Rabu, 14 Okt 2026
Beranda » POLITIK » Defisit APBD Kota Bekasi Capai Rp227 Miliar, Pemkot Genjot Rasionalisasi

Defisit APBD Kota Bekasi Capai Rp227 Miliar, Pemkot Genjot Rasionalisasi

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menghadapi tekanan fiskal setelah proyeksi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 mencapai sekitar Rp227 miliar.

Kondisi tersebut mendorong Pemkot Bekasi meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan rasionalisasi anggaran guna menjaga kemampuan kas daerah dan memastikan berbagai kewajiban pemerintah tetap terpenuhi.

Salah satu kewajiban yang menjadi perhatian dalam kondisi fiskal tersebut ialah pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Tekanan terhadap kas daerah berpotensi memengaruhi kelancaran pembayaran kewajiban apabila pemerintah tidak segera mengendalikan belanja dan menyesuaikannya dengan kemampuan pendapatan daerah.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta seluruh OPD segera melakukan penyesuaian anggaran melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan potensi defisit sekaligus menjaga struktur APBD tetap sehat.

“Segera lakukan penyesuaian anggaran karena proyeksi APBD 2027 masih mengalami defisit. OPD yang mendapat arahan rasionalisasi harus segera memperbaiki dan menyesuaikan anggaran di SIPD,” ujar Tri, Jumat (7/8/2026).

Tri juga mengingatkan OPD agar tidak mengejar penyerapan anggaran tanpa mempertimbangkan kemampuan pendapatan dan ketersediaan kas pemerintah daerah.

Menurut dia, pengendalian belanja menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keuangan daerah.

Ia menyebut angka penyerapan sekitar 86 persen sebagai batas yang perlu menjadi perhatian OPD.

Penyerapan anggaran yang terlalu tinggi, kata Tri, dapat meningkatkan tekanan terhadap keuangan daerah apabila tidak sejalan dengan kemampuan pendapatan dan kondisi kas.

Tekanan fiskal Kota Bekasi tidak hanya berkaitan dengan proyeksi APBD 2027.

Pemerintah daerah juga menghadapi dampak pemotongan anggaran pada 2026 yang disebut mencapai sekitar Rp109 miliar.

Kondisi tersebut turut berpengaruh terhadap proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pilihan Editor :  238 ASN Kota Bekasi Terima Satyalancana, Harris Bobihoe Tekankan Integritas

Target PAD yang sebelumnya dipatok sekitar 95 persen diperkirakan hanya mampu mencapai sekitar 90 persen.

Pemkot Diminta Disiplin Mengendalikan Belanja

Meski menghadapi tekanan fiskal, Tri menyatakan kondisi keuangan Kota Bekasi masih relatif aman.

Pemerintah daerah masih memiliki ruang untuk mengoptimalkan PAD sebagai salah satu penopang kemampuan fiskal.

Namun, pernyataan tersebut tidak menghilangkan kebutuhan untuk melakukan pengendalian anggaran.

Proyeksi defisit Rp227 miliar tetap menuntut pemerintah daerah mengambil langkah terukur agar tekanan terhadap kas tidak berkembang menjadi persoalan pembayaran kewajiban.

Rasionalisasi anggaran menjadi salah satu langkah yang ditempuh Pemkot Bekasi.

Setiap OPD diminta meninjau kembali belanja dan menyesuaikannya dengan program prioritas serta kemampuan keuangan daerah.

Kebijakan tersebut juga berkaitan dengan upaya menjaga pelayanan publik agar tidak terganggu.

Pemerintah daerah harus memastikan efisiensi tidak mengorbankan program yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat maupun kegiatan pemerintahan yang bersifat wajib.

Di sisi lain, potensi gangguan terhadap pembayaran TPP ASN perlu dilihat sebagai konsekuensi yang mungkin muncul apabila tekanan kas semakin berat.

Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, belum ada pernyataan resmi bahwa pembayaran TPP ASN telah dipastikan terlambat atau dihentikan.

Karena itu, kondisi defisit APBD tidak serta-merta dapat disimpulkan sebagai bukti bahwa TPP ASN akan gagal dibayarkan.

Risiko tersebut bergantung pada kemampuan Pemkot Bekasi mengelola kas, meningkatkan pendapatan, mengendalikan belanja, serta menuntaskan proses rasionalisasi anggaran.

Pemkot Bekasi menargetkan proses rasionalisasi segera diselesaikan.

