Selasa, 29 Sep 2026
Beranda » POLITIK » Kemerdekaan Tak Cukup dengan Upacara, Latu Har Hary Soroti Kerja Nyata

Kemerdekaan Tak Cukup dengan Upacara, Latu Har Hary Soroti Kerja Nyata

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • print Cetak

BEKASI – Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak boleh berhenti pada upacara, pengibaran bendera, dan berbagai kegiatan seremonial. Menurutnya, makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

Latu Har Hary dari Fraksi PKS menyampaikan pandangan tersebut pada Sabtu (15/8/2026), menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI. Ia menilai momentum kemerdekaan seharusnya menjadi ruang untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik.

“Kemerdekaan bukan sekadar upacara, bukan sekadar Merah Putih yang berkibar, dan bukan hanya perayaan setiap tanggal 17 Agustus. Kemerdekaan adalah tentang bagaimana kita mengisi kebebasan dengan kerja nyata, menjaga persatuan, dan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Latu.

Menurut dia, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi energi bersama untuk mendorong Kota Bekasi menjadi daerah yang semakin maju. Tanggung jawab tersebut, kata dia, tidak hanya berada di tangan pemerintah daerah, tetapi juga DPRD dan seluruh elemen masyarakat.

Latu menekankan bahwa pembangunan daerah perlu diarahkan pada kebutuhan konkret warga. Infrastruktur tetap penting, tetapi pembangunan tidak semestinya hanya diukur dari pembangunan fisik. Pemerintah juga perlu memastikan penataan lingkungan, kualitas pelayanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat berjalan secara berkelanjutan.

Ia menilai keberhasilan pembangunan pada akhirnya harus dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pelayanan publik yang mudah diakses, lingkungan yang tertata, serta kesempatan ekonomi yang lebih baik menjadi bagian dari upaya mengisi kemerdekaan dalam konteks kehidupan daerah.

“Pemerintah, DPRD, dan seluruh masyarakat harus bergerak dalam satu semangat. Bekasi yang maju, lingkungan yang tertata, pelayanan publik yang semakin baik, dan ekonomi masyarakat yang semakin kuat,” ujarnya.

Pilihan Editor :  Temui Masyarakat ke 10 Provinsi, Prabowo ‘Sapu Bersih’ Sumatera dalam 2 Bulan

Persatuan Jadi Modal Pembangunan Kota Bekasi

Selain menyoroti pembangunan, Latu mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Ia meminta momentum peringatan kemerdekaan tidak dimanfaatkan untuk memperlebar perbedaan yang berpotensi mengganggu kebersamaan.

Menurutnya, keberagaman merupakan bagian penting dari kekuatan bangsa sekaligus modal sosial dalam membangun daerah. Perbedaan pandangan maupun latar belakang, kata dia, seharusnya tidak menjadi alasan untuk memecah masyarakat.

“Jangan biarkan perbedaan menjadi alasan untuk terpecah. Indonesia besar bukan karena kita sama, tetapi karena kita mampu bersatu dalam keberagaman,” katanya.

Latu berharap peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini dapat menjadi momentum evaluasi terhadap berbagai pekerjaan pembangunan yang masih membutuhkan perhatian. Ia mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk tidak menjadikan perayaan kemerdekaan sekadar agenda tahunan, tetapi menggunakannya sebagai pengingat atas tanggung jawab kepada masyarakat.

Bagi Latu, semangat kemerdekaan harus tercermin dalam kualitas kerja pemerintah dan lembaga publik, termasuk dalam memastikan kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga. Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, masyarakat, serta berbagai kelompok sosial dinilai penting agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam mengisi kemerdekaan sesuai kapasitas masing-masing. Partisipasi masyarakat, menurutnya, dibutuhkan untuk menjaga lingkungan, mengawasi pelayanan publik, memperkuat perekonomian, sekaligus mempertahankan persatuan.

