Jumat, 6 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Ekonomi » Tarif 0 Persen untuk 99 Persen Produk AS Masuk RI, Apakah Ganggu UMKM?

Tarif 0 Persen untuk 99 Persen Produk AS Masuk RI, Apakah Ganggu UMKM?

  • account_circle Tama
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ekonomi – Pemerintah Indonesia menyatakan 99 persen produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke pasar domestik akan dikenakan tarif bea masuk sebesar 0 persen dalam kerangka Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia-AS.

Kebijakan tersebut akan berlaku efektif saat perjanjian resmi diberlakukan atau Entry Into Force (EIF).

Pemerintah menegaskan langkah ini tidak akan mengancam pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) karena mayoritas produk yang dibebaskan tarif merupakan bahan baku dan barang modal.

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, dalam keterangan resmi pada Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan, pembukaan akses pasar tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam memperkuat hubungan dagang bilateral dengan AS.

“Indonesia membuka akses pasar untuk 99 persen produk asal AS dengan tarif sebesar 0 persen, dan akan mulai berlaku saat Entry Into Force (EIF) perjanjian ini,” ujar Haryo.

Selain penghapusan tarif, pemerintah juga berkomitmen menghapus sejumlah hambatan non-tarif terhadap produk AS.

Hambatan tersebut meliputi aspek perizinan impor, ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), pengakuan standar Amerika Serikat, hingga sertifikasi halal.

Menurut Haryo, langkah itu diambil untuk menciptakan sistem perdagangan yang lebih efisien, transparan, dan saling menguntungkan.

Ia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan praktik perdagangan internasional yang telah lebih dahulu diterapkan Indonesia melalui berbagai perjanjian perdagangan bebas.

Ketika ditanya mengenai potensi gangguan terhadap UMKM akibat membanjirnya produk AS, Haryo menepis kekhawatiran tersebut.

Ia mengklaim struktur tarif Indonesia selama ini memang relatif rendah. Rata-rata effective tariff rate Indonesia, berdasarkan skema Most Favored Nation (MFN), berada di kisaran 8,1 persen.

Haryo menambahkan, Indonesia telah menerapkan tarif 0 persen dalam berbagai skema perjanjian perdagangan bebas (FTA) maupun Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan sejumlah mitra dagang utama.

Baca juga :  Pemkot Bekasi Akan Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Kalimalang Unisma

Negara-negara yang telah terikat perjanjian tersebut, menurutnya, merepresentasikan sekitar 80 persen dari total perdagangan Indonesia.

Artinya, pembebasan tarif terhadap produk AS bukanlah kebijakan yang berdiri sendiri atau bersifat diskriminatif.

Kebijakan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari konsistensi strategi perdagangan Indonesia dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing industri nasional.

Lebih lanjut, Haryo menekankan bahwa sebagian besar produk AS yang memperoleh fasilitas tarif 0 persen adalah barang input, bahan baku, barang modal, serta komponen industri dengan standar mutu tinggi.

Produk-produk tersebut dinilai sangat dibutuhkan pelaku usaha dalam negeri, termasuk UMKM, untuk meningkatkan kualitas produksi.

Ia berargumen bahwa akses terhadap bahan baku dan komponen berkualitas akan membantu industri nasional memproduksi barang dengan mutu dan harga yang lebih kompetitif, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Pemerintah Siapkan Instrumen Perlindungan Industri

Meski demikian, pemerintah tidak menutup kemungkinan munculnya dampak negatif terhadap sektor tertentu.

Haryo menegaskan, Indonesia tetap memiliki ruang kebijakan untuk melindungi industri dalam negeri apabila terjadi praktik perdagangan yang merugikan.

Menurutnya, pemerintah dapat menerapkan Bea Masuk Tambahan dalam bentuk tindakan safeguard, anti-dumping, maupun anti-subsidi sesuai ketentuan Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO).

Instrumen tersebut dapat digunakan apabila terbukti terjadi lonjakan impor yang mengancam keberlanjutan industri lokal atau terdapat praktik perdagangan tidak adil.

Langkah ini, kata dia, menunjukkan bahwa liberalisasi perdagangan tetap disertai mekanisme pengamanan.

Pemerintah mengklaim akan tetap berