Minggu, 1 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Politik » Susi Pudjiastuti Soroti Polemik Pulau Gag, Bahlil Lahadalia Didesak Beri Penjelasan

Susi Pudjiastuti Soroti Polemik Pulau Gag, Bahlil Lahadalia Didesak Beri Penjelasan

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Politik – Polemik terkait pengelolaan Pulau Gag, Papua Barat, kembali mencuat ke permukaan publik setelah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menyampaikan kritik terbuka melalui media sosial.

Dalam pernyataannya, Susi menyoroti keputusan pemerintah yang dinilai membuka ruang bagi eksploitasi sumber daya alam di kawasan konservasi laut tersebut.

Pulau Gag, yang terletak di Kepulauan Raja Ampat, dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan hayati laut yang sangat tinggi.

Pulau ini termasuk dalam kawasan konservasi dan memiliki nilai ekologis penting, baik bagi masyarakat lokal maupun dunia internasional.

Oleh karena itu, berbagai kebijakan yang menyangkut pemanfaatan sumber daya alam di wilayah ini kerap menjadi sorotan publik, terutama dari kalangan aktivis lingkungan dan akademisi.

Susi Pudjiastuti, melalui akun media sosialnya, menanggapi kabar terbaru yang menyebutkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Investasi membuka peluang eksplorasi tambang di Pulau Gag.

Ia menyatakan keprihatinannya atas keputusan tersebut dan meminta agar pemerintah, khususnya Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

“Pulau Gag itu termasuk wilayah konservasi laut. Mengapa dibuka untuk pertambangan? Apakah sudah dikaji dampaknya secara ekologis? Bagaimana dengan keberlangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat adat di sana?” tulis Susi dalam cuitannya yang kemudian viral.

Bahlil Lahadalia Membantah Klaim Eksploitasi Sepihak

Menanggapi kritik tersebut, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, memberikan pernyataan resmi.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam di Pulau Gag dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk perlindungan lingkungan dan keberlangsungan sosial.

Bahlil menegaskan bahwa keputusan pemerintah tidak serta-merta membuka tambang tanpa kajian.

Menurutnya, kegiatan pertambangan yang direncanakan berada di luar zona inti konservasi dan dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga :  Latu Har Hary Dorong Dana Hibah Kota Bekasi Lebih Tepat Sasaran

“Kami tidak mungkin memberikan izin jika itu akan merusak lingkungan atau melanggar hukum. Semua proses dilakukan melalui kajian yang mendalam, melibatkan kementerian teknis seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta.

Kontroversi mengenai Pulau Gag menunjukkan ketegangan yang terus berlangsung antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Di satu sisi, pemerintah berupaya meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi, terutama di kawasan timur Indonesia.

Namun, di sisi lain, masyarakat sipil dan tokoh-tokoh seperti Susi Pudjiastuti mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak mengorbankan kelestarian alam dan hak-hak masyarakat adat.

Pulau Gag sebelumnya pernah menjadi lokasi kegiatan tambang nikel oleh perusahaan asing.

Namun, operasional tambang tersebut sempat dihentikan karena pertimbangan lingkungan dan konflik dengan masyarakat lokal.

Kini, rencana untuk membuka kembali kawasan tersebut menuai pro dan kontra.

Aktivis lingkungan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Papua menyatakan bahwa pembukaan tambang di Pulau Gag bisa memicu degradasi ekosistem laut yang parah.

Mereka juga mempertanyakan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan.

“Kami mendesak pemerintah untuk melakukan konsultasi publik yang terbuka dan melibatkan masyarakat adat. Pulau Gag bukan hanya soal investasi, tapi juga soal warisan ekologis dunia,” ujar Direktur WALHI Papua dalam keterangan pers.

Pakar lingkungan dari Universitas Papua, Dr. Yohanis Karel, menilai bahwa setiap kebijakan di wilayah sensitif seperti Pulau Gag harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian.

Ia menyarankan agar pemerintah membentuk tim independen untuk mengkaji potensi dampak dari setiap proyek investasi di kawasan tersebut.

“Keputusan terkait kawasan konservasi tidak boleh hanya berdasarkan pendekatan ekonomi. Harus ada keseimbangan antara pertumbuhan dan pelestarian,” jelas Yohanis.

Baca juga :  Indonesia Longgarkan Batas Kepemilikan Asing Perusahaan AS

Polemik Pulau Gag antara Susi Pudjiastuti dan Bahlil Lahadalia mencerminkan pentingnya keterbukaan informasi dan dialog antara pemerintah, masyarakat, serta tokoh publik.

Diperlukan transparansi dan itikad baik dari semua pihak untuk memastikan bahwa pembangunan tidak dilakukan dengan mengorbankan lingkungan yang bernilai tinggi seperti Pulau Gag.**/Red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Kodim 0506 Tangerang Perkuat Keamanan Lewat Patroli Terpadu 3 Pilar

    Kodim 0506 Tangerang Perkuat Keamanan Lewat Patroli Terpadu 3 Pilar

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Kodim 0506/Tangerang menggelar Patroli Kesiapsiagaan bersama unsur Tiga Pilar dan Komponen Pendukung (Komduk) di sejumlah wilayah binaan pada Selasa malam, 4 Agustus 2026. Patroli terpadu tersebut bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meningkatkan kehadiran aparat di tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman. Kodim 0506/Tangerang melibatkan personel Koramil 03/Serpong dan Koramil […]

  • Lanal Bintan Ambil Bagian dalam Rancang Masa Depan Kabupaten Bintan

    Lanal Bintan Ambil Bagian dalam Rancang Masa Depan Kabupaten Bintan

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan – Laut tak hanya menyimpan gelombang, tapi juga harapan. Dan pada Senin (5/5/2025), harapan itu digaungkan dalam ruang ber-AC di Kantor Bupati Bintan. Di sinilah rencana besar dibahas, dan Lanal Bintan tak tinggal diam. Komandan Lanal Bintan, Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto, S.E., M.M., hadir langsung dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang […]

  • Tertib Berlalu Lintas Pomal Lanal Bintan Gelar Opsgaktib di Tanjung Uban

    Tertib Berlalu Lintas Pomal Lanal Bintan Gelar Opsgaktib di Tanjung Uban

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tanjung Uban – Suasana pagi di Jalan Imam Bonjol tampak lebih ramai dari biasanya, Senin (23/06/2025). Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lanal Bintan menggelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) untuk memastikan prajurit dan PNS TNI AL di wilayah Tanjung Uban tetap menjunjung tinggi disiplin dan tertib berlalu lintas. Operasi ini dipimpin langsung oleh Danpomal Lanal Bintan […]

  • Perkuat Keamanan Laut, Bakamla dan Konsulat AS Bahas Kerja Sama Strategis di Batam

    Perkuat Keamanan Laut, Bakamla dan Konsulat AS Bahas Kerja Sama Strategis di Batam

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Batam – Komitmen memperkuat keamanan maritim Indonesia kembali ditegaskan melalui pertemuan penting antara Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dan Konsulat Amerika Serikat di Batam. Kepala Zona Bakamla Barat, Laksma Bakamla Bambang Trijanto, menerima kunjungan kehormatan dari Konsul AS untuk Sumatera, Mr. Bernard C. Uadan, di Kantor Zona Bakamla Barat, Senin (14/4). Didampingi oleh […]

  • Bagaimana Menemukan Kebahagiaan Kerja Ketika Hidup Terasa Kacau

    Bagaimana Menemukan Kebahagiaan Kerja Ketika Hidup Terasa Kacau

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Gensa – Bagaimana menemukan kebahagiaan kerja ketika hidup terasa kacau. Hal-hal di pekerjaan Anda masih bisa terasa normal ketika dunia dan peristiwa kehidupan membuat Anda kewalahan. Gensa Club – Bagaimana Menemukan Kebahagiaan Kerja Ketika Hidup Terasa Kacau Menurut banyak berita utama yang berani hari ini, gangguan pandemi akan tetap ada. “Covid-19 tidak akan hilang. Tapi sekarang […]

  • Puspsi TNI Berikan Trauma Healing bagi Penyintas Gempa Manggarai

    Puspsi TNI Berikan Trauma Healing bagi Penyintas Gempa Manggarai

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Manggarai – Pusat Psikologi TNI bersama Kodim 1612/Manggarai dan Yonif TP 834/WM memberikan trauma healing kepada penyintas gempa bumi di Kabupaten Manggarai. Kegiatan berlangsung di Posko Pengungsian Golo Conggo, Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (12/9/2026). Pendampingan psikologis tersebut bertujuan membantu pemulihan kondisi masyarakat setelah menghadapi dampak gempa bumi. Tim Puspsi TNI memberikan pendampingan […]

expand_less