Minggu, 27 Sep 2026
Beranda » EKONOMI » Penipuan Digital Kuras Rp9,1 Triliun, OJK Terima 1.000 Laporan Sehari

Penipuan Digital Kuras Rp9,1 Triliun, OJK Terima 1.000 Laporan Sehari

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • print Cetak

Ekonomi – Penipuan digital atau scam telah menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kerugian masyarakat akibat berbagai modus penipuan digital mencapai Rp9,1 triliun.

Pada saat yang sama, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) menerima sekitar 1.000 laporan pengaduan korban setiap hari.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan data tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta.

Hingga pertengahan Januari 2026, IASC mencatat 432.637 pengaduan masyarakat terkait penipuan daring.

Dari total dana yang dilaporkan hilang, OJK baru berhasil menyelamatkan sekitar Rp432 miliar.

Nilai tersebut setara kurang dari 5 persen dari total kerugian yang dilaporkan korban.

Data itu menunjukkan persoalan penipuan digital bukan semata-mata berkaitan dengan keamanan transaksi individual.

Besarnya nilai kerugian dan jumlah laporan memperlihatkan adanya tantangan yang lebih luas dalam perlindungan konsumen di tengah semakin cepatnya digitalisasi layanan keuangan.

Pulau Jawa menjadi wilayah dengan jumlah pengaduan tertinggi. Lebih dari 303.000 laporan berasal dari wilayah tersebut, kemudian disusul Sumatra dan sejumlah wilayah lainnya.

Tingginya jumlah laporan di Jawa sejalan dengan besarnya populasi serta tingginya aktivitas ekonomi dan transaksi digital di kawasan tersebut.

Namun, angka itu juga menjadi sinyal bahwa peningkatan penggunaan teknologi keuangan belum sepenuhnya diikuti kemampuan masyarakat mengenali dan mengantisipasi modus penipuan.

Modus yang digunakan pelaku semakin beragam. Penipuan transaksi belanja daring atau e-commerce tercatat sebagai salah satu modus yang paling banyak dilaporkan.

Pelaku juga menggunakan panggilan palsu (fake call) dengan mengatasnamakan lembaga resmi, menawarkan investasi ilegal melalui aplikasi, menyebarkan penipuan berkedok lowongan kerja, serta menawarkan hadiah yang sebenarnya tidak pernah diberikan.

Perkembangan modus tersebut membuat masyarakat menghadapi risiko tidak hanya ketika menggunakan layanan perbankan, tetapi juga ketika berbelanja, mencari pekerjaan, berinvestasi, atau berinteraksi melalui platform digital.

Pilihan Editor :  Usai dari Istana Negara, Peternak Unggas Geruduk Kemenko Pangan

Kecepatan Pelaporan Jadi Faktor Penentu

Persoalan terbesar dalam pemulihan dana korban terletak pada kecepatan penanganan. OJK mencatat sekitar 80 persen korban baru menyadari atau melaporkan penipuan lebih dari 12 jam setelah transaksi berlangsung.

Kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena pelaku biasanya memindahkan dana dalam waktu jauh lebih singkat. Dana hasil penipuan dapat segera dialihkan dari rekening awal ke sejumlah rekening lain sehingga mempersempit peluang pemblokiran dan pengembalian dana.

Rantai perpindahan uang juga semakin kompleks. Dana yang berhasil dikuasai pelaku dapat dipindahkan ke berbagai instrumen dan platform digital, termasuk dompet elektronik, aset kripto, emas digital, hingga transaksi barang melalui platform perdagangan daring.

Pola tersebut membuat penelusuran aliran dana menjadi lebih sulit. Semakin banyak titik perpindahan, semakin besar pula tantangan bagi lembaga terkait untuk mengidentifikasi rekening atau akun penerima dan menghentikan transaksi sebelum dana berpindah kembali.

Friderica mengatakan jumlah laporan penipuan di Indonesia juga relatif tinggi dibandingkan sejumlah negara lain di Asia Tenggara. Menurut dia, otoritas keuangan di negara lain umumnya menerima sekitar 150 hingga 400 laporan penipuan per hari, sedangkan Indonesia menghadapi sekitar 1.000 laporan setiap hari.

Perbandingan tersebut memperlihatkan besarnya skala persoalan yang harus dihadapi ekosistem keuangan digital Indonesia. Namun, tingginya laporan juga perlu dibaca secara hati-hati karena perbedaan jumlah pengguna layanan digital, mekanisme pelaporan, dan karakteristik sistem keuangan antarnegara dapat memengaruhi angka tersebut.

OJK kemudian mendorong penguatan koordinasi dengan Bank Indonesia, kementerian dan lembaga terkait, industri perbankan, serta penyelenggara platform digital. Koordinasi tersebut diarahkan untuk mempercepat pemblokiran rekening dan akun yang diduga berkaitan dengan penipuan serta memperpendek waktu respons ketika laporan korban masuk.

Pilihan Editor :  Waspada Penipuan Yang Sering Terjadi Di Vietnam Agar Liburan Menyenangkan Khusus Traveler Pemula

Bagi korban, kecepatan melapor menjadi salah satu faktor penting. Semakin lama laporan disampaikan, semakin besar peluang dana telah berpindah melalui berbagai rekening dan platform.

Di sisi lain, persoalan ini tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat. Perlindungan konsumen juga menuntut sistem deteksi dan respons yang mampu bergerak cepat ketika transaksi mencurigakan terjadi. Industri keuangan dan platform digital perlu memastikan mekanisme pengamanan serta penanganan laporan berjalan efektif.

Kerugian Rp9,1 triliun menunjukkan bahwa penipuan digital telah berkembang menjadi persoalan ekonomi sekaligus perlindungan konsumen. Pemerintah, regulator, industri keuangan, penyelenggara platform digital, dan masyarakat memiliki peran masing-masing untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

Penguatan literasi digital tetap penting, tetapi edukasi saja tidak cukup. Ketika pelaku dapat memindahkan dana dalam hitungan menit, mekanisme deteksi, pelaporan, pemblokiran, dan penelusuran dana juga harus mampu merespons dengan kecepatan yang sebanding.

Dengan jumlah laporan yang mencapai sekitar 1.000 kasus per hari, efektivitas sistem perlindungan korban akan menjadi salah satu ukuran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transaksi dan layanan keuangan digital di Indonesia.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Tambang Pasir Ilegal di Klaten Sudah Rugikan Negara Rp1 Miliar

    Tambang Pasir Ilegal di Klaten Sudah Rugikan Negara Rp1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Hanya dalam waktu dua minggu, tambang pasir ilegal di Klaten, Jawa Tengah, berhasil membuat negara merugi hingga Rp1 miliar. Fakta mengejutkan itu diungkap langsung oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/6). Kasus ini menyeret ACS, pria yang berperan sebagai koordinator lapangan tambang ilegal di Desa […]

  • Batalyon B Pelopor Brimob PMJ Gelar Jumat Peduli, Masjid Al-Makmur Klender Dibersihkan

    Batalyon B Pelopor Brimob PMJ Gelar Jumat Peduli, Masjid Al-Makmur Klender Dibersihkan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya melalui kegiatan rutin “Jumat Peduli”. Seusai apel pagi, Jumat (12/12/2025), puluhan personel yang dipimpin Wadanki 3, Ipda M. Nanung Prastio, S.H., bergerak menuju Masjid Jami’ Al-Makmur, Klender, untuk melaksanakan aksi bersih-bersih bersama warga. Dengan peralatan kebersihan yang telah disiapkan, personel Brimob […]

  • Panglima TNI Dampingi Menhan RI Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI

    Panglima TNI Dampingi Menhan RI Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI. Kasad, Kasal, dan Kasau turut hadir mendampingi Panglima TNI dalam rapat kerja tertutup tersebut. Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 26 […]

  • Babinsa Ciledug dan Serpong Bersama Komduk Patroli Malam Jaga Kamtibmas

    Babinsa Ciledug dan Serpong Bersama Komduk Patroli Malam Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Babinsa Koramil 04/Ciledug dan Koramil 03/Serpong bersama Komponen Pendukung (Komduk) menggelar patroli malam untuk menjaga keamanan lingkungan. Patroli berlangsung Minggu malam (13/9/2026) dengan menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan serta permukiman warga. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan. Personel menyisir kawasan permukiman hingga lingkungan […]

  • Brimob Batalyon C Pelopor Layani Aspirasi Masyarakat di Monas

    Brimob Batalyon C Pelopor Layani Aspirasi Masyarakat di Monas

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Brimob Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya melayani penyampaian aspirasi masyarakat di kawasan Monas dan sekitarnya, Rabu, 28 Januari 2026. Selanjutnya, Kompol Tabrani, S.E., S.I.K., M.Si memimpin langsung pengamanan sebagai Danyon C Pelopor dengan mengedepankan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel. “Kami hadir untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif, […]

  • Helm Pengunjung Hilang di Living World Grand Wisata, Pengelola Parkir Saling Bantah

    Helm Pengunjung Hilang di Living World Grand Wisata, Pengelola Parkir Saling Bantah

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi — Malam itu menjadi momen tak menyenangkan bagi Indah (29), karyawati Bank BCA, saat menemukan helm miliknya raib di area parkir Living World Grand Wisata, Tambun, Kabupaten Bekasi. Peristiwa terjadi pada Rabu (11/6/2025) sekitar pukul 21.00 WIB, usai Indah menyelesaikan kegiatan pameran BCA di mal tersebut. “Kita baru selesai kegiatan pameran di dalam mal. […]

expand_less