Selasa, 20 Okt 2026
Beranda » EKONOMI » PKL dan Bangunan Liar Disorot, Jatimekar Mulai Penataan RW 07

PKL dan Bangunan Liar Disorot, Jatimekar Mulai Penataan RW 07

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Pemerintah Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, mulai melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar di wilayah RW 07 dengan mengedepankan pendekatan persuasif. Penataan dilakukan bersama unsur tiga pilar dan jajaran pemerintah kecamatan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

Lurah Jatimekar Yudo Hernawan mengatakan, monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan di wilayah RW 07, terutama keberadaan lapak PKL dan bangunan yang dinilai belum tertata dengan baik.

“Hari ini kita monitoring ke wilayah RW 7. Ada bangunan liar, pedagang kaki lima yang kurang rapi,” kata Yudo, Minggu (16/8/2026).

Menurut Yudo, pemerintah kelurahan tidak langsung mengedepankan tindakan penertiban. Para pedagang terlebih dahulu diajak berkomunikasi dan diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kerapian lingkungan.

Pendekatan tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya pemerintah mencari solusi yang dapat diterima berbagai pihak. Pemerintah ingin penataan kawasan tidak hanya menghasilkan perubahan fisik, tetapi juga menjaga aktivitas ekonomi warga yang menggantungkan penghasilan dari berdagang.

“Hari ini kita coba mensosialisasikan untuk dirapikan, sehingga wilayah kita juga bersih, tertata, dan nyaman,” ujarnya.

Monitoring melibatkan unsur tiga pilar, yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas, bersama Kasi Trantib Kecamatan Jatiasih, jajaran Satpol PP Kecamatan Jatiasih, serta unsur pemerintah terkait lainnya.

Keterlibatan lintas unsur tersebut dilakukan untuk memastikan proses penataan berjalan secara terkoordinasi. Pemerintah juga membuka ruang diskusi dengan masyarakat dan pedagang agar persoalan di lapangan dapat diselesaikan melalui komunikasi, bukan semata-mata tindakan penertiban.

Yudo mengatakan, kondisi lapak dan bangunan yang tidak tertata dapat memengaruhi estetika serta kenyamanan lingkungan. Karena itu, pemerintah mendorong para pedagang untuk melakukan pembenahan terhadap lapaknya masing-masing.

Pilihan Editor :  Kerugian Korban Indra Kenz Hingga Penyitaan Aset

“Kita coba untuk diskusi, sehingga dapat tertata, untuk estetikanya dan pedagang kaki limanya juga bisa rapi,” kata Yudo.

Penataan Tak Hanya Soal Penertiban

Pemerintah Kelurahan Jatimekar menekankan bahwa penataan kawasan perlu mempertimbangkan aspek sosial dan kepentingan masyarakat. Pendekatan dialog dipilih agar para pedagang memahami tujuan penataan sekaligus memiliki kesempatan menyampaikan kondisi dan kebutuhan mereka.

Langkah tersebut menjadi penting mengingat PKL merupakan bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat. Penataan yang dilakukan tanpa komunikasi berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama apabila menyangkut tempat usaha dan sumber penghasilan warga.

Karena itu, pemerintah kelurahan bersama unsur terkait memilih melakukan monitoring, sosialisasi, dan diskusi sebagai tahapan awal. Tindakan lebih lanjut dapat dilakukan apabila kondisi di lapangan tidak mengalami perubahan atau ditemukan pelanggaran yang memerlukan penanganan sesuai ketentuan.

Yudo menegaskan, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan penataan lingkungan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat.

“ Kami berupaya menciptakan lingkungan yang lebih rapi tidak hanya berorientasi pada penertiban, tetapi juga pada terciptanya kawasan yang nyaman, bersih dan memiliki tata ruang lingkungan yang lebih baik,” pungkasnya.

Penataan di RW 07 selanjutnya diharapkan tidak berhenti pada kegiatan monitoring. Pemerintah kelurahan, kecamatan, Satpol PP, serta unsur tiga pilar perlu memastikan hasil sosialisasi dapat ditindaklanjuti secara konsisten dan terukur.

