Rabu, 9 Sep 2026
Beranda » POLITIK » Tak Menindak Pelanggaran ASN, Atasan di Bekasi Terancam Pembinaan

Tak Menindak Pelanggaran ASN, Atasan di Bekasi Terancam Pembinaan

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • print Cetak

BEKASI – Wali Kota Bekasi menegaskan penegakan disiplin aparatur sipil negara (ASN) tidak hanya menjadi tanggung jawab pegawai yang melakukan pelanggaran. Atasan langsung juga dapat dikenai pembinaan apabila terbukti lalai menjalankan kewajiban pengawasan dan tidak menindaklanjuti dugaan pelanggaran sesuai ketentuan.

Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi bersama pihak terkait pada Rabu (12/8/2026). Pertemuan itu membahas surat teguran Wali Kota Bekasi kepada Kepala Satpol PP Kota Bekasi Dr. Nesan Sujana, S.T., M.T., CGCAE, terkait pelaksanaan penegakan disiplin pegawai.

Sekretaris Satpol PP Kota Bekasi, Dra. Amsiyah, M.Si., didampingi Kepala Subbagian Kepegawaian Satpol PP Kota Bekasi Cahya Sunaryas, S.Sos., M.Si., menjelaskan kewajiban atasan langsung dalam menangani dugaan pelanggaran disiplin ASN.

Menurut Amsiyah, setiap pimpinan memiliki tanggung jawab untuk memastikan bawahannya menjalankan kewajiban kedinasan sesuai aturan. Karena itu, dugaan pelanggaran tidak boleh dibiarkan tanpa pemeriksaan dan tindak lanjut.

“Bapak dan Ibu sudah membaca suratnya, ya? Surat dari Wali Kota Bekasi tentang penegakan disiplin pegawai,” ujar Amsiyah dalam pertemuan tersebut.

Ia menegaskan, apabila terdapat ASN yang diduga melakukan pelanggaran disiplin, atasan langsung harus mengambil langkah sesuai mekanisme yang berlaku. Proses tersebut antara lain mencakup pemanggilan, pemeriksaan, hingga penjatuhan tindakan disiplin apabila pelanggaran terbukti.

“Segera melakukan pemanggilan, pemeriksaan, dan penjatuhan disiplin,” kata Amsiyah.

Penekanan terhadap peran atasan tersebut menunjukkan bahwa pengawasan internal menjadi bagian penting dalam penerapan disiplin ASN. Pimpinan tidak cukup hanya mengetahui adanya persoalan, tetapi juga dituntut memastikan setiap dugaan pelanggaran diproses sesuai ketentuan.

Dalam konteks itu, kelalaian atasan dalam menjalankan kewajiban pengawasan juga menjadi perhatian. Atasan langsung dapat memperoleh pembinaan apabila terbukti tidak menjalankan kewajibannya dalam mengawasi serta menindaklanjuti pelanggaran disiplin bawahannya.

Pilihan Editor :  RS Ananda Tambun Selatan Klarifikasi Soal Klaim Kematian Pekerja di SPBU 34-17120

Kebijakan tersebut sekaligus menempatkan pimpinan sebagai bagian dari mekanisme pengendalian disiplin di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Dengan demikian, tanggung jawab kedisiplinan tidak berhenti pada individu ASN yang diduga melakukan pelanggaran.

Pengawasan Pimpinan Jadi Sorotan

Pertemuan jajaran Satpol PP Kota Bekasi juga menjadi forum untuk menyamakan pemahaman mengenai penerapan disiplin ASN. Sejumlah persoalan kedisiplinan di lingkungan organisasi dibahas dalam kerangka penguatan pengawasan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Kota Bekasi mengingatkan para pimpinan perangkat daerah agar menjalankan fungsi pengawasan secara aktif. Setiap dugaan pelanggaran harus ditangani melalui prosedur yang tepat sehingga keputusan pembinaan maupun pemberian sanksi memiliki dasar yang jelas.

Penegakan disiplin juga tidak dapat dilakukan secara serampangan. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan fakta dan memberikan kesempatan kepada ASN yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan sebelum keputusan diambil sesuai mekanisme yang berlaku.

Pendekatan tersebut penting untuk menjaga keseimbangan antara ketegasan dalam penegakan disiplin dan perlindungan terhadap hak ASN. Tindakan administratif harus didasarkan pada fakta, prosedur, dan ketentuan peraturan perundang-undangan, bukan semata-mata penilaian subjektif pimpinan.

