Selasa, 8 Sep 2026
Beranda » HUKUM » Sengketa Big Cola dan Distributor Masuk Pengadilan, Gugatan Rp591 Juta Disidangkan

Sengketa Big Cola dan Distributor Masuk Pengadilan, Gugatan Rp591 Juta Disidangkan

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

BEKASI – Konflik bisnis antara produsen minuman berkarbonasi Big Cola dan salah satu distributornya resmi memasuki babak baru.

Setelah upaya penyelesaian di luar pengadilan tak membuahkan hasil, perkara ini kini bergulir di Pengadilan Negeri Cikarang.

Direktur CV Tiga Putra Jaya Bersama (TPJB), Yettie Tri Palupi, melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Platinum Law Surabaya, melayangkan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap PT AJE Indonesia, produsen Big Cola.

Gugatan tersebut telah terdaftar dengan nomor perkara 103/Pdt.G/2026/PN Ckr.

Dalam perkara ini, TPJB bertindak sebagai penggugat, sementara PT AJE Indonesia menjadi pihak tergugat.

Kuasa hukum penggugat menyatakan, langkah hukum diambil setelah upaya komunikasi sejak Juni 2025 dinilai tidak mendapat respons yang memadai dari pihak perusahaan.

“Klien kami telah beritikad baik mencari solusi, namun tidak ada penyelesaian konkret,” ujarnya.

Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada Selasa (28/4/2026) dengan agenda pemeriksaan berkas oleh majelis hakim, sebelum dilanjutkan ke tahap mediasi.

Penggugat berharap proses mediasi dapat membuka ruang penyelesaian tanpa harus berlanjut ke pokok perkara.

Dalam gugatannya, Yettie menuntut ganti rugi sebesar Rp591.823.445.

Nilai tersebut diklaim sebagai akumulasi kerugian akibat terhambatnya operasional perusahaan selama sekitar delapan bulan.

Salah satu persoalan utama yang diungkap adalah penumpukan stok produk Big Cola di gudang TPJB yang mencapai sekitar 130 ribu botol.

Kondisi ini disebut berdampak pada terganggunya distribusi produk lain serta arus kas perusahaan.

Sengketa ini berawal dari kerja sama distribusi antara TPJB dan PT AJE Indonesia untuk wilayah Surabaya.

Dalam perjanjian tersebut, penggugat menyebut adanya sejumlah fasilitas yang dijanjikan, termasuk mekanisme retur untuk produk kedaluwarsa.

Namun dalam pelaksanaannya, fasilitas tersebut diklaim tidak pernah direalisasikan.

Pilihan Editor :  Hadi Prabowo Gaungkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur di HUT RI ke-81

Akibatnya, stok produk terus menumpuk dan memicu kerugian operasional.

Meski awalnya sempat ragu karena Big Cola tergolong pemain baru di pasar minuman berkarbonasi, TPJB akhirnya menerima kerja sama setelah mendapat keyakinan dari pihak manajemen area perusahaan.

Seiring berjalannya waktu, persoalan dinilai semakin kompleks.

Penggugat mengaku telah berulang kali meminta solusi, namun respons yang diterima dinilai tidak menunjukkan tanggung jawab yang diharapkan.

Hingga gugatan diajukan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT AJE Indonesia terkait perkara ini.

Penggugat juga menyebut, tidak menutup kemungkinan distributor lain di sejumlah wilayah mengalami persoalan serupa.

Perkara ini menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi pola kerja sama distribusi di industri minuman dalam negeri.

Publik kini menanti bagaimana proses hukum di PN Cikarang berjalan, termasuk kemungkinan tercapainya kesepakatan damai di tahap mediasi.**/Firman

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Berita Untuk Anda

  • Simulator Gempa Bekasi Perkuat Edukasi Mitigasi Dini

    Simulator Gempa Bekasi Perkuat Edukasi Mitigasi Dini

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi menghadirkan ruang simulasi gempa melalui BPBD sebagai sarana pembelajaran mitigasi bencana bagi pelajar dan masyarakat. Fasilitas ini memberi pengalaman realistis tentang situasi gempa sehingga peserta memahami langkah penyelamatan diri secara tepat sejak dini. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan kehadiran simulator menjadi strategi memperkuat kesiapsiagaan warga mulai dari lingkungan […]

  • Polisi Tahan Pelaku Penusukan Remaja di Condet, Satu Meninggal Dunia

    Polisi Tahan Pelaku Penusukan Remaja di Condet, Satu Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur — Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur menangkap seorang pemuda berinisial R.S. (20) atas kasus penusukan yang menewaskan satu remaja dan melukai satu lainnya di Jl. Raya Condet, Gang H. M. Izzi, Cililitan, Kramatjati, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 17.40 WIB. Dua korban dalam peristiwa tersebut masing-masing berinisial M.N.F. (19) dan M.H. (19). Korban M.N.F. […]

  • Di Balik Opini WTP, DPRD Ungkap Temuan BPK di Pemkot Bekasi

    Di Balik Opini WTP, DPRD Ungkap Temuan BPK di Pemkot Bekasi

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    BEKASI – Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemerintah Kota Bekasi atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 tidak serta-merta menandakan seluruh tata kelola keuangan daerah telah berjalan tanpa persoalan. Dalam pembahasan tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, DPRD Kota Bekasi mengungkap sejumlah temuan yang dinilai […]

  • Tiga Eks OPM Ikrar Setia NKRI di Sinak, TNI Dorong Rekonsiliasi dan Stabilitas Papua

    Tiga Eks OPM Ikrar Setia NKRI di Sinak, TNI Dorong Rekonsiliasi dan Stabilitas Papua

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 29 Maret 2026 – Tiga eks anggota TPNPB-OPM menyatakan ikrar setia kepada NKRI di Distrik Sinak, Papua Tengah, Sabtu (28/3/2026). TNI melalui Koops Papua memfasilitasi prosesi tersebut sebagai bagian strategi membangun stabilitas keamanan berbasis pendekatan persuasif dan rekonsiliasi sosial. Nikanus Murib, Arendis Murib, dan Ois Tabuni hadir sebagai pihak yang sebelumnya tergabung dalam kelompok […]

  • Exit Briefing Pangkoarmada I: Pesan Terakhir untuk Armada Tangguh

    Exit Briefing Pangkoarmada I: Pesan Terakhir untuk Armada Tangguh

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Di hadapan ratusan personel, Pangkoarmada I menegaskan bahwa masa kepemimpinan boleh berganti, tetapi semangat juang tidak boleh pudar.

  • Prajurit Hiu Perkasa dan Pahlawan Lingkungan Berbagi Rasa di Bantaran Sungai Sunter

    Prajurit Hiu Perkasa dan Pahlawan Lingkungan Berbagi Rasa di Bantaran Sungai Sunter

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Sabtu pagi (7/6/2025), di tengah riuh lalu lintas kota dan teriknya mentari yang mulai meninggi, ada pemandangan hangat di bantaran Sungai Sunter. Prajurit-prajurit gagah berseragam loreng dari Yonmarhanlan III Jakarta — yang dikenal dengan julukan Hiu Perkasa, tidak sedang mengangkat senjata. Mereka membawa sesuatu yang lain: kotak-kotak berisi nasi hangat dan senyum […]

expand_less