Jumat, 23 Okt 2026
Beranda » FOTO » 500 Pemuda Hadiri Deklarasi GPPN, Dorong Kolaborasi dan Kebinekaan

500 Pemuda Hadiri Deklarasi GPPN, Dorong Kolaborasi dan Kebinekaan

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Sekitar 500 pengurus dan perwakilan wilayah Generasi Pemuda Presisi Nusantara (GPPN) menghadiri Deklarasi Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Park Hotel, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan program kepemudaan yang mencakup pengabdian masyarakat, literasi, kebangsaan, pendidikan, kreativitas, pemberdayaan, dan penguatan jejaring pemuda di berbagai daerah.

Kegiatan mengusung tema “Pemuda Bergerak, Presisi Mengabdi, Bersatu Jaga Nusantara”.

Koordinator Nasional GPPN, Nasky Putra Tandjung, mengatakan keberagaman Indonesia merupakan modal penting untuk membangun kolaborasi antarpemuda.

“Generasi Pemuda Presisi Nusantara ingin membangun ruang bersama bagi pemuda untuk bergerak, belajar, berkolaborasi, dan mengabdi. Perbedaan suku, agama, ras, budaya, dan daerah harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan, bukan menjadi alasan untuk terpecah,” kata Nasky dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Menurut dia, ruang kepemudaan perlu dikembangkan sebagai tempat bertukar gagasan sekaligus mendorong kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

GPPN menempatkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), demokrasi, nilai Presisi, dan semangat kebangsaan sebagai bagian dari nilai yang dibawa dalam gerakan organisasi.

“Pemuda memiliki posisi strategis dalam merawat kebinekaan dan memperkuat persatuan. Karena itu, ruang kepemudaan harus dibangun sebagai ruang dialog, kolaborasi, edukasi, dan pengabdian, bukan ruang yang memperbesar perbedaan,” ujarnya.

Dari Deklarasi ke Program Nyata

Rakernas GPPN diarahkan untuk menghasilkan program yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.

Sejumlah agenda yang dibahas meliputi penguatan karakter, pengabdian sosial, literasi demokrasi dan kebangsaan, kepemimpinan, literasi digital, serta pemberdayaan pemuda.

Nasky menegaskan kegiatan organisasi tidak boleh berhenti pada deklarasi dan seremoni.

“Kami ingin gerakan pemuda tidak berhenti pada deklarasi atau seremoni. Semangat deklarasi harus diterjemahkan menjadi kerja nyata melalui kegiatan sosial, edukasi, literasi, pengembangan kapasitas, pemberdayaan, dan kolaborasi,” katanya.

Program pengabdian masyarakat nantinya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah, termasuk kegiatan sosial dan kemanusiaan.

GPPN juga mendorong terbentuknya generasi muda yang memiliki integritas, tanggung jawab, kepedulian sosial, kemampuan kepemimpinan, serta kesadaran terhadap kehidupan demokrasi dan kebangsaan.

Pilihan Editor :  Jakarta Uji Coba CFN Usai HUT Ke 498, Komitmen Turunkan Emisi

Perkembangan ruang digital turut menjadi perhatian dalam agenda organisasi.

GPPN mendorong pemuda menggunakan teknologi dan media sosial secara bertanggung jawab, termasuk dengan meningkatkan kemampuan memilah informasi dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

“Pemuda harus memiliki kemampuan untuk memilah informasi, menghargai perbedaan pandangan, mengedepankan dialog, dan menggunakan ruang digital secara bertanggung jawab. Literasi menjadi bagian penting dalam penguatan kualitas generasi muda,” jelas Nasky.

Literasi yang didorong GPPN tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga mencakup kebangsaan, demokrasi, hukum, sosial, budaya, dan kepemudaan.

Ruang digital diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, kreativitas, produktivitas, komunikasi publik, serta penyebaran informasi yang bermanfaat.

GPPN Satu Nusantara

Selain menyusun program kerja, GPPN mulai membangun jejaring kepemudaan melalui konsep GPPN Satu Nusantara.

Pengembangan jejaring direncanakan secara bertahap mulai tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan atau komunitas.

Pelaksanaannya disebut tetap mempertimbangkan ketentuan hukum, tata kelola organisasi, serta kesiapan sumber daya di masing-masing wilayah.

Nasky mengatakan GPPN Satu Nusantara tidak semata-mata diarahkan untuk memperluas struktur organisasi.

“GPPN Satu Nusantara bukan sekadar tentang membangun struktur organisasi, tetapi membangun jejaring kolaborasi pemuda dari berbagai daerah agar dapat saling menguatkan dan memberikan kontribusi sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Melalui jejaring tersebut, pemuda dari berbagai daerah diharapkan dapat bertukar pengalaman, mengembangkan gagasan, serta menjalankan kegiatan sesuai persoalan di wilayah masing-masing.

