Selasa, 6 Okt 2026
Beranda » POLITIK » Jokowi hingga Surya Paloh Bersuara: Prabowo Bukan Presiden Boneka

Jokowi hingga Surya Paloh Bersuara: Prabowo Bukan Presiden Boneka

  • account_circle Tama
  • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
  • print Cetak

Jakarta – Isu yang menyebut Presiden terpilih Prabowo Subianto sebagai “presiden boneka” terus menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.

Dugaan bahwa Prabowo akan dikendalikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah resmi menjabat pada Oktober 2024, memunculkan spekulasi adanya dua pusat kekuasaan atau yang dikenal dengan istilah “matahari kembar” dalam pemerintahan mendatang.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah tokoh politik memberikan klarifikasi dan pembelaan terhadap integritas kepemimpinan Prabowo.

Isu “presiden boneka” pertama kali mengemuka dalam diskursus politik pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Sebagian pihak meragukan independensi Prabowo Subianto dalam memimpin pemerintahan, mengingat kedekatannya dengan mantan Presiden Jokowi serta terpilihnya Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi sebagai wakil presiden.

Spekulasi tersebut menyiratkan bahwa Prabowo akan berada di bawah bayang-bayang pengaruh Jokowi, dan bahwa kebijakan-kebijakan strategis pemerintah mendatang akan ditentukan oleh pihak di luar Prabowo sendiri.

Joko Widodo, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, serta Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (bukan Menteri ESDM, sebagaimana sebelumnya disebut), secara terbuka menyatakan pandangannya mengenai isu tersebut.

Pernyataan juga disampaikan langsung oleh Prabowo Subianto yang menolak narasi negatif yang ditujukan padanya.

Prabowo Subianto secara tegas membantah anggapan bahwa dirinya akan menjadi presiden boneka.

Ia menegaskan bahwa dirinya memiliki kapasitas dan independensi dalam memimpin bangsa.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam sejumlah kesempatan publik, termasuk dalam wawancara dan pidato resmi pasca penetapan hasil Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Saya tegaskan bahwa saya bukan boneka siapa pun. Saya akan memimpin sesuai amanat rakyat dan konstitusi,” ujar Prabowo dalam sebuah acara resmi, sebagaimana dikutip dari berbagai media nasional, Kamis (9/5/2024).

Pilihan Editor :  TNI AU Makassar Rayakan HUT ke-79 dengan Anjangsana: Berbagi Kasih untuk Lansia, Anak Yatim, dan Veteran

Jokowi juga turut memberikan klarifikasi atas isu yang menyeret namanya.

Ia menegaskan bahwa Prabowo memiliki karakter kepemimpinan yang kuat dan tidak mudah dipengaruhi.

Menurutnya, tuduhan bahwa Prabowo hanya akan menjadi simbol tanpa kekuasaan nyata adalah tidak berdasar.

“Pak Prabowo adalah tokoh militer dan politikus yang punya prinsip kuat. Saya percaya beliau mampu mengambil keputusan secara mandiri. Tidak benar kalau disebut sebagai boneka,” kata Jokowi dalam keterangan pers di Istana Negara, Jumat (10/5/2024).

Jokowi juga meminta publik untuk memberi kesempatan kepada pasangan presiden dan wakil presiden terpilih untuk bekerja membangun bangsa.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan pernyataan yang menyejukkan.

Ia berharap Prabowo Subianto tidak lagi menghabiskan energi untuk merespons isu yang menurutnya tidak produktif.

Paloh meyakini Prabowo bukan sosok yang mudah dikendalikan.

“Pak Prabowo adalah pemimpin yang telah lama malang melintang di dunia politik dan militer. Beliau bukan tipe pemimpin yang bisa diarahkan begitu saja. Saya harap isu ini tidak perlu diperpanjang lagi,” ujar Surya Paloh kepada wartawan usai pertemuan internal partai, Sabtu (11/5/2024).

Sementara itu, Bahlil Lahadalia, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Investasi dan merupakan salah satu tokoh penting di Partai Golkar, juga menegaskan bahwa mandat rakyat telah diberikan kepada Prabowo-Gibran.

Ia menyebut pasangan ini sebagai presiden dan wakil presiden yang sah dan berdaulat penuh.

“Pemimpin kita saat ini adalah Pak Prabowo dan Mas Gibran. Mereka dipilih rakyat secara demokratis. Keduanya memiliki legitimasi penuh dan tak perlu diragukan lagi,” kata Bahlil dalam keterangan tertulis kepada media.

Pengamat politik menilai isu presiden boneka mencuat sebagai bagian dari dinamika politik pasca-pemilu.

Pilihan Editor :  Pengurus LDII Kota Bekasi Doakan Pasangan Uu-Nurul Bawa Kemenangan

Beberapa kelompok yang merasa tidak puas dengan hasil pilpres disebut berupaya membangun narasi untuk melemahkan legitimasi pemerintahan baru.

Pengamat dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Arya Fernandes, mengatakan bahwa retorika semacam ini sering digunakan sebagai strategi oposisi.

