Kursi DPRD Dibidik, Wali Kota Diincar: Strategi PKB Bekasi Menuju 2029
- account_circle Firman Ugm
- calendar_month 48 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KOTA BEKASI – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi menargetkan perolehan tujuh hingga 10 kursi DPRD Kota Bekasi pada pemilu mendatang.
Selain memperkuat posisi di parlemen daerah, partai tersebut juga menyiapkan kader internal untuk bersaing dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029, dengan sasaran posisi wali kota atau wakil wali kota Bekasi.
Target tersebut disampaikan Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizki Topananda, dalam kegiatan Orientasi Pengukuhan dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PKB Kota Bekasi di Hotel Amaroossa, Bekasi Selatan, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan itu dihadiri Anggota DPR RI H. Sudjatmiko, Ketua DPW PKB Jawa Barat H. Syaiful Huda, jajaran Fraksi PKB DPRD Kota Bekasi, serta kader PKB dari berbagai wilayah di Kota Bekasi.
Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus pembahasan strategi partai untuk memperkuat posisi politik menjelang kontestasi mendatang.
Rizki mengatakan, PKB Kota Bekasi menetapkan tujuh kursi DPRD sebagai target minimal, dengan sasaran maksimal 10 kursi.
“Paling minim sekali tujuh kursi, target maksimal kita 10 kursi,” ujar Rizki dalam kegiatan tersebut.
Menurut dia, peningkatan perolehan kursi legislatif menjadi salah satu sasaran strategis partai untuk memperkuat pengaruh politik di tingkat daerah.
Perolehan kursi yang lebih besar juga dinilai dapat membuka peluang bagi PKB untuk menempati posisi pimpinan DPRD Kota Bekasi.
Rizki menjelaskan, target tersebut merupakan bagian dari arahan DPW PKB Jawa Barat yang telah dibahas melalui mekanisme musyawarah.
Untuk mencapai sasaran itu, PKB Kota Bekasi perlu memperkuat konsolidasi internal, mengoptimalkan kerja kader, serta membangun dukungan masyarakat di seluruh wilayah kota.
Selain memperjuangkan penambahan kursi legislatif, PKB juga mulai mengarahkan strategi politiknya untuk menghadapi Pilkada 2029.
Rizki menegaskan, partainya ingin memiliki kapasitas politik untuk mengusung kader sendiri dalam kontestasi pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bekasi.
“Di 2029 kita sudah harus mampu mengusung kader terbaiknya menjadi eksekutif, baik wali kota atau wakil wali kota Bekasi,” katanya.
Konsolidasi Kader Menuju 2029
Ambisi tersebut menunjukkan bahwa PKB Kota Bekasi tidak hanya berfokus pada peningkatan keterwakilan di DPRD, tetapi juga berupaya memperluas peluang kadernya untuk menduduki jabatan eksekutif.
Meski demikian, target penambahan kursi legislatif dan pencalonan kader dalam Pilkada 2029 masih memerlukan persiapan organisasi serta dukungan politik yang memadai.
Kemampuan partai mencapai target tersebut akan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk efektivitas kerja kader, soliditas internal, strategi pemenangan, dan kepercayaan masyarakat.
Melalui Muskercab tersebut, PKB Kota Bekasi menegaskan arah konsolidasi politiknya untuk menghadapi kontestasi mendatang.
Target tujuh hingga 10 kursi DPRD menjadi sasaran yang ingin dicapai, sedangkan upaya mengusung kader internal sebagai wali kota atau wakil wali kota Bekasi menjadi agenda politik berikutnya.
Namun, realisasi kedua target itu masih harus dibuktikan melalui kerja organisasi dan hasil dukungan pemilih dalam kontestasi politik mendatang.
FAQ Seputar Target Politik PKB Kota Bekasi 2029
Berapa target kursi DPRD Kota Bekasi yang ditetapkan PKB?
DPC PKB Kota Bekasi menargetkan sedikitnya tujuh kursi DPRD Kota Bekasi, dengan target maksimal 10 kursi, sebagaimana disampaikan Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizki Topananda.
Siapa yang menyampaikan target politik PKB Kota Bekasi?
Target tersebut disampaikan Rizki Topananda selaku Ketua DPC PKB Kota Bekasi dalam kegiatan Orientasi Pengukuhan dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PKB Kota Bekasi.
Kapan dan di mana Muskercab PKB Kota Bekasi berlangsung?
Kegiatan Orientasi Pengukuhan dan Muskercab DPC PKB Kota Bekasi berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Hotel Amaroossa, Bekasi Selatan.
Apa sasaran politik PKB Kota Bekasi pada Pilkada 2029?
PKB Kota Bekasi menargetkan agar dapat mengusung kader internal untuk bersaing dalam pemilihan wali kota atau wakil wali kota Bekasi pada Pilkada 2029.
Bagaimana strategi PKB Kota Bekasi untuk mencapai target tersebut?
Menurut Rizki Topananda, upaya yang diperlukan meliputi penguatan konsolidasi internal, optimalisasi kerja kader, dan pembangunan dukungan masyarakat di seluruh wilayah Kota Bekasi.
Apakah target kursi DPRD dan pencalonan kader PKB sudah tercapai?
Belum. Target tujuh hingga 10 kursi DPRD dan rencana mengusung kader dalam Pilkada 2029 merupakan sasaran politik PKB Kota Bekasi yang masih harus diperjuangkan dan dibuktikan dalam kontestasi mendatang.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Firman Ugm
Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

