fitrah 2026 Berapa Besarannya dan Cara Bayarnya

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Ibadah ini membersihkan jiwa dari kekurangan selama berpuasa dan memastikan kaum dhuafa dapat merasakan kebahagiaan Idulfitri.

  • Satgas TNI AD Percepat Pembangunan RTLH di Mentawai, Warga Terlibat Aktif

    Satgas TNI AD Percepat Pembangunan RTLH di Mentawai, Warga Terlibat Aktif

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    Kepulauan Mentawai – Personel Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti TNI AD Tahun Anggaran 2026 terus menggenjot pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Salah satu progres terbaru terlihat pada pemasangan lobrik di rumah milik Ivan Cristian Laia di Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, Senin (25/5/2026), sebagai bagian dari tahapan […]

  • Kapolres Metro Jakarta Utara Gelar Halal Bihalal

    Kapolres Metro Jakarta Utara Gelar Halal Bihalal

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara, 7 April 2026 – Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz menggelar halal bihalal bersama mahasiswa dan organisasi kepemudaan sebagai upaya memperkuat sinergi menjaga stabilitas keamanan wilayah pasca-Idulfitri. Kegiatan berlangsung di Aula Wira Satya dan dihadiri jajaran pejabat utama Polres Metro Jakarta Utara serta puluhan perwakilan organisasi kepemudaan dari berbagai latar belakang. […]

  • Ketua Dharma Pertiwi Pimpin Apel Bersama Wanita TNI 2025: Perkuat Peran dan Harmoni Keluarga Prajurit

    Ketua Dharma Pertiwi Pimpin Apel Bersama Wanita TNI 2025: Perkuat Peran dan Harmoni Keluarga Prajurit

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Ibu Evi Agus Subiyanto juga mengingatkan bahwa peran ganda sebagai prajurit dan ibu rumah tangga bukanlah hal yang mudah

  • Zeni TNI AD Rayakan HUT ke-80, Delapan Dekade Mengabdi untuk Negeri

    Zeni TNI AD Rayakan HUT ke-80, Delapan Dekade Mengabdi untuk Negeri

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Semangat pengabdian terpancar kuat di Markas Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad), Jakarta, saat keluarga besar Zeni TNI AD memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80. Perayaan kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga refleksi atas delapan dekade kontribusi Zeni TNI AD dalam membangun infrastruktur, memperkuat pertahanan, dan menebarkan manfaat bagi kemanusiaan. Dalam wawancara door […]

expand_less