Dengan demikian, penataan PKL dan bangunan yang belum tertib dapat berjalan tanpa mengabaikan kepentingan warga. Di sisi lain, para pelaku usaha juga diharapkan ikut bertanggung jawab menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan tempat mereka beraktivitas.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Plt Bupati Bekasi Kembali Temukan Pedagang Masih Berjualan di Jalan Usai Relokasi

    Plt Bupati Bekasi Kembali Temukan Pedagang Masih Berjualan di Jalan Usai Relokasi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 4 Mei 2026 – Plt Bupati Bekasi Asep Suryatmaja meninjau lokasi pasca relokasi pasar tumpah di Jalan Kapten Sumantri dan RE Martadinata, Senin malam. Ia menemukan sejumlah pedagang tetap berjualan di badan jalan meski pemerintah telah memindahkan mereka sebelumnya. Temuan tersebut menunjukkan penataan belum berjalan optimal setelah hampir dua bulan relokasi […]

  • Realisasi PBB Jatiasih Belum Optimal, Camat Ungkap Sejumlah Kendala

    Realisasi PBB Jatiasih Belum Optimal, Camat Ungkap Sejumlah Kendala

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, baru mencapai 71,98 persen hingga pertengahan Oktober 2026. Tunggakan wajib pajak, persoalan administrasi kepemilikan tanah, serta perbedaan kemampuan ekonomi masyarakat menjadi sejumlah kendala yang dihadapi pemerintah kecamatan dalam mengoptimalkan pendapatan daerah. Camat Jatiasih Dian Herdiana, A.P., M.Si., […]

  • Komandan Satdik 1 Kodiklatal Tanjung Uban Tutup Pendidikan Dasar Dikmata Angkatan XLV TA. 2025

    Komandan Satdik 1 Kodiklatal Tanjung Uban Tutup Pendidikan Dasar Dikmata Angkatan XLV TA. 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tanjung Uban — Komandan Satdik 1 Kodiklatal Tanjung Uban, Kolonel Laut (P) I Gede Merta Yasa, S.Sos., S.E., M.M., menutup secara resmi Pendidikan Dasar Golongan Lanjutan Siswa Dikmata Angkatan XLV Tahun Anggaran 2025, Rabu (29/10/2025), di Lapangan Laut Arafuru Mako Satdik 1. Sebanyak 100 Tamtama Remaja dari Korp Mes, Ttu, dan Ttg telah menyelesaikan pendidikan […]

  • Kodim 0506/Tgr Gelar Patroli Gabungan, Perkuat Stabilitas Keamanan di Cibodas dan Pamulang

    Kodim 0506/Tgr Gelar Patroli Gabungan, Perkuat Stabilitas Keamanan di Cibodas dan Pamulang

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Kodim 0506/Tgr menggelar patroli malam bersama komponen pendukung guna menjaga stabilitas keamanan wilayah, Jumat, 29 Mei 2026. Personel Koramil 06/Cibodas dan Koramil 08/Pamulang memimpin patroli gabungan yang melibatkan tokoh masyarakat dan pemuda setempat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, serta Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan dengan situasi aman dan kondusif. Petugas […]

  • Narkoba Picu Pencurian Sawit Terorganisir di Sumut, Petani dan Perusahaan Terdampak

    Narkoba Picu Pencurian Sawit Terorganisir di Sumut, Petani dan Perusahaan Terdampak

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Medan, 19 Juni 2026 – Lonjakan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Utara memicu kekhawatiran serius. Peredaran narkoba diduga kuat menjadi pemicu utama kejahatan terorganisir tersebut. Aksi pencurian tidak hanya menyasar perkebunan besar, tetapi juga menghantam petani kecil. Dampaknya langsung terasa pada ekonomi keluarga yang bergantung pada hasil panen. Selain itu, pelaku […]

  • Koramil 02/Batuceper dan Warga Jurumudi Bersihkan Sampah, Tekan Risiko Penyakit Lingkungan

    Koramil 02/Batuceper dan Warga Jurumudi Bersihkan Sampah, Tekan Risiko Penyakit Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Tangerang – Koramil 02/Batuceper Kodim 0506/Tangerang bersama warga menggelar aksi bersih lingkungan di Jalan Husein Sastranegara, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Rabu (24 Juni 2026). Kegiatan ini menyasar tumpukan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan serta memicu munculnya berbagai penyakit di kawasan permukiman padat. Sejak pukul 06.30 WIB, personel TNI bersama warga langsung bergerak mengangkut dan […]

expand_less