Penyesuaian anggaran melalui SIPD diharapkan dapat menekan besaran defisit sekaligus menjaga kesinambungan pelayanan publik dan pemenuhan kewajiban pemerintah.

Proyeksi defisit Rp227 miliar pada akhirnya menjadi ujian bagi kemampuan Pemkot Bekasi dalam menjaga keseimbangan antara belanja, pendapatan, dan kebutuhan pelayanan publik.

Pilihan Editor :  Pemilu 2024 Rawan Terperangkap Unfair Contestation

Disiplin anggaran serta transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah akan menjadi faktor penting untuk memastikan tekanan fiskal tersebut tidak berkembang menjadi persoalan baru pada tahun anggaran 2027.**/Ugm

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Dansatgas TMMD Tidore Pastikan Pembangunan Tepat Waktu

    Dansatgas TMMD Tidore Pastikan Pembangunan Tepat Waktu

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Halmahera Timur – Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore, Letkol Inf Wahyu Widya Sasono, memastikan seluruh sasaran fisik program berjalan sesuai target melalui peninjauan langsung di Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Minggu (2/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Letkol Inf Wahyu Widya Sasono memeriksa sejumlah titik pembangunan yang menjadi sasaran TMMD ke-129. Ia […]

  • Panglima TNI Dampingi Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau-Sumsel

    Panglima TNI Dampingi Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau-Sumsel

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau dan Sumatera Selatan, Senin, 24 Agustus 2026. Kunjungan kerja tersebut berlangsung di Kota Pekanbaru, Riau, dan Kota Palembang, Sumatera Selatan, untuk mengevaluasi penanganan karhutla. Presiden memimpin rapat penanganan karhutla di kedua wilayah sekaligus memperkuat […]

  • Babinsa Koramil 08/Duren Sawit Bersama Komduk dan FKDM Intensifkan Patroli Malam Cegah Tawuran

    Babinsa Koramil 08/Duren Sawit Bersama Komduk dan FKDM Intensifkan Patroli Malam Cegah Tawuran

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur, 29 Juni 2026 – Babinsa Koramil 08/Duren Sawit bersama Komponen Pendukung (Komduk), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan warga menggelar patroli malam untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Duren Sawit. Patroli berlangsung pada Senin (29/6/2026) dengan titik kumpul di Jalan Bunga Rampai Raya RT 016 RW 09, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan […]

  • Koramil 05/Ciputat Salurkan 25 Paket Sembako Lewat Jaga Jakarta On The Spot, Warga Rasakan Manfaat

    Koramil 05/Ciputat Salurkan 25 Paket Sembako Lewat Jaga Jakarta On The Spot, Warga Rasakan Manfaat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan, 3 Juli 2026 – Koramil 05/Ciputat, Kodim 0506/Tangerang, kembali menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot dengan menyalurkan 25 paket sembako kepada warga di Jalan Gunung Raya RT 004 RW 011, Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Jumat (3/7/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya TNI membantu masyarakat sekaligus memperkuat sinergi […]

  • Aparat Kawal Ketat Keberangkatan dari Pesisir ke Pasar Murah Monas

    Aparat Kawal Ketat Keberangkatan dari Pesisir ke Pasar Murah Monas

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebanyak 1.350 warga Kecamatan Penjaringan berangkat menuju kawasan Silang Monas untuk mengikuti Pasar Murah 2026 dengan pengawalan ketat aparat. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026, dengan titik keberangkatan tersebar di lima kelurahan wilayah pesisir Jakarta Utara. Warga mulai berkumpul sejak sore hari di sejumlah titik yang telah ditentukan, kemudian bersiap menaiki armada […]

  • TNI AU Siap Mengguncang Lasinrang dengan Kejurnas Motocross dan Edukasi Kedirgantaraan di Festival Dirgantara

    TNI AU Siap Mengguncang Lasinrang dengan Kejurnas Motocross dan Edukasi Kedirgantaraan di Festival Dirgantara

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar — Warga Kabupaten Pinrang, bersiaplah! Untuk pertama kalinya, Bumi Lasinrang akan menjadi tuan rumah Festival Dirgantara 2025, sebuah ajang yang memadukan aksi ekstrem Kejurnas Motocross, edukasi kedirgantaraan, dan hiburan rakyat dalam satu rangkaian spektakuler. Kegiatan ini digagas oleh TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Lanud Sultan Hasanuddin dalam rangka menyambut Hari Bhakti TNI AU […]

expand_less