Senin, 9 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Masalah Kredit » Teror Penagihan Warnai Kredit Macet, Debitur Bekasi Pilih Jalur Advokasi

Teror Penagihan Warnai Kredit Macet, Debitur Bekasi Pilih Jalur Advokasi

  • account_circle Kontributor
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Tekanan penagihan utang kembali menjadi sorotan setelah seorang debitur kendaraan bermotor di Kota Bekasi mengaku mengalami intimidasi dari oknum yang mengatasnamakan debt collector.

Debitur tersebut, sebut saja Rina (bukan nama sebenarnya), mengaku didatangi dan dihubungi secara berulang terkait tunggakan cicilan mobilnya yang telah memasuki bulan kedua.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Bekasi dalam beberapa pekan terakhir, saat kondisi usaha keluarga Rina mengalami penurunan pendapatan.

Mobil yang masih dalam status kredit tersebut merupakan kendaraan operasional yang digunakan untuk menunjang aktivitas usaha harian.

Rina menuturkan, ia tidak menolak kewajiban membayar cicilan.

Namun, keterlambatan pembayaran terjadi karena faktor ekonomi yang tidak terduga.

Di tengah upaya mencari solusi, ia justru menghadapi tekanan dari pihak yang mengaku sebagai jasa penagih dari perusahaan pembiayaan.

“Mereka datang dan mengingatkan soal tunggakan. Saya diberi tahu mobil bisa ditarik kalau tidak segera dilunasi,” ujar Rina saat dimintai keterangan.

Ia mengaku khawatir kendaraan akan dibawa secara paksa.

Rasa takut tersebut mendorongnya mencari informasi hukum melalui internet dan rekomendasi rekan.

Dari situ, Rina mengetahui adanya layanan konsultasi di YLBHGKI Kota Bekasi.

Rina kemudian mendatangi kantor YLBHGKI untuk meminta pendampingan dan penjelasan terkait hak serta kewajibannya sebagai debitur.

Ia berharap mendapatkan solusi yang proporsional tanpa harus menghadapi tekanan di lapangan.

Pemberi Bantuan Hukum (PBH) sekaligus Pengurus YLBHGKI Kota Bekasi, membenarkan adanya konsultasi dari masyarakat yang menghadapi persoalan kredit macet kendaraan.

Menurutnya, kasus seperti ini tidak jarang terjadi, terutama ketika kondisi ekonomi masyarakat melemah.

“Debitur tetap memiliki kewajiban membayar cicilan sesuai perjanjian. Namun proses penagihan juga harus sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata PBH.

Baca juga :  Kredit Macet, Mobil Dibawa Kabur, Dikejar Leasing: Pahami Risiko dan Solusinya

Ia menegaskan, penarikan kendaraan yang menjadi objek jaminan fidusia tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Perusahaan pembiayaan wajib mengikuti mekanisme hukum yang berlaku, termasuk prosedur eksekusi yang sah.

Menurut PBH, banyak debitur tidak memahami posisi hukumnya.

Ketidaktahuan ini kerap dimanfaatkan oleh oknum yang melakukan penagihan dengan pendekatan intimidatif.

“Kalau sudah menunggak satu sampai dua bulan, sebaiknya segera komunikasi resmi dengan pihak yang mengerti. Jangan menunggu sampai ada konflik di lapangan,” ujarnya.

PBH juga mengingatkan bahwa penyelesaian kredit macet dapat ditempuh melalui restrukturisasi atau penjadwalan ulang, sepanjang ada itikad baik dari kedua belah pihak.

Pendampingan hukum diperlukan untuk memastikan proses berjalan transparan dan tidak merugikan salah satu pihak.

Perlunya Edukasi dan Pencegahan Dini

YLBHGKI Kota Bekasi mencatat, dalam beberapa tahun terakhir, aduan terkait penagihan kendaraan bermotor masih muncul secara sporadis.

Sebagian besar berawal dari keterlambatan pembayaran akibat faktor ekonomi, bukan niat menghindari kewajiban.

PBH menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat sebelum mengambil fasilitas kredit.

Debitur harus memahami isi perjanjian, termasuk risiko wanprestasi dan konsekuensi hukum yang dapat timbul.

“Jangan panik, tapi jangan juga abai. Segera cari pendampingan hukum atau konsultasi jika ada tekanan yang dirasa tidak wajar,” katanya.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan debitur agar tidak mengabaikan kewajiban kontraktual.

Kredit merupakan perikatan hukum yang mengikat kedua belah pihak.

Keterbukaan dan komunikasi menjadi kunci untuk mencegah sengketa berlarut.

Setelah mendapatkan pendampingan dari YLBHGKI, Rina mengaku lebih memahami langkah yang harus diambil.

