Musda VI Golkar Nias Selatan: Usai Kompetisi Internal, Konsolidasi Jadi Ujian
- account_circle Yamutolo Zagoto
- calendar_month 40 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NIAS SELATAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Nias Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI pada Jumat (30/10/2026) di Gedung PAS Cinta Kasih, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pasar Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
Musda tersebut menjadi momentum konsolidasi internal partai setelah berlangsungnya tahapan penjaringan bakal calon ketua pada 27–29 Oktober 2026.
Forum ini diharapkan mampu memperkuat soliditas kader sekaligus mempersiapkan strategi untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
Dalam agenda tersebut, perwakilan DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara, Rolel Harahap, menekankan pentingnya menyatukan seluruh kekuatan partai setelah kompetisi internal.
Ia mengingatkan agar dinamika pencalonan tidak berlanjut menjadi perpecahan di antara kader.
Rolel juga menegaskan bahwa konsolidasi kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan desa menjadi pekerjaan penting yang harus segera ditindaklanjuti setelah Musda.
“Bertanding untuk bersanding. Jadi seluruh kekuatan partai, seluruh potensi-potensi yang ada di Partai Golkar harus ikut diajak untuk membesarkan Partai Golkar,” ujar Rolel, mengutip pesan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Menurutnya, penguatan struktur organisasi perlu dilakukan secara menyeluruh agar partai memiliki basis yang solid dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan meningkatkan perolehan suara pada pemilu berikutnya.
Golkar Nias Selatan menargetkan konsolidasi kepengurusan di 35 kecamatan, 459 desa, dan dua kelurahan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus mempersiapkan strategi politik di tingkat daerah.
Sebelumnya, tahapan pencalonan bakal ketua telah dibuka pada 27–29 Oktober 2026. Dalam proses tersebut, terdapat dua orang yang mendaftarkan diri kepada panitia pengarah atau steering committee.
Dinamika pencalonan itu menjadi salah satu tantangan bagi partai untuk menjaga kebersamaan setelah Musda.
Namun, hasil akhir dan susunan kepengurusan yang terbentuk diharapkan menjadi titik awal bagi konsolidasi seluruh elemen partai.
Ketua Penyelenggara Musda VI, Waspada Laia, dalam laporannya berharap forum tersebut dapat melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa Partai Golkar Nias Selatan semakin berkembang.
Ia juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan Musda berjalan sesuai mekanisme organisasi dan Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Pemkab Harapkan Kemitraan untuk Pembangunan Daerah
Pemerintah Kabupaten Nias Selatan turut mengapresiasi pelaksanaan Musda VI Partai Golkar. Staf Ahli Setao Amazihono, S.Pi., M.M., yang hadir mewakili Bupati Nias Selatan, berharap kepengurusan terpilih dapat membangun hubungan kemitraan yang konstruktif dengan pemerintah daerah.
“Pemerintah Daerah menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Musda Ke-VI Partai Golkar ini sebagai perwujudan demokrasi yang sehat di Nias Selatan. Kami berharap kepengurusan yang terpilih nantinya dapat terus bermitra secara harmonis dengan pemerintah daerah, melahirkan ide-ide konstruktif, serta bersama-sama mengawal aspirasi masyarakat demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan di Kabupaten Nias Selatan,” ujar Setao.
Menurut pemerintah daerah, hubungan kemitraan antara partai politik dan pemerintah perlu diarahkan pada upaya mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meski demikian, pelaksanaan fungsi politik dan kemitraan pemerintahan tetap perlu berjalan sesuai dengan tugas, kewenangan, dan tanggung jawab masing-masing pihak.
Musda VI tersebut juga dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Diky Aditia Sitepu, S.H., serta perwakilan Polres Nias Selatan, Aiptu Adrianus Laia, S.H. Hadir pula Rolel Harahap bersama rombongan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara dan jajaran kader partai.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Musda yang diselenggarakan di Kabupaten Nias Selatan tersebut.
Berita lainnya:TNI Kerahkan Cessna untuk Operasi Modifikasi Cuaca di Papua Selatan
Modal Lima Kursi Legislatif
Dari sisi elektoral, Partai Golkar Nias Selatan memiliki modal berupa peningkatan perolehan kursi legislatif dari empat kursi pada Pemilu 2019 menjadi lima kursi pada Pemilu 2024, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam bahan pemberitaan.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu pijakan bagi partai untuk memperkuat organisasi dan menyusun strategi politik berikutnya.
Namun, capaian pada pemilu sebelumnya tidak dengan sendirinya menjamin peningkatan perolehan kursi pada pemilu mendatang.
Karena itu, konsolidasi internal, penguatan struktur organisasi, dan kemampuan menyerap aspirasi masyarakat menjadi pekerjaan yang perlu dijalankan secara berkelanjutan.
Musda VI diharapkan tidak berhenti pada pemilihan kepemimpinan dan pembentukan kepengurusan baru.
Hasil forum tersebut juga dituntut menjadi landasan bagi kerja organisasi yang lebih terukur, solid, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Nias Selatan.
Dengan semangat persatuan yang disuarakan dalam forum tersebut, Partai Golkar Nias Selatan diharapkan mampu menjaga soliditas kader sekaligus memperkuat perannya dalam dinamika politik dan pembangunan daerah.
(Yamu)
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Yamutolo Zagoto
Yamutolo Zagoto adalah wartawan resmi Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, berimbang, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.