Bagi Satpol PP, persoalan disiplin memiliki relevansi langsung dengan pelaksanaan tugas sebagai perangkat daerah yang menjalankan fungsi penegakan peraturan daerah, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat. Karena itu, konsistensi aparatur dalam menjalankan tugas menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Pemerintah Kota Bekasi pada akhirnya meminta seluruh pimpinan di lingkungan kerja tidak mengabaikan dugaan pelanggaran disiplin. Pembinaan dan penegakan aturan harus dilakukan secara proporsional, terukur, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Penegasan tersebut juga menjadi pengingat bahwa kewenangan sebagai pimpinan berjalan beriringan dengan tanggung jawab pengawasan. Ketika pelanggaran terjadi, atasan tidak hanya dituntut mengetahui persoalan, tetapi juga memastikan proses penanganannya berjalan sesuai aturan.

Pilihan Editor :  Jelang PSU Serang, Dua Pelaku Politik Uang Ditangkap Gakkumdu

Dengan mekanisme tersebut, penegakan disiplin ASN diharapkan tidak berhenti sebagai tindakan administratif terhadap individu pelanggar, tetapi menjadi bagian dari pembenahan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah Kota Bekasi menilai disiplin aparatur merupakan salah satu fondasi profesionalitas birokrasi. Pengawasan yang berjalan efektif diharapkan dapat mencegah pembiaran terhadap pelanggaran sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung secara optimal.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Berita Untuk Anda

  • TMMD Kodim 1506/Namlea Bangun Drainase Raksasa 315 Meter

    TMMD Kodim 1506/Namlea Bangun Drainase Raksasa 315 Meter

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Buru Selatan, 25 Juli 2025 — Warga Desa Waenono, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, kini boleh bernapas lega. Harapan mereka terbebas dari banjir musiman segera terwujud setelah Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1506/Namlea bersama masyarakat setempat membangun drainase atau reol raksasa sepanjang 315,10 meter dengan tinggi 2,5 meter. Drainase ini menjadi jawaban […]

  • Dansat Brimob Polda Metro Jaya berikan Penghargaan kepada Anggota Berprestasi

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya berikan Penghargaan kepada Anggota Berprestasi

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Brimob Polda Metro Jaya menggelar Apel Satuan dalam rangka pemberian penghargaan kepada personel berprestasi yang berhasil mengharumkan nama satuan melalui pencapaian di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Satuan Brimob Polda Metro Jaya ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., serta […]

  • Bakamla RI dan Satgas TNI Gagalkan Pengiriman Gelap 25 Pekerja Migran ke Malaysia

    Bakamla RI dan Satgas TNI Gagalkan Pengiriman Gelap 25 Pekerja Migran ke Malaysia

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Nunukan, Kalimantan Utara – Dalam sebuah operasi senyap yang berlangsung sejak sore hari, Tim Gabungan Bakamla RI dan Satgas TNI berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 25 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) nonprosedural ke Malaysia melalui jalur laut. Aksi ini terjadi pada Kamis dini hari (15/5/2025), di atas KM Bukit Siguntang yang sandar di Pelabuhan Tunon Taka, […]

  • Binpers Komando Lanal Nias Perkuat Disiplin dan Citra Prajurit

    Binpers Komando Lanal Nias Perkuat Disiplin dan Citra Prajurit

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Nias – Lanal Nias menggelar Pembinaan Personel Fungsi Komando di Ruang Bima Mako Lanal Nias, Teluk Dalam, Nias Selatan, Kamis (5/2/2026). Melalui kegiatan ini, komando memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan disiplin seluruh prajurit. Danunit Intel hadir sebagai pemapar utama dan menekankan pentingnya pengamanan internal serta kesadaran dampak setiap tindakan di masyarakat. Ia menegaskan […]

  • Kodaeral X Gelar LDD Mengemudi, Bekali Personel dengan Keterampilan dan Disiplin di Jalan Raya

    Kodaeral X Gelar LDD Mengemudi, Bekali Personel dengan Keterampilan dan Disiplin di Jalan Raya

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Jayapura — Deru semangat terdengar di Aula Mako Kodaeral X Jayapura, Kamis (23/10/2025). Sebanyak 20 personel militer dan PNS Kodaeral X antusias mengikuti Latihan Dalam Dinas (LDD) Mengemudi, sebuah program pembinaan yang digagas untuk meningkatkan kemampuan teknis dan kedisiplinan berkendara di lingkungan TNI Angkatan Laut. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Komandan Kodaeral […]

  • Koops TNI Habema Tindak Tokoh OPM Jeki Murib di Puncak, Operasi Diklaim Terukur

    Koops TNI Habema Tindak Tokoh OPM Jeki Murib di Puncak, Operasi Diklaim Terukur

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak, Papua Tengah, 20 April 2026 – Koops TNI Habema melaporkan penindakan terhadap Jeki Murib, yang disebut sebagai tokoh penting OPM Kodap XVIII/Ilaga, di Distrik Omukia. Operasi berlangsung di Kampung Pinapa, kemudian aparat melakukan langkah penegakan keamanan terhadap sosok yang diduga terlibat berbagai aksi kekerasan bersenjata. Koops TNI Habema menyebut Jeki Murib sebagai Danops Kepala […]

expand_less