Ia kini tengah mengupayakan negosiasi ulang jadwal pembayaran dengan perusahaan pembiayaan, sambil berusaha memulihkan kondisi usaha.

Kasus ini menjadi gambaran bahwa persoalan kredit macet bukan semata soal ketidakmampuan bayar, tetapi juga tentang bagaimana mekanisme penagihan dijalankan secara sah dan beretika.

Baca juga :  Oper Kredit Mobil Dengan Cara Benar

Perlindungan hukum bagi debitur maupun kreditur harus berjalan seimbang, tanpa intimidasi maupun pengabaian kewajiban.**/red

Catatan Redaksi:
Tulisan ini merupakan karya fiksi yang diangkat dari fenomena umum yang terjadi di masyarakat. Nama narasumber dan identitas pihak terkait telah disamarkan. Apabila terdapat kesamaan nama, tempat, atau peristiwa, hal tersebut semata-mata merupakan kebetulan dan tidak dimaksudkan untuk merujuk pada pihak tertentu.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Kontributor Gensa Media Indonesia yang berperan mendukung kerja jurnalistik melalui pengumpulan informasi dan peliputan di lapangan secara profesional, independen, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.

Interesting

  • Polisi Tangkap 2 Remaja Pelaku Tawuran di Palmerah, Korban Tewas Akibat Bacokan

    Polisi Tangkap 2 Remaja Pelaku Tawuran di Palmerah, Korban Tewas Akibat Bacokan

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Gensa Media Indonesia
    • 0Komentar

    Tawuran dipicu oleh tantangan antar kelompok remaja yang ingin menunjukkan eksistensi di media sosial

  • Brimob Gerak Cepat Evakuasi Warga Puri Kartika

    Brimob Gerak Cepat Evakuasi Warga Puri Kartika

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya mengevakuasi warga terdampak banjir di Puri Kartika, Pondok Kacang, Jumat, 23/01/2026. Melalui langkah cepat tersebut, Brimob mengamankan warga dan mengarahkan mereka menuju lokasi perlindungan yang aman. Selain bencana, Brimob Polda Metro Jaya konsisten hadir di garis depan dalam setiap agenda penting ibu kota. Dengan […]

  • Perbaikan Jalan Burujul-Sanca Terus Dilakukan Secara Bertahap

    Perbaikan Jalan Burujul-Sanca Terus Dilakukan Secara Bertahap

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Peningkatan infrastruktur jalan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang setiap tahunnya. Untk tahun 2025 ini ada 52 ruas jalan kabupaten yang diperbaiki, salah satunya ruas Jalan Burujul-Sanca yang menghubungkan Sumedang dengan Indramayu. Kabid Binamarga Dinas PUTR Sumedang Deni Syafarat Sugandhi mengatakan, rekonstruksi ruas Jalan Burujul-Sanca merupakan bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan jalan. “Pekerjaan ruas Jalan Burujul-Sanca […]

  • Gotong Royong Pantai Sabang Perkuat Kepedulian

    Gotong Royong Pantai Sabang Perkuat Kepedulian

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sabang – Prajurit Lanal Sabang bersama Forkopimda menggelar gotong royong membersihkan Pantai Paradiso dan Sabang Fair, Jumat, 13/02/2026. Kegiatan serentak juga berlangsung di Meulaboh melalui pos TNI AL yang membersihkan pesisir Gampong Ujung Kalak dan Kuta Padang. Aksi ini melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat yang bekerja sama menjaga kebersihan kawasan pantai. Mereka mengangkat […]

  • Lanal Bintan Tanam Sorgum di Lahan 5.000 m², Dukung Kemandirian Pangan Warga

    Lanal Bintan Tanam Sorgum di Lahan 5.000 m², Dukung Kemandirian Pangan Warga

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bintan mengajak masyarakat Desa Lancang Kuning untuk bersama-sama menguatkan ketahanan pangan lewat penanaman bibit sorgum di lahan seluas 5.000 meter persegi, Kamis (2/10/2025). Kegiatan yang dipimpin Komandan Lanal Bintan Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto, S.E., M.M., ini diwarnai semangat kebersamaan. Turut hadir Ketua Cabang 5 Daerah […]

  • Danlanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla Kalsel

    Danlanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla Kalsel

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Banjarbaru – Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita menghadiri rapat evaluasi penanganan Karhutla Kalimantan Selatan, Rabu (23/9/2026). Rapat berlangsung di Jalan Gubernur Syarkawi dalam rangka kunjungan kerja Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni. Forum tersebut mengevaluasi perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor di Kalimantan Selatan. Kepala BNPB […]

expand_less