GPPN memperkenalkan empat ruang utama gerakan, yakni Pemuda Bergerak, Presisi Mengabdi, Literasi Nusantara, dan Pemuda Bersatu Jaga Nusantara.

Pemuda Bergerak diarahkan sebagai ruang bagi kegiatan sosial, kerelawanan, kreativitas, dan partisipasi pemuda.

Presisi Mengabdi membawa semangat Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan dalam kegiatan pengabdian, sekaligus mendorong integritas, profesionalisme, gotong royong, dan kepedulian sosial.

Literasi Nusantara berfokus pada pendidikan dan literasi mengenai kebangsaan, demokrasi, hukum, sosial, digital, budaya, dan kepemudaan.

Sementara Pemuda Bersatu Jaga Nusantara diarahkan untuk memperkuat kebinekaan, dialog lintas komunitas, pelestarian budaya, kewirausahaan, ekonomi kreatif, peningkatan keterampilan, dan pemberdayaan pemuda.

Nilai Presisi dan Persiapan Menuju 2045

Nasky menjelaskan nilai Presisi juga digunakan sebagai salah satu perspektif dalam membangun budaya organisasi GPPN.

Pilihan Editor :  PWI Bekasi Raya Audiensi dengan Lapas Bulak Kapal: Dorong Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan dimaknai sebagai dorongan agar organisasi mampu memahami persoalan, merespons kebutuhan masyarakat secara bertanggung jawab, serta menjaga keterbukaan dan akuntabilitas.

“Bagi kami, nilai Presisi bukan sekadar istilah, tetapi semangat untuk membangun budaya pengabdian yang mampu membaca persoalan, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan keadilan,” jelasnya.

Nasky, yang disebut sebagai penulis buku Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat, mengatakan semangat tersebut dapat diterapkan dalam berbagai bentuk kegiatan kepemudaan.

Ia juga menyampaikan perhatian terhadap pelayanan publik, keamanan, ketertiban masyarakat, serta penguatan kepercayaan publik melalui kerja kelembagaan yang profesional dan bertanggung jawab.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Nasky turut menyampaikan doa untuk Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Ia berharap Kapolri diberikan kesehatan, kekuatan, keselamatan, keberkahan, umur panjang dalam kebaikan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Kami mendoakan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, keselamatan, keberkahan, umur yang panjang dalam kebaikan, serta kelancaran kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dalam menjalankan amanah dan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutur Nasky.

Di sisi lain, GPPN mengaitkan penguatan kapasitas pemuda dengan persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Nasky, generasi muda perlu dibekali karakter kebangsaan sekaligus kemampuan menghadapi perubahan sosial, ekonomi, teknologi, dan lingkungan strategis.

“Menuju Indonesia Emas 2045, generasi muda harus dipersiapkan bukan hanya sebagai penerima estafet kepemimpinan, tetapi sebagai generasi yang sejak sekarang mampu berkontribusi melalui pendidikan, inovasi, kewirausahaan, kegiatan sosial, literasi, teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

GPPN membuka ruang kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mengembangkan program yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Deklarasi Nasional dan Rakernas di Jakarta menjadi titik awal konsolidasi organisasi, penyusunan program kerja, sekaligus penguatan jejaring GPPN di sejumlah wilayah.

Nasky berharap agenda tersebut berlanjut melalui kegiatan yang lebih konkret di tengah masyarakat.

Pilihan Editor :  560 Narapidana di Rutan Salemba Terima Remisi, 14 Orang Langsung Bebas

“Kami ingin Deklarasi Nasional dan Rapat Kerja Nasional GPPN menjadi titik awal dari gerakan nyata. Pemuda harus mampu hadir di tengah masyarakat, menjaga persatuan, menghormati demokrasi, merawat kebinekaan, dan memberikan kontribusi sesuai kapasitas masing-masing,” katanya.

Semangat tersebut dirangkum GPPN melalui jargon “Pemuda Bergerak, Presisi Mengabdi, Bersatu Jaga Nusantara”.

“Dari pemuda, untuk masyarakat, untuk persatuan Indonesia, dan untuk masa depan Nusantara,” pungkas Nasky.

FAQ Deklarasi Nasional dan Rakernas GPPN

Apa yang dibahas dalam Deklarasi Nasional dan Rakernas GPPN?

Deklarasi Nasional dan Rakernas GPPN membahas konsolidasi organisasi serta penyusunan program kepemudaan yang mencakup pengabdian masyarakat, literasi, kebangsaan, pendidikan, kreativitas, pemberdayaan, dan penguatan jejaring pemuda di berbagai daerah.

Berapa pemuda yang menghadiri Deklarasi Nasional dan Rakernas GPPN?

Sekitar 500 pengurus dan perwakilan wilayah GPPN menghadiri Deklarasi Nasional dan Rakernas yang digelar di Park Hotel, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Apa tema Deklarasi Nasional dan Rakernas GPPN?

Deklarasi Nasional dan Rakernas GPPN mengusung tema “Pemuda Bergerak, Presisi Mengabdi, Bersatu Jaga Nusantara”.

Apa yang dimaksud GPPN Satu Nusantara?

GPPN Satu Nusantara merupakan konsep pengembangan jejaring kepemudaan yang direncanakan secara bertahap mulai tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan atau komunitas.

Apa saja empat ruang utama gerakan GPPN?

Empat ruang utama gerakan GPPN adalah Pemuda Bergerak, Presisi Mengabdi, Literasi Nusantara, dan Pemuda Bersatu Jaga Nusantara.

Apa yang menjadi perhatian GPPN dalam literasi digital?

GPPN mendorong pemuda menggunakan teknologi dan media sosial secara bertanggung jawab, termasuk memiliki kemampuan memilah informasi, menghargai perbedaan pandangan, mengedepankan dialog, serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Apa makna nilai Presisi dalam kegiatan GPPN?

Nilai Presisi dalam kegiatan GPPN dimaknai sebagai dorongan agar organisasi mampu memahami persoalan, merespons kebutuhan masyarakat secara bertanggung jawab, serta menjaga keterbukaan dan akuntabilitas.

Apa tujuan GPPN menyiapkan pemuda menuju Indonesia Emas 2045?

GPPN mengaitkan penguatan kapasitas pemuda dengan persiapan menuju Indonesia Emas 2045 melalui penguatan karakter kebangsaan serta kemampuan menghadapi perubahan sosial, ekonomi, teknologi, dan lingkungan strategis.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • TNI Kawal Penuh Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Bangsa

    TNI Kawal Penuh Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Bangsa

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Agustus 2025 – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan komitmen penuh dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam pidato kenegaraan pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Jumat (15/8/2025), Presiden menekankan bahwa Program MBG adalah investasi strategis untuk memperkuat ketahanan nasional yang berawal […]

  • Rakernas dan HUT ke-4 YLBH GKI Meriahkan Hari Kemerdekaan di Sentul Bogor

    Rakernas dan HUT ke-4 YLBH GKI Meriahkan Hari Kemerdekaan di Sentul Bogor

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Kami berharap semua anggota YLBH GKI bisa berpartisipasi dalam Rakernas dan HUT ke-4 ini,

  • Danlanal Dumai Lantik Majelis Pembimbing dan Pimpinan Saka Bahari Kabupaten Siak

    Danlanal Dumai Lantik Majelis Pembimbing dan Pimpinan Saka Bahari Kabupaten Siak

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Siak – Semangat pembinaan generasi muda berbasis kebaharian kembali diteguhkan oleh TNI Angkatan Laut. Bertempat di Aula Datuk Empat Suku Rumah Rakyat Kediaman Bupati Siak, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., melantik Pengurus Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Karya (Saka) Bahari Kwartir Cabang 09 Siak masa […]

  • Kodim 1710/Mimika dan Polres Mimika Kompak Gelar Patroli Gabungan

    Kodim 1710/Mimika dan Polres Mimika Kompak Gelar Patroli Gabungan

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Suasana malam di Mimika terasa lebih tenang dan aman. Itu semua berkat kehadiran aparat gabungan dari Kodim 1710/Mimika dan Polres Mimika yang melaksanakan patroli bersama, Selasa malam (15/7), menyusuri titik-titik rawan di wilayah strategis Mimika. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas keamanan, tetapi wujud nyata dari sinergitas TNI-Polri dalam merawat stabilitas dan menjamin kenyamanan […]

  • Prajurit Hiu Perkasa Turun Gunung di Depok! Bareng Warga Bangun Desa Lewat TMMD ke-124

    Prajurit Hiu Perkasa Turun Gunung di Depok! Bareng Warga Bangun Desa Lewat TMMD ke-124

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Depok – Bukan cuma jago di laut dan latihan tempur, prajurit Hiu Perkasa dari TNI AL juga punya hati sebesar samudra. Dalam misi penuh makna, mereka terjun langsung ke Desa Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, bergabung bareng Kodim 0508/Depok dalam program TMMD ke-124. Nggak tanggung-tanggung, jalan-jalan lingkungan, saluran air, sampai fasilitas umum lainnya jadi sasaran […]

  • Aksi Hijau Nasional 2026, PTPN IV PalmCo Libatkan Ribuan Warga dan Karyawan Jaga Lingkungan

    Aksi Hijau Nasional 2026, PTPN IV PalmCo Libatkan Ribuan Warga dan Karyawan Jaga Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Juni 2026 — PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menggelar aksi lingkungan serentak lintas daerah memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Perusahaan mengerahkan ribuan karyawan bersama masyarakat dalam kegiatan pembersihan fasilitas umum, normalisasi sungai, pengelolaan sampah, serta penanaman pohon. Kegiatan berlangsung di wilayah operasional Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Aceh sebagai bagian implementasi prinsip Environmental, […]

expand_less