Senin, 12 Okt 2026
Beranda » EKONOMI » Polemik Pasar Baru Bekasi, Frits Saikat Desak Audit Pengelolaan BUMD

Polemik Pasar Baru Bekasi, Frits Saikat Desak Audit Pengelolaan BUMD

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Polemik pengelolaan Pasar Baru Bekasi kembali mendapat sorotan.

Aktivis sosial kemanusiaan Frits Saikat menilai kebijakan penataan pasar tidak boleh berujung pada bertambahnya beban ekonomi pedagang kecil yang hingga kini masih menghadapi sepinya aktivitas perdagangan setelah relokasi.

Menurut Frits, persoalan Pasar Baru Bekasi tidak semata menyangkut aspek administratif atau pengelolaan aset.

Ia melihat terdapat persoalan kemanusiaan yang perlu segera ditangani pemerintah karena menyangkut keberlangsungan mata pencaharian pedagang dan keluarganya.

Salah satu persoalan yang disorot ialah beban biaya yang harus ditanggung pedagang yang menempati area rooftop atau atap pasar.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Frits, pedagang dikenakan sewa sekitar Rp350.000 hingga Rp500.000 per bulan, di luar PPN 11 persen serta pungutan harian untuk kebutuhan kebersihan, listrik, dan keamanan.

Frits mempertanyakan kebijakan tersebut karena diterapkan ketika kondisi penjualan pedagang disebut masih sepi setelah relokasi.

“Jangan sampai penataan kota justru mengorbankan perut dan air mata masyarakat kecil,” demikian garis besar sikap Frits dalam menanggapi polemik tersebut.

Ia menilai pemerintah perlu melihat kondisi faktual pedagang sebelum menetapkan berbagai kewajiban pembayaran.

Menurutnya, kebijakan publik semestinya tidak hanya mempertimbangkan aspek penerimaan atau tata kelola aset, tetapi juga kemampuan ekonomi masyarakat yang terdampak langsung.

Frits juga menyoroti persoalan kewenangan pengelolaan Pasar Baru Bekasi.

Ia merujuk Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 6 Tahun 2026 yang menurutnya memberikan mandat pengelolaan pasar kepada BUMD PT Mitra Patriot (PTMP).

Namun, Frits mempertanyakan praktik pengelolaan di lapangan yang disebut melibatkan pihak swasta, PT Berlian Tangguh Setosa (PT BeTa).

Menurut dia, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai dasar hukum, hubungan kerja sama, serta kewenangan masing-masing pihak dalam menarik pembayaran dari pedagang.

Pilihan Editor :  Suksesnya KNPI CUP 2026, Momentum Kebangkitan Pemuda Kabupaten Bekasi

Frits Minta Pemerintah Buka Terang Skema Pengelolaan

Sorotan lain muncul terkait dokumen tagihan kepada pedagang.

Frits menyebut terdapat surat tagihan yang menggunakan kop PT Mitra Patriot, tetapi disebut ditandatangani dan dicap oleh PT Berlian Tangguh Setosa.

Jika informasi tersebut benar, menurut Frits, pemerintah perlu menjelaskan dasar kewenangan penggunaan identitas dan dokumen perusahaan BUMD oleh pihak lain.

Klarifikasi diperlukan agar pedagang tidak berada dalam posisi harus memenuhi kewajiban pembayaran tanpa mengetahui secara jelas siapa pihak yang secara hukum berwenang melakukan penagihan.

Frits juga mempertanyakan informasi mengenai adanya investasi bernilai puluhan miliar rupiah yang dikaitkan dengan PT BeTa dan PTMP.

Ia meminta pemerintah membuka informasi mengenai bentuk investasi, dasar perjanjian, tujuan penggunaan dana, serta manfaat investasi tersebut terhadap pengelolaan Pasar Baru Bekasi.

Pertanyaan tersebut penting, kata dia, karena Pasar Baru Bekasi telah berdiri dan beroperasi selama puluhan tahun.

Karena itu, setiap skema investasi dalam pengelolaan pasar publik perlu memiliki dasar hukum dan mekanisme pertanggungjawaban yang jelas.

Meski demikian, tudingan mengenai dugaan korupsi, percalaan BUMD, ataupun adanya “permainan bawah tangan” masih merupakan tudingan yang membutuhkan pembuktian.

Pemerintah dan pihak-pihak yang disebut perlu diberikan ruang untuk menjelaskan fakta, dokumen, serta mekanisme kerja sama yang sebenarnya.

Frits juga mengkritik sikap pemerintah daerah yang dinilainya belum memberikan penjelasan komprehensif kepada pedagang mengenai status pengelolaan pasar dan dasar berbagai pungutan.

Ia mendesak Inspektorat Kota Bekasi melakukan pemeriksaan apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian prosedur dalam pengelolaan maupun penarikan pembayaran.

Aparat penegak hukum juga dinilai dapat melakukan langkah sesuai kewenangan apabila terdapat bukti awal yang mengarah pada tindak pidana.

Bagi Frits, pemerintah harus segera mengakhiri ketidakjelasan yang dirasakan pedagang.

Pilihan Editor :  RS Ananda Tambun Selatan Klarifikasi Soal Klaim Kematian Pekerja di SPBU 34-17120

Pemerintah Kota Bekasi, menurut dia, perlu membuka informasi mengenai legalitas pengelolaan, hubungan antara PTMP dan PT BeTa, dasar pengenaan biaya, serta penggunaan dana yang berkaitan dengan pengelolaan pasar.

Ia juga meminta Wali Kota Bekasi mengambil langkah konkret untuk memastikan kebijakan penataan Pasar Baru tidak semakin menekan pedagang kecil.

Langkah tersebut dapat dimulai dengan melakukan audit dan verifikasi terhadap seluruh dasar hukum pengelolaan pasar, mengevaluasi struktur biaya yang dibebankan kepada pedagang, serta membuka ruang dialog langsung dengan pedagang dan pihak pengelola.

Selain itu, pemerintah perlu memastikan seluruh pungutan memiliki dasar hukum, pihak penarik memiliki kewenangan yang jelas, dan setiap penerimaan dapat dipertanggungjawabkan.

“Good governance tidak boleh berhenti pada tertib administrasi. Ukurannya juga harus terlihat dari apakah kebijakan tersebut melindungi masyarakat yang paling terdampak,” kata Frits dalam sikapnya.

Polemik Pasar Baru Bekasi kini membutuhkan lebih dari sekadar pernyataan. Pemerintah perlu menghadirkan transparansi, dokumen yang dapat diverifikasi, serta penyelesaian yang memberikan kepastian hukum bagi pedagang.

Sebab, di balik persoalan kewenangan dan tata kelola BUMD, terdapat persoalan yang jauh lebih mendasar: keberlangsungan usaha masyarakat kecil yang menggantungkan penghasilan keluarganya dari aktivitas perdagangan di Pasar Baru Bekasi.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • BANN Kota Bekasi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah untuk Pencegahan Narkoba

    BANN Kota Bekasi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah untuk Pencegahan Narkoba

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang Badan Anti Narkoba Nusantara (DPC BANN) Kota Bekasi menyoroti minimnya dukungan instansi pemerintah terhadap kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Meski mengaku menghadapi keterbatasan anggaran dan perhatian, BANN menegaskan tetap akan menjalankan kegiatan edukasi bahaya narkoba dan pendampingan masyarakat di Kota Bekasi. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua […]

  • TMMD Ke-129 Eratkan TNI dan Warga Kampung Sesor

    TMMD Ke-129 Eratkan TNI dan Warga Kampung Sesor

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong Selatan – Satgas TMMD ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan memperkuat kedekatan dengan warga Kampung Sesor, Distrik Wayer, Minggu (9/8/2026). Selain mengerjakan pembangunan fisik, personel Satgas aktif berbaur dengan masyarakat dalam berbagai aktivitas selama pelaksanaan program TMMD. Memasuki hari ke-25 pelaksanaan TMMD, interaksi rutin tersebut menciptakan suasana kekeluargaan dan memperkuat kepercayaan antara prajurit dengan warga. Kebersamaan […]

  • Lanud Sultan Hasanuddin Gerak Cepat, Kerahkan Helikopter Caracal Cari ATR 42-500 yang Hilang Kontak

    Lanud Sultan Hasanuddin Gerak Cepat, Kerahkan Helikopter Caracal Cari ATR 42-500 yang Hilang Kontak

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar, 17 Januari 2026 – TNI Angkatan Udara melalui Lanud Sultan Hasanuddin langsung bergerak cepat dengan mengerahkan Helikopter H225M Caracal H-2213 untuk membantu pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak. Pesawat tersebut terbang dari Yogyakarta menuju Makassar dengan membawa tujuh kru dan tiga penumpang. Berdasarkan informasi awal, pesawat kehilangan komunikasi di […]

  • PTPN IV PalmCo Pamerkan Inovasi Digital dan Kemitraan di SIEXPO 2026

    PTPN IV PalmCo Pamerkan Inovasi Digital dan Kemitraan di SIEXPO 2026

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Pekanbaru – PTPN IV PalmCo memamerkan inovasi digital, mekanisasi, dan program kemitraan petani dalam Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) 2026 di Pekanbaru. Pameran berlangsung di SKA Convention and Exhibition dan mempertemukan ratusan peserta dari dalam maupun luar negeri. Melalui ajang tersebut, PalmCo memperkenalkan inovasi yang mencakup sektor hulu hingga hilir sekaligus memaparkan strategi memperkuat ekosistem petani. […]

  • Brimob Polda Metro Jaya Sowan ke Kediaman Habib Ali Kwitang

    Brimob Polda Metro Jaya Sowan ke Kediaman Habib Ali Kwitang

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Brimob Polda Metro Jaya kembali menunjukkan komitmen sebagai sahabat masyarakat. Senin (29/9/2025), jajaran Brimob dipimpin Wadansat Brimob AKBP Eko Sumaryanto, S.I.K., M.S.I. menyambangi kediaman Habib Ali Kwitang. Kunjungan itu bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga penyaluran bantuan sosial melalui Majlis Ta’lim Al Habib Ali Alhabsyi. Dalam kesempatan tersebut, Brimob menyalurkan paket kebutuhan pokok untuk […]

  • TNI AU Bersih-Bersih Pasar dan TPI di Maros

    TNI AU Bersih-Bersih Pasar dan TPI di Maros

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Maros, Sulawesi Selatan, 6 April 2026 – Lanud Sultan Hasanuddin bersama satuan TNI AU wilayah Makassar menggelar karya bakti di TPI dan Pasar Batangase untuk meningkatkan kebersihan lingkungan. Kegiatan berlangsung di kawasan Tempat Pelelangan Ikan dan Pasar Batangase yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi setiap hari. Personel TNI AU dari berbagai satuan terlibat langsung bersama masyarakat […]

expand_less