“Saya mengajak pemerintahan agar semangat kemerdekaan diterjemahkan dalam bentuk kerja konkret, kolaborasi, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat Kota Bekasi,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menempatkan peringatan kemerdekaan bukan hanya sebagai agenda simbolik, melainkan sebagai momentum untuk mengukur sejauh mana pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan mampu menghadirkan perubahan yang nyata bagi masyarakat. Bagi Kota Bekasi, tantangan tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, penataan lingkungan, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi warga.

Pilihan Editor :  Dugaan Curanmor Digagalkan Warga, Terduga Pelaku Diamankan, Polsek Tambun Selatan Belum Jelaskan Statusnya

Dengan demikian, makna kemerdekaan di tingkat daerah tidak berhenti pada perayaan setiap 17 Agustus. Kemerdekaan juga tercermin dari kemampuan pemerintah dan masyarakat bekerja bersama untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, menjaga persatuan, serta memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara luas.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Tiga Terpidana Kasus Politik Uang Pilkada Sleman Menyerahkan Diri ke Kejari

    Tiga Terpidana Kasus Politik Uang Pilkada Sleman Menyerahkan Diri ke Kejari

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Mereka datang dengan kooperatif ke kantor Kejari meskipun sebelumnya tidak berada di tempat saat eksekusi dilakukan

  • Dari Laut Kami Bela Negara: Semangat Anak Muda Sumut Menggema di Apel Saka Bahari Lantamal I

    Dari Laut Kami Bela Negara: Semangat Anak Muda Sumut Menggema di Apel Saka Bahari Lantamal I

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan — Laut bukan cuma soal ombak dan nelayan. Bagi para anggota Pramuka Saka Bahari, laut adalah ruang pengabdian, tempat semangat cinta tanah air tumbuh dan mengakar kuat. Itulah yang tergambar dalam Apel Gabungan Saka Bahari Kwarda Sumut 2025 yang digelar di Markas Komando Lantamal I Belawan, Senin (28/4/2025). Acara ini dipimpin langsung oleh Aspotmar […]

  • Patroli Gabungan Koramil 05/Kramatjati-Makasar Perkuat Keamanan Lingkungan

    Patroli Gabungan Koramil 05/Kramatjati-Makasar Perkuat Keamanan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur, 17 Mei 2026 – Koramil 05/Kramatjati-Makasar menggelar patroli dan siskamling bersama komponen masyarakat di Cililitan. Aparat mendorong warga menjaga keamanan lingkungan secara aktif. Kegiatan berlangsung di Sekretariat RW 09, Jalan Mandala, RT 08 RW 09, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, pada Minggu malam. Koramil melibatkan Babinsa, Wanra, FKPPI, serta warga setempat. Mereka […]

  • Take-Two Pangkas Divisi AI, Pimpinan Tim Ikut Terdampak PHK - Foto Istimewa

    Take-Two Pangkas Divisi AI, Pimpinan Tim Ikut Terdampak PHK

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    “Minimnya transparansi dari pihak perusahaan membuat berbagai spekulasi berkembang di kalangan pelaku industri dan komunitas gamer”

  • Ketua DPRD Sumedang Bacakan Ikrar Kesetiaan pada Pancasila di Hari Kesaktian

    Ketua DPRD Sumedang Bacakan Ikrar Kesetiaan pada Pancasila di Hari Kesaktian

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    SUMEDANG – Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, H. Sidik Jafar, S.E., membacakan ikrar pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Lapangan PPS Sumedang, Rabu (1/10/2025). Ikrar tersebut menegaskan komitmen bangsa Indonesia untuk terus mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M., […]

  • Warga Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Momong ke Inspektorat

    Warga Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Momong ke Inspektorat

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Yamutolo Zagoto
    • 0Komentar

    Kami meminta pemerintah daerah dan APH melakukan audit dan turun langsung agar penggunaan Dana Desa dapat diperiksa secara transparan

expand_less