“Dalam konteks demokrasi, kritik boleh-boleh saja. Namun, tuduhan seperti ini harus dibarengi dengan bukti dan tidak boleh hanya menjadi alat delegitimasi,” kata Arya dalam diskusi publik bertema “Transisi Kekuasaan dan Masa Depan Demokrasi”, yang digelar di Jakarta, Sabtu (11/5/2024).

Saat ini, proses transisi pemerintahan dari Jokowi kepada Prabowo sedang berlangsung.

Presiden Jokowi telah menyatakan kesiapan untuk mendukung kelancaran proses transisi agar pemerintahan berjalan stabil hingga pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2024 mendatang.

Pemerintah juga telah membentuk tim transisi yang melibatkan perwakilan dari kubu Prabowo-Gibran dan pejabat-pejabat senior dari kabinet Jokowi.

Tujuannya adalah memastikan tidak ada kekosongan kebijakan dan segala proses administrasi berjalan sesuai konstitusi.

Kesimpulan

Isu presiden boneka yang diarahkan kepada Prabowo Subianto telah dibantah oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk Jokowi dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Pernyataan-pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ada keyakinan kuat terhadap independensi dan kapabilitas Prabowo dalam memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan.

Dengan proses transisi yang berjalan sesuai aturan dan partisipasi berbagai pihak dalam menjaga stabilitas politik, masyarakat diharapkan dapat memberikan waktu dan kepercayaan kepada pemerintahan yang akan datang untuk bekerja secara optimal demi kepentingan rakyat.**/Red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran 62,5 Kilogram Ganja di Petamburan

    Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran 62,5 Kilogram Ganja di Petamburan

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 September 2026 – Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap dugaan peredaran 62,5 kilogram ganja di Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua pria berinisial P.P., 37, dan A.A., 62, yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Petugas melakukan penindakan pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB setelah mengembangkan informasi masyarakat. Informasi […]

  • Saksikan Lahirnya Mutiara Baru Sepak Bola Papua di Dankodaeral X Cup 2026 U-23

    Saksikan Lahirnya Mutiara Baru Sepak Bola Papua di Dankodaeral X Cup 2026 U-23

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jayapura – Kodaeral X menggelar Dankodaeral X Cup 2026 U-23 sebagai wadah pembinaan dan regenerasi pesepak bola muda Papua. Melalui turnamen ini, Tanah Papua kembali menegaskan diri sebagai gudang talenta sepak bola nasional. Panitia menyelenggarakan kompetisi ini pada 17 Januari hingga 5 Februari 2026 di Lapangan Trisila Kodaeral X, setiap hari mulai pukul 14.00 WIT. […]

  • Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya Siaga Amankan Sidang Pra Peradilan di PN Jaksel

    Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya Siaga Amankan Sidang Pra Peradilan di PN Jaksel

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Oktober 2025 — Situasi di kawasan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tampak lebih ramai dari biasanya. Puluhan personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan sidang Pra Peradilan yang menjadi sorotan publik, Senin (27/10/2025). Sidang ini menarik perhatian masyarakat dan awak media, sehingga Polri mengambil langkah antisipatif dengan menurunkan […]

  • Pasmar 3 Sumbang Perak di Kejurnas IBCA MMA 2025

    Pasmar 3 Sumbang Perak di Kejurnas IBCA MMA 2025

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Dispen Kormar – Sorong. Prestasi membanggakan kembali diraih prajurit petarung Pasmar 3 pada ajang bergengsi Kejuaraan Nasional Indonesia Bela Diri Campuran Amatir (IBCA) MMA 2025 yang berlangsung di Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (21/11/2025). Adalah Serda Marinir Didy Aryadinata, atlet dari Satuan Menbanpur 3 Marinir, yang sukses mencuri perhatian […]

  • Babinsa Ciledug Turun ke Pasar, Cek Harga Sembako dan Cegah Lonjakan

    Babinsa Ciledug Turun ke Pasar, Cek Harga Sembako dan Cegah Lonjakan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, 20 Mei 2026 – Babinsa Koramil 04/Ciledug, Kodim 0506/Tgr, turun langsung ke pasar tradisional untuk memantau harga sembako dan mengantisipasi lonjakan harga. Babinsa menyasar pasar di wilayah binaan di Tangerang dengan fokus pada komoditas utama yang mempengaruhi daya beli masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memeriksa harga beras, minyak goreng, gula, telur, dan cabai secara […]

  • Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk dalam Revisi UU Hak Cipta

    Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk dalam Revisi UU Hak Cipta

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Dewan Pers secara resmi menyampaikan Usulan Pandangan dan Pendapat terhadap perubahan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, sebagai bagian dari proses revisi yang kini tengah dibahas di DPR RI. Dalam usulan tersebut, Dewan Pers menegaskan pentingnya penguatan perlindungan hukum terhadap karya jurnalistik, baik dari sisi hak ekonomi maupun moral pencipta. Ketua […]

expand_less