Jumat, 23 Okt 2026
Beranda » POLITIK » Aktivis Soroti Hibah Rp4,5 Miliar Pemkot Bekasi untuk Kejari

Aktivis Soroti Hibah Rp4,5 Miliar Pemkot Bekasi untuk Kejari

  • account_circle Tama
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BEKASI – Pemberian dana hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi sebesar Rp4,5 miliar kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menuai perhatian dari kalangan masyarakat sipil.

Aktivis sosial dan pemerhati kebijakan publik, Frits Saikat, meminta penggunaan anggaran tersebut dilakukan secara transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sorotan tersebut muncul setelah Kejari Kota Bekasi menjelaskan bahwa dana hibah Tahun Anggaran 2026 akan digunakan untuk penataan fasilitas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta renovasi aula kantor guna mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bekasi, Ryan Anugrah, sebelumnya menyampaikan bahwa alokasi dana hibah tersebut ditujukan untuk memperbaiki sarana dan prasarana pelayanan publik di lingkungan Kejari Kota Bekasi.

Menurutnya, pembenahan fasilitas diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan efektivitas layanan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan hukum maupun administrasi di institusi tersebut.

Menanggapi rencana penggunaan dana tersebut, Frits Saikat menilai upaya peningkatan fasilitas pelayanan publik merupakan langkah yang positif.

Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan fisik semata tidak cukup apabila tidak diikuti dengan peningkatan kualitas layanan, keterbukaan informasi, serta kemudahan akses bagi masyarakat.

Menurut Frits, manfaat penggunaan anggaran daerah harus dapat diukur secara nyata melalui peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan oleh warga.

Ia menilai publik berhak mengetahui sejauh mana dana yang berasal dari APBD digunakan dan dampak yang dihasilkan dari program tersebut.

“Peningkatan fasilitas tentu baik, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana fasilitas itu benar-benar digunakan untuk melayani masyarakat secara terbuka dan memberikan ruang partisipasi publik,” ujar Frits, Kamis (18/6/2026).

Ia menambahkan bahwa setiap penggunaan dana publik harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas, terutama jika anggaran tersebut dialokasikan untuk mendukung pelayanan masyarakat.

Pilihan Editor :  Personel TMMD 122 Kodim 0507/Bekasi Gelar Apel Pagi untuk Pengecekan

Dengan demikian, publik dapat melakukan pengawasan sekaligus menilai efektivitas penggunaan anggaran tersebut.

Selain menyoroti aspek pelayanan publik, Frits juga mengangkat isu independensi lembaga penegak hukum yang menerima dana hibah dari pemerintah daerah.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Sorotan

Frits menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Karena itu, seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan penggunaan dana hibah harus dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kepercayaan publik merupakan modal utama lembaga penegak hukum. Karena itu, seluruh proses penggunaan anggaran harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Menurut dia, keterbukaan informasi terkait penggunaan dana hibah akan membantu mencegah munculnya spekulasi maupun persepsi yang dapat mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara.

Lebih lanjut, Frits berharap dana hibah senilai Rp4,5 miliar tersebut tidak hanya berorientasi pada renovasi bangunan atau pembenahan fasilitas fisik, tetapi juga mampu mendorong perbaikan sistem pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menilai keberhasilan program yang didanai APBD pada akhirnya akan diukur dari manfaat yang diterima masyarakat sebagai pengguna layanan.

Oleh sebab itu, peningkatan fasilitas harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, sistem pelayanan yang efektif, serta mekanisme pengaduan yang mudah diakses publik.

“Masyarakat akan menilai keberhasilan program tersebut dari manfaat yang dirasakan secara langsung,” ujarnya.

Polemik terkait pemberian dana hibah kepada institusi vertikal pemerintah bukan kali pertama menjadi perhatian publik.

Dalam berbagai kesempatan, sejumlah kalangan menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel untuk memastikan setiap rupiah yang berasal dari keuangan daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Pilihan Editor :  Inspektorat Nias Selatan: Laporan Dana Desa Tak Ditolak, Tapi Harus Disertai Bukti

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan tambahan dari Pemerintah Kota Bekasi terkait pandangan yang disampaikan Frits Saikat mengenai aspek transparansi, akuntabilitas, dan independensi lembaga penegak hukum dalam penggunaan dana hibah tersebut.

Namun, Kejari Kota Bekasi sebelumnya telah menyatakan bahwa dana hibah Tahun Anggaran 2026 akan difokuskan untuk penataan fasilitas PTSP dan renovasi aula sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.**/Rls

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Bamus Kota Bekasi, Kecam Tindakan Intoleransi Keagamaan Oleh ASN.

    Bamus Kota Bekasi, Kecam Tindakan Intoleransi Keagamaan Oleh ASN.

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Didi G Panjinega, Wakil Ketua 1 BAMUS KOTA BEKASI

  • Brimob Kawal Merah Putih di HUT ke-80 RI, Pemkab Bekasi Meriahkan Upacara

    Brimob Kawal Merah Putih di HUT ke-80 RI, Pemkab Bekasi Meriahkan Upacara

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi – Suasana Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Minggu (17/8/2025) dipenuhi semangat merah putih. Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih untuk memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Bupati Bekasi, Ade Koswara Kunang, bertindak sebagai inspektur upacara. Momen sakral ini terasa semakin khidmat karena pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dikawal langsung oleh […]

  • Program RW Keren dan Posyandu di Bantar Gebang Tuntas, LPJ Dinyatakan Final

    Program RW Keren dan Posyandu di Bantar Gebang Tuntas, LPJ Dinyatakan Final

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bantar Gebang, Kota Bekasi – Program RW Keren yang digagas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi di Kelurahan Bantar Gebang telah memasuki tahap akhir. Seluruh proses penyaluran barang hingga Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kini dinyatakan rampung dan final. Program ini dirancang untuk memperkuat sarana dan prasarana di tingkat RW, RT, serta posyandu, sekaligus menjadi solusi […]

  • BAZNAS Kota Bekasi Biayai PPG dan Beasiswa S2 untuk 130 Guru

    BAZNAS Kota Bekasi Biayai PPG dan Beasiswa S2 untuk 130 Guru

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    BAZNAS Kota Bekasi mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama dengan meluncurkan program strategis pembiayaan pendidikan bagi para guru. Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bekasi, sebanyak 130 guru menerima dukungan pendidikan berupa PPG untuk 120 guru PAI dan beasiswa S2 untuk 10 guru Madrasah dan pesantren. Langkah ini menjadi angin segar bagi […]

  • Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sertijab Danskadron Teknik 044

    Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sertijab Danskadron Teknik 044

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar, 31 Juli 2025 – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Marsekal Pertama TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Skadron Teknik 044 yang digelar di Apron Skadron Teknik 044 Lanud Sultan Hasanuddin, Kamis (31/7/2025). Jabatan Danskadron Teknik 044 resmi diserahterimakan dari Letkol Tek Dimas Prasetiyo, M.M.T., kepada […]

  • Sosialisasi ke Paguyuban Etnis Bali, FPK Kabupaten Bekasi: Pentingnya Merawat Kebhinekaan

    Sosialisasi ke Paguyuban Etnis Bali, FPK Kabupaten Bekasi: Pentingnya Merawat Kebhinekaan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    FPK Kabupaten Bekasi saat ini menjadi wadah kurang lebih 17 etnis, meski sebenarnya ada 20 etnis. Kita berbeda-beda tetapi satu

expand_less