Komeng Minta Pelaksanaan MBG Dievaluasi, Bukan Programnya yang Dihentikan

JAKARTA – Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami alias Komeng menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap layak dilanjutkan. Menurut dia, persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program tersebut tidak semestinya menjadi...

Komeng Minta Pelaksanaan MBG Dievaluasi, Bukan Programnya yang Dihentikan – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

JAKARTA – Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami alias Komeng menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap layak dilanjutkan. Menurut dia, persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program tersebut tidak semestinya menjadi alasan untuk menghentikan program, melainkan harus menjadi bahan evaluasi terhadap pihak yang menjalankannya di lapangan.

Komeng menyampaikan pandangan tersebut saat ditemui di kompleks DPR, Jakarta, Jumat (14/8). Ia menilai program-program yang digagas Presiden pada dasarnya memiliki tujuan yang baik, tetapi hasilnya sangat bergantung pada kualitas pelaksanaan.

“Sebenarnya semua program Presiden bagus, cuma yang kerjanya saja pada enggak benar,” ujar Komeng.

Menurut Komeng, pemerintah perlu memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai dengan tujuan awal program. Evaluasi, kata dia, seharusnya diarahkan pada berbagai persoalan teknis dan pelaksanaan yang dapat memengaruhi manfaat program bagi masyarakat.

Ia berharap pelaksanaan MBG ke depan dapat berlangsung lebih baik sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh kelompok masyarakat yang menjadi sasaran.

Advertisement

“Makanya mudah-mudahan yang sekarang lebih baik. Karena memang MBG bagus,” katanya.

Program MBG merupakan salah satu program pemerintah yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok sasaran lainnya. Dalam pelaksanaannya, program tersebut melibatkan berbagai pihak sehingga membutuhkan pengawasan dan tata kelola yang baik agar tujuan program tercapai.

Komeng menilai keberlanjutan MBG tidak seharusnya hanya dilihat dari munculnya persoalan dalam pelaksanaan. Ia menekankan pentingnya membedakan antara tujuan program dengan persoalan yang terjadi ketika program tersebut dijalankan.

Dengan demikian, menurut dia, evaluasi terhadap pelaksanaan menjadi bagian penting untuk memastikan program tetap berjalan sesuai sasaran.

Evaluasi Pelaksanaan Jadi Sorotan

Pernyataan Komeng muncul ketika dirinya ditanya mengenai kelanjutan MBG. Ia menegaskan kembali bahwa program tersebut memiliki tujuan yang baik dan perlu diperbaiki dari sisi pelaksanaan.

Pilihan Editor :  Polri Sukses Amankan Peringatan HUT ke-80 RI, Korlantas Raih Apresiasi Publik

Pandangan tersebut sekaligus menempatkan kualitas pelaksana sebagai salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan program pemerintah. Program dengan tujuan yang baik, menurut Komeng, tidak akan menghasilkan manfaat maksimal apabila pelaksanaannya tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Karena itu, perbaikan pelaksanaan MBG menjadi hal yang perlu mendapat perhatian. Evaluasi dapat mencakup bagaimana program dijalankan di lapangan, sejauh mana standar yang ditetapkan dipenuhi, serta apakah manfaatnya benar-benar diterima masyarakat sesuai sasaran.

Komeng tidak merinci persoalan teknis tertentu dalam pelaksanaan MBG yang dimaksud. Ia juga tidak menyebut pihak tertentu yang dinilai bertanggung jawab atas persoalan pelaksanaan tersebut.

Ia hanya menekankan bahwa perbaikan diperlukan agar program pemerintah tidak berhenti pada gagasan, tetapi mampu menghasilkan manfaat sebagaimana tujuan yang telah ditetapkan.

“Karena memang MBG bagus, Kopdes bagus, apalagi Komeng,” ujar Komeng sambil bergurau saat menutup pernyataannya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam suasana santai, tetapi substansi yang disampaikan Komeng menitikberatkan pada pentingnya pembenahan pelaksanaan program pemerintah.

Dengan demikian, dukungan terhadap keberlanjutan MBG yang disampaikan Komeng disertai catatan mengenai pentingnya evaluasi. Ia memandang kualitas pelaksanaan sebagai faktor yang menentukan apakah tujuan program dapat tercapai secara optimal.

Pemerintah kini menghadapi tantangan untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan secara konsisten, terukur, dan sesuai dengan sasaran. Evaluasi terhadap pelaksanaan menjadi penting agar persoalan di lapangan dapat diperbaiki tanpa mengaburkan tujuan utama program, yakni memberikan manfaat sesuai kebijakan yang telah ditetapkan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *