Jumat, 9 Okt 2026
Beranda » ADVERTORIAL » Terjerat Pinjaman Online, IRT di Bekasi Temukan Jalan Keluar Lewat Bantuan Hukum

Terjerat Pinjaman Online, IRT di Bekasi Temukan Jalan Keluar Lewat Bantuan Hukum

  • account_circle Tama
  • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
  • print Cetak

Bekasi – Rina (bukan nama sebenarnya), seorang ibu rumah tangga asal Bekasi Timur, tak pernah menyangka hidupnya akan berubah drastis dalam waktu singkat.

Tekanan ekonomi yang mendadak datang akibat kecelakaan yang dialami suaminya membuat Rina mengambil jalan yang kelak memberinya banyak pelajaran hidup: meminjam uang melalui aplikasi pinjaman online (pinjol).

Kisah Rina bermula pada awal tahun 2024, saat suaminya mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan ia harus berhenti bekerja untuk waktu yang cukup lama.

Sebagai tulang punggung keluarga, ketidakhadiran sang suami dalam memenuhi kebutuhan ekonomi membuat Rina terpaksa mengambil alih peran pencari nafkah.

Awalnya, Rina mencoba mengandalkan usaha kecil-kecilan berjualan online yang sudah lama ia tekuni secara sampingan.

Namun, pendapatan dari usaha tersebut tidak mencukupi kebutuhan rumah tangga sehari-hari, terlebih harus membiayai pengobatan sang suami.

Dalam kondisi terdesak, Rina memutuskan untuk mengajukan pinjaman dari beberapa aplikasi pinjol yang kala itu menawarkan proses cepat tanpa jaminan.

Ia tak menyangka bahwa keputusan ini akan menjadi titik awal masalah baru yang lebih besar.

Tanpa pemahaman yang cukup mengenai bunga dan denda keterlambatan pembayaran, Rina terjebak dalam skema pinjaman berbunga tinggi yang terus membengkak.

Tak hanya satu aplikasi, Rina mengajukan pinjaman ke beberapa platform sekaligus demi menutupi pinjaman sebelumnya, fenomena yang kerap disebut sebagai “gali lubang, tutup lubang.”

Dalam waktu singkat, total utangnya melonjak tajam hingga mencapai angka yang tak sanggup ia bayarkan.

Dalam rentang waktu tersebut, Rina mengalami tekanan psikologis yang berat.

Setiap hari, ia menerima puluhan pesan dan panggilan dari pihak penagih hutang (debt collector), tidak hanya ke nomor pribadinya, tetapi juga ke nomor kerabat dan teman-temannya.

Pilihan Editor :  Membongkar Istilah Konsorsium dan Humas dalam Kasus Jaringan Judi Online di Semarang

“Rasanya seperti dikejar-kejar terus. Bahkan ada yang mengancam akan menyebarkan data pribadi saya ke media sosial kalau tidak segera membayar,” ujar Rina.

Maraknya layanan pinjaman online ilegal maupun legal dengan sistem bunga tinggi dan penagihan yang tidak beretika menjadi salah satu faktor utama mengapa banyak masyarakat, terutama perempuan di sektor informal, menjadi korban.

Minimnya literasi keuangan, ditambah tekanan ekonomi, sering kali membuat masyarakat tidak memiliki banyak pilihan selain meminjam uang secara cepat tanpa mempertimbangkan konsekuensinya.

Dalam banyak kasus, pinjol juga kerap melakukan pelanggaran hukum dengan menyalahgunakan data pribadi peminjam, melakukan intimidasi, serta mencemarkan nama baik melalui penyebaran informasi yang tidak semestinya.

Harapan dan Solusi

Di tengah keputusasaan, Rina mendapat saran dari seorang teman untuk mencari bantuan hukum.

Ia lalu menghubungi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Garuda Kencana Indonesia (YLBHGKI) yang berkantor di Jl. Kusuma Utara X No. 3, Duren Jaya, Bekasi Timur.

Melalui pendampingan hukum yang diberikan oleh LBH, Rina mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang hak-haknya sebagai konsumen dan korban.

Tim hukum LBH pun melakukan kajian terhadap perjanjian pinjaman dan cara penagihan yang dilakukan oleh pihak pinjol.

“Kami menemukan adanya indikasi pelanggaran terhadap ketentuan perlindungan konsumen serta penyalahgunaan data pribadi,” ujar perwakilan dari LBH Garuda Kencana Indonesia.

“Kami membantu korban untuk menyampaikan pengaduan kepada otoritas terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kominfo.”

Berkat langkah hukum yang tepat, beberapa akun pinjaman Rina berhasil dibekukan, dan proses penagihan yang tidak beretika dihentikan.

Rina juga mendapatkan pendampingan dalam proses pelaporan kepada pihak kepolisian atas tindakan intimidasi yang dilakukan oleh debt collector.

Kini, setelah melewati masa sulit tersebut, Rina ingin berbagi pengalamannya agar masyarakat lain tidak mengalami hal yang sama.

Pilihan Editor :  Sejarah dan Dinamika THR: Dari Persekot PNS hingga Ojol 2026

Ia berharap kisahnya bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang, khususnya bagi para ibu rumah tangga yang sering menjadi sasaran empuk aplikasi pinjaman online.

“Kalau menghadapi masalah hukum seperti ini, jangan diam. Cari bantuan dari lembaga hukum yang bisa dipercaya. Jangan takut untuk melawan kalau memang kita berada di pihak yang benar,” pesan Rina.

LBH Garuda Kencana Indonesia pun terus membuka layanan konsultasi hukum gratis bagi masyarakat yang mengalami kasus serupa, terutama yang berkaitan dengan pinjaman online, perdata, hingga pelanggaran hak-hak konsumen.

Bagi masyarakat Kota Bekasi dan sekitarnya yang menghadapi masalah serupa atau bentuk persoalan hukum lainnya, dapat menghubungi:

Layanan ini hadir sebagai bentuk komitmen LBH untuk mendampingi masyarakat dalam mendapatkan keadilan hukum, terutama mereka yang berasal dari kalangan ekonomi lemah.**/Ad


Seluruh informasi hukum yang ada di situs gensa.club disiapkan semata – mata untuk tujuan edukasi dan bersifat umum (lihat Pernyataan Penyangkalan selengkapnya).

Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap permasalahan hubungan industrial atau seputar perkara ketenagakerjaan, atau Permasalahan Hukum Pidana dan Perdata lainnya.

Silahkan menghubungi Whatsapp/Seluler atau kunjungi YLBH Garuda Kencana Cabang Kota Bekasi untuk pendampingan hukum.


Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Panglima TNI Dampingi Menhan RI Beri Arahan Kepada 44 Kadet Palestina di Unhan

    Panglima TNI Dampingi Menhan RI Beri Arahan Kepada 44 Kadet Palestina di Unhan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 September 2025 – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI, Bapak Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan arahan kepada 44 Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) asal Palestina. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bhineka Tunggal Ika, Gedung Sudirman, Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025). Dalam arahannya, Menhan RI menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus […]

  • Personel Brimob Yon C Pelopor Raih Prestasi di Kejuaraan Karate Kemenpora 2025

    Personel Brimob Yon C Pelopor Raih Prestasi di Kejuaraan Karate Kemenpora 2025

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran Satuan Brimob Polda Metro Jaya. Dua personel Batalyon C Pelopor berhasil meraih medali emas dan perak dalam ajang Kejuaraan Karate Senkaido Cup Piala Kemenpora Tahun 2025 yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 17–19 Oktober 2025. Dalam kejuaraan bergengsi tingkat nasional tersebut, Bripda Mohammad Fathir […]

  • Wawali Bekasi Hadiri Groundbreaking Ponpes Yasfi 3

    Wawali Bekasi Hadiri Groundbreaking Ponpes Yasfi 3

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Yasfi 3, Minggu (25/1/2026). Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmen memperkuat pendidikan keagamaan sebagai fondasi pembentukan generasi berkarakter. Pembangunan Ponpes Yasfi 3 menandai langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan berbasis keimanan dan keilmuan di Kota […]

  • TNI–Polri Perketat Keamanan Puncak Jaya Lewat Patroli Gabungan

    TNI–Polri Perketat Keamanan Puncak Jaya Lewat Patroli Gabungan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya – Menjelang 1 Desember 2025, aparat TNI dan Polri di Kabupaten Puncak Jaya meningkatkan kesiapsiagaan dengan menggelar patroli gabungan skala besar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat. Patroli yang berlangsung Minggu (30/11/2025) ini dipusatkan di Kota Mulia serta sejumlah titik strategis lainnya. Kegiatan diawali apel […]

  • Taruna TNI-Polri Bergerak ke Aceh, Latsitarda Nusantara XLVI/2026 Resmi Dimulai

    Taruna TNI-Polri Bergerak ke Aceh, Latsitarda Nusantara XLVI/2026 Resmi Dimulai

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Januari 2026 — Komandan Jenderal Akademi TNI Letnan Jenderal TNI Sidharta Wisnu Graha mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto secara langsung membuka sekaligus memberangkatkan Satuan Tugas Taruna Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLVI Tahun 2026 menuju Provinsi Aceh di Dermaga Samudera II Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/01/2026). Melalui kegiatan […]

  • Lantamal I dan KSOP Belawan Kolaborasi Lagi: Ayo Jaga Laut Bareng-bareng!

    Lantamal I dan KSOP Belawan Kolaborasi Lagi: Ayo Jaga Laut Bareng-bareng!

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan — Ada yang adem dan penuh semangat di markas Lantamal I, Selasa pagi (3/6/2025). Kepala KSOP Utama Belawan yang baru, Mukhlish Tohepaly, mampir silaturahmi ke rumah para penjaga laut, dan disambut langsung oleh Danlantamal I, Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba. Bukan sekadar basa-basi, pertemuan ini jadi momen penting buat memperkuat kerja sama antara dua […]

expand_less