Breaking News
Trending
Beranda » Masalah Kredit » Teror Penagihan Warnai Kredit Macet, Debitur Bekasi Pilih Jalur Advokasi

Teror Penagihan Warnai Kredit Macet, Debitur Bekasi Pilih Jalur Advokasi

  • account_circle Kontributor
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Tekanan penagihan utang kembali menjadi sorotan setelah seorang debitur kendaraan bermotor di Kota Bekasi mengaku mengalami intimidasi dari oknum yang mengatasnamakan debt collector.

Debitur tersebut, sebut saja Rina (bukan nama sebenarnya), mengaku didatangi dan dihubungi secara berulang terkait tunggakan cicilan mobilnya yang telah memasuki bulan kedua.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Bekasi dalam beberapa pekan terakhir, saat kondisi usaha keluarga Rina mengalami penurunan pendapatan.

Mobil yang masih dalam status kredit tersebut merupakan kendaraan operasional yang digunakan untuk menunjang aktivitas usaha harian.

Rina menuturkan, ia tidak menolak kewajiban membayar cicilan.

Namun, keterlambatan pembayaran terjadi karena faktor ekonomi yang tidak terduga.

Di tengah upaya mencari solusi, ia justru menghadapi tekanan dari pihak yang mengaku sebagai jasa penagih dari perusahaan pembiayaan.

“Mereka datang dan mengingatkan soal tunggakan. Saya diberi tahu mobil bisa ditarik kalau tidak segera dilunasi,” ujar Rina saat dimintai keterangan.

Ia mengaku khawatir kendaraan akan dibawa secara paksa.

Rasa takut tersebut mendorongnya mencari informasi hukum melalui internet dan rekomendasi rekan.

Dari situ, Rina mengetahui adanya layanan konsultasi di YLBHGKI Kota Bekasi.

Rina kemudian mendatangi kantor YLBHGKI untuk meminta pendampingan dan penjelasan terkait hak serta kewajibannya sebagai debitur.

Ia berharap mendapatkan solusi yang proporsional tanpa harus menghadapi tekanan di lapangan.

Pemberi Bantuan Hukum (PBH) sekaligus Pengurus YLBHGKI Kota Bekasi, membenarkan adanya konsultasi dari masyarakat yang menghadapi persoalan kredit macet kendaraan.

Menurutnya, kasus seperti ini tidak jarang terjadi, terutama ketika kondisi ekonomi masyarakat melemah.

“Debitur tetap memiliki kewajiban membayar cicilan sesuai perjanjian. Namun proses penagihan juga harus sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata PBH.

Pilihan Editor :  PWI Bekasi Raya Gelar Tasyakuran: Akhiri Dualisme, Teguhkan Persatuan Wartawan

Ia menegaskan, penarikan kendaraan yang menjadi objek jaminan fidusia tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Perusahaan pembiayaan wajib mengikuti mekanisme hukum yang berlaku, termasuk prosedur eksekusi yang sah.

Menurut PBH, banyak debitur tidak memahami posisi hukumnya.

Ketidaktahuan ini kerap dimanfaatkan oleh oknum yang melakukan penagihan dengan pendekatan intimidatif.

“Kalau sudah menunggak satu sampai dua bulan, sebaiknya segera komunikasi resmi dengan pihak yang mengerti. Jangan menunggu sampai ada konflik di lapangan,” ujarnya.

PBH juga mengingatkan bahwa penyelesaian kredit macet dapat ditempuh melalui restrukturisasi atau penjadwalan ulang, sepanjang ada itikad baik dari kedua belah pihak.

Pendampingan hukum diperlukan untuk memastikan proses berjalan transparan dan tidak merugikan salah satu pihak.

Perlunya Edukasi dan Pencegahan Dini

YLBHGKI Kota Bekasi mencatat, dalam beberapa tahun terakhir, aduan terkait penagihan kendaraan bermotor masih muncul secara sporadis.

Sebagian besar berawal dari keterlambatan pembayaran akibat faktor ekonomi, bukan niat menghindari kewajiban.

PBH menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat sebelum mengambil fasilitas kredit.

Debitur harus memahami isi perjanjian, termasuk risiko wanprestasi dan konsekuensi hukum yang dapat timbul.

“Jangan panik, tapi jangan juga abai. Segera cari pendampingan hukum atau konsultasi jika ada tekanan yang dirasa tidak wajar,” katanya.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan debitur agar tidak mengabaikan kewajiban kontraktual.

Kredit merupakan perikatan hukum yang mengikat kedua belah pihak.

Keterbukaan dan komunikasi menjadi kunci untuk mencegah sengketa berlarut.

Setelah mendapatkan pendampingan dari YLBHGKI, Rina mengaku lebih memahami langkah yang harus diambil.

Ia kini tengah mengupayakan negosiasi ulang jadwal pembayaran dengan perusahaan pembiayaan, sambil berusaha memulihkan kondisi usaha.

Kasus ini menjadi gambaran bahwa persoalan kredit macet bukan semata soal ketidakmampuan bayar, tetapi juga tentang bagaimana mekanisme penagihan dijalankan secara sah dan beretika.

Pilihan Editor :  Defisit APBD Kota Bekasi Capai Rp227 Miliar, Pemkot Genjot Rasionalisasi

Perlindungan hukum bagi debitur maupun kreditur harus berjalan seimbang, tanpa intimidasi maupun pengabaian kewajiban.**/red

Catatan Redaksi:
Tulisan ini merupakan karya fiksi yang diangkat dari fenomena umum yang terjadi di masyarakat. Nama narasumber dan identitas pihak terkait telah disamarkan. Apabila terdapat kesamaan nama, tempat, atau peristiwa, hal tersebut semata-mata merupakan kebetulan dan tidak dimaksudkan untuk merujuk pada pihak tertentu.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Tags
  • Penulis: Kontributor

Berita Untuk Anda

  • Pengertian Dan Panduan Tentang AFILIASI

    Pengertian Dan Panduan Tentang AFILIASI

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Gensa Media
    • 0Komentar

    Gensa – Apa itu afiliasi? Afiliasi adalah cara menghasilkan uang dengan cara kita bergabung sebagai pemasar produk      (affiliate marketers) kepada pemilik produk ( affiliate merchant ) untuk menjualkan produknya dan kita dibayar setelah berhasil menjual produk milik affiliate merchant tersebut. Model bisnis ini merupakan model bisnis yang sangat lama dan dalam kehidupan sehari – […]

  • Ramadhan, Brimob Batalyon C Awali Pagi dengan Tadarus

    Ramadhan, Brimob Batalyon C Awali Pagi dengan Tadarus

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Fajar Ramadhan langsung menghadirkan nuansa khusyuk saat personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya memulai tadarus di Masjid Jami At-Taqwa. Kegiatan ini tidak sekadar rutinitas, karena personel memanfaatkannya untuk memperkuat iman di tengah tuntutan tugas pengamanan yang padat. Selanjutnya, Ustad Bharada Toha memimpin jalannya tadarus dan membimbing personel melantunkan ayat suci dengan tartil dan […]

  • Panglima TNI Kuatkan Keluarga Marinir Gugur

    Panglima TNI Kuatkan Keluarga Marinir Gugur

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung – Agus Subiyanto menyerahkan bantuan kepada ahli waris 23 prajurit Korps Marinir yang gugur saat latihan di Cisarua, Bandung Barat. Ia hadir di Kesatrian Hartono Marinir, Cilandak, bersama Muhammad Ali, Endi Supardi, serta Adi Hidayat. Dalam suasana haru, Panglima TNI menyampaikan duka mendalam kepada keluarga prajurit yang gugur. “Atas nama keluarga besar TNI, saya […]

  • Kapolres Pimpin Penanganan Kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok

    Kapolres Pimpin Penanganan Kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., memimpin langsung patroli dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan macet di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Ia juga berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Metro Jaya dan sejumlah stakeholder terkait untuk mengurai kemacetan yang terjadi sejak Rabu malam (16/4). Menurut Kapolres, kemacetan […]

  • Lantamal I Belawan Redam Tawuran Antar Warga, Kota Kembali Aman

    Lantamal I Belawan Redam Tawuran Antar Warga, Kota Kembali Aman

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan – Ketegangan sempat membara di Jalan Raya Stasiun Belawan, Selasa malam (6/5). Dua kelompok pemuda dari Lorong Sundari Belawan I dan Gang XIV Belawan II terlibat bentrok sengit yang dipicu dugaan aksi pelemparan rumah warga. Dalam hitungan menit, suasana berubah mencekam, dan warga sekitar pun dicekam rasa takut. Melihat situasi yang memanas dan berpotensi […]

  • Satgas TMMD Jaga Stamina Personel dan Warga di Kampung Sesor

    Satgas TMMD Jaga Stamina Personel dan Warga di Kampung Sesor

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong Selatan – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan menjaga stamina prajurit dan masyarakat melalui makan malam bersama serta pembagian vitamin di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung saat pelaksanaan TMMD memasuki hari kesembilan. Satgas mengutamakan kesehatan seluruh personel dan warga agar setiap […]

expand_less