Rabu, 28 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » HUKUM » Paulus Tannos Ditangkap di Singapura, Harapan Baru Ungkap Korupsi Besar E-KTP

Paulus Tannos Ditangkap di Singapura, Harapan Baru Ungkap Korupsi Besar E-KTP

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hukum – Penangkapan buronan kasus korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), Paulus Tannos, di Singapura pada Jumat (24/1/2025) memicu optimisme baru dalam mengungkap tuntas skandal besar tersebut. Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo, menyatakan penangkapan ini berpotensi membuka kotak pandora terkait kasus yang melibatkan birokrat, politisi, hingga pengusaha. Hal ini menjadi momen penting dalam menuntaskan salah satu kasus korupsi terbesar dalam sejarah Indonesia.

Yudi Purnomo mengungkapkan bahwa keterlibatan Paulus Tannos sebagai salah satu kunci utama dalam proyek E-KTP menjadikannya sosok penting untuk memberikan informasi tambahan kepada KPK.

“Dengan tertangkapnya Tannos, tentu kita berharap ini akan membuka kotak Pandora bagi penyelesaian kasus E-KTP karena kita yakini bahwa banyak pihak yang diduga terlibat, dan Tannos merupakan salah satu kuncinya,” ujar Yudi kepada wartawan pada Senin (27/1/2025).

Yudi juga menambahkan bahwa pengungkapan kasus ini tidak hanya penting untuk mengembalikan kerugian negara, tetapi juga untuk mengungkap wajah asli para pelaku korupsi. Paulus Tannos diketahui sebagai pemilik PT Sandipala Arthaputra, perusahaan yang terlibat dalam pengadaan proyek E-KTP.

Menurut Yudi, Tannos memiliki informasi krusial terkait skema korupsi, termasuk keterlibatan pihak lain dalam proyek tersebut. “Dia merupakan pemilik PT Sandipala Arthaputra saat itu yang mengetahui banyak mengenai proyek E-KTP, dan dia juga telah ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Yudi.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi bahwa penangkapan Paulus Tannos dilakukan oleh aparat penegak hukum Singapura atas permintaan Indonesia melalui mekanisme penangkapan profesional (provisional arrest).

Saat ini, KPK bekerja sama dengan Polri, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Hukum dan HAM untuk melengkapi persyaratan ekstradisi agar Tannos dapat segera dibawa ke Indonesia.

Baca juga :  Polrestabes Medan dan Pencapaian Penegakan Hukum pada Tahun 2024

“Benar bahwa Paulus Tannos tertangkap di Singapura dan saat ini sedang ditahan,” ujar Fitroh.

Proses ini, lanjut Fitroh, tidak hanya melibatkan pengumpulan dokumen pendukung tetapi juga komunikasi intensif dengan otoritas Singapura untuk memastikan kelancaran ekstradisi.

Upaya membawa Tannos ke Indonesia menjadi prioritas untuk mendalami perannya dalam kasus ini. Penangkapan ini dianggap sebagai kemajuan besar dalam mengejar keadilan atas kerugian negara akibat proyek E-KTP.

Sebelumnya, KPK menetapkan Tannos sebagai tersangka pada 2019 atas dugaan kongkalikong untuk memenangkan konsorsium PNRI dalam proyek E-KTP.

Kerugian Negara dan Skema Korupsi

Dalam proses penyidikan sebelumnya, Tannos diduga terlibat dalam pembagian fee sebesar 5 persen yang diberikan kepada anggota DPR RI dan pejabat di Kementerian Dalam Negeri. Dia juga dituduh memperoleh keuntungan pribadi hingga Rp145,85 miliar dari proyek tersebut.

“Sebagaimana telah muncul di fakta persidangan dan pertimbangan hakim dalam perkara dengan terdakwa Setya Novanto, PT Sandipala Arthaputra diduga diperkaya Rp145,85 miliar terkait proyek E-KTP ini,” ungkap mantan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang.

Proyek E-KTP yang awalnya diharapkan memperkuat sistem administrasi kependudukan di Indonesia justru berubah menjadi salah satu skandal korupsi terbesar di negara ini.

Anggaran besar yang disiapkan untuk proyek ini disalahgunakan oleh sejumlah pihak, mengakibatkan kerugian negara yang mencapai triliunan rupiah.

Penyelidikan KPK sebelumnya telah menyeret berbagai nama besar, termasuk politisi, pejabat tinggi, dan pengusaha.

Selain itu, fakta persidangan juga menunjukkan adanya modus operandi yang sistematis dalam kasus ini, mulai dari pengaturan tender hingga pembagian keuntungan yang melibatkan berbagai pihak. Hal ini menjadikan proyek E-KTP sebagai contoh nyata dari korupsi yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Penangkapan Tannos diharapkan menjadi momentum penting untuk membongkar jaringan korupsi yang lebih luas. Sebagai salah satu pelaku utama, kesaksian Tannos diharapkan mampu mengungkap nama-nama lain yang terlibat.

Baca juga :  UUD NOMOR 42 TAHUN 1999 TENTANG JAMINAN FIDUSIA PDF

KPK bersama instansi terkait kini fokus pada proses ekstradisi, yang menjadi langkah awal untuk mengadili Tannos di Indonesia.

Menurut Yudi Purnomo, proses ini harus diikuti dengan investigasi mendalam terhadap informasi yang diberikan Tannos.

“Kasus E-KTP adalah simbol bagaimana korupsi dapat merugikan negara dalam skala besar. Penangkapan Tannos seharusnya menjadi titik balik untuk menyelesaikan perkara ini hingga ke akar-akarnya,” tutup Yudi.

Dia juga mengingatkan pentingnya komitmen semua pihak dalam mendukung langkah KPK, termasuk pemerintah dan masyarakat sipil.

Dengan perkembangan ini, masyarakat menantikan langkah KPK dalam mengusut kasus ini lebih dalam. Penegakan hukum yang transparan dan menyeluruh menjadi harapan bersama untuk mewujudkan keadilan serta memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum di Indonesia.

Proses panjang yang melibatkan berbagai pihak ini diharapkan menjadi pembelajaran penting bagi Indonesia dalam mencegah korupsi di masa depan. Penangkapan Paulus Tannos bukan hanya soal keadilan, tetapi juga langkah signifikan untuk membangun sistem pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.


sumber : suara.com
editor : icuen


Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Interesting

  • Cara Beli Mobil Cash Dengan Mudah Tanpa Hutang

    Cara Beli Mobil Cash Dengan Mudah Tanpa Hutang

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Diterbitkan oleh : icuen WhatsApp :  0838 3347 4553 Gensa – Memiliki mobil sendiri adalah impian banyak orang. Mimpi ini sebenarnya diwujudkan dengan adanya berbagai sistem pembayaran yang sengaja dihadirkan untuk memberikan kemudahan seperti; B. kredit, didekatkan. Namun, banyak orang lebih memilih membeli mobil tunai tanpa kredit karena berbagai alasan. Anda ingin membeli mobil secara tunai […]

  • BRI BO Gading Serpong Berikan Hadiah TV Samsung HD Pada Nasabah Beruntung dalam Undian Simpedes 2025

    BRI BO Gading Serpong Berikan Hadiah TV Samsung HD Pada Nasabah Beruntung dalam Undian Simpedes 2025

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, 21 Oktober 2025 — Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti Kantor BRI BO Gading Serpong saat salah satu nasabah setia, Ibu Yanti, dinobatkan sebagai pemenang Program Undian Tabungan Simpedes Periode 2 Tahun 2025 dan berhasil membawa pulang hadiah 1 unit TV Samsung HD. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam memberikan apresiasi kepada nasabah yang […]

  • Respon Cepat Brimob Batalyon C Pelopor Dari Ancaman Benda Mencurigakan

    Respon Cepat Brimob Batalyon C Pelopor Dari Ancaman Benda Mencurigakan

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan – Suasana di kawasan Jombang, Tangerang Selatan, mendadak tegang pada Rabu (8/10/2025) siang. Sebuah laporan mengenai adanya ancaman benda mencurigakan (B*M) di Gedung Nucleus membuat warga sekitar waswas. Namun, dalam hitungan menit, Tim Patroli Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya langsung tiba di lokasi, mengubah kepanikan menjadi ketenangan. Di bawah pimpinan […]

  • Interaksi Manusia dan Komputer: Pengertian, Tujuan, Prinsip Desain, dan Contohnya

    Interaksi Manusia dan Komputer: Pengertian, Tujuan, Prinsip Desain, dan Contohnya

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) merupakan bidang ilmu yang mempelajari cara manusia berinteraksi dengan sistem komputer, termasuk bagaimana merancang, mengevaluasi, dan mengembangkan antarmuka agar mudah dipahami, efisien, aman, serta sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penerapan IMK dapat ditemukan dalam berbagai teknologi yang digunakan sehari-hari, mulai dari situs web, aplikasi ponsel, mesin ATM, sistem pembayaran digital, perangkat […]

  • PWI Bekasi Raya: Intimidasi terhadap Wartawan Bentuk Pelanggaran Serius UU Pers

    PWI Bekasi Raya: Intimidasi terhadap Wartawan Bentuk Pelanggaran Serius UU Pers

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Polisi dan pers harus tetap menjadi mitra strategis. Sinergi ini hanya bisa terjaga dengan prinsip saling menghormati

  • TNI Run 2026 Digelar di Monas, 15.965 Pelari Ikut Meramaikan

    TNI Run 2026 Digelar di Monas, 15.965 Pelari Ikut Meramaikan

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebanyak 15.965 pelari memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, saat mengikuti TNI Run 2026, Minggu (20/9/2026). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melepas perlombaan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI tersebut. Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama para Kepala Staf Angkatan turut menghadiri kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut. […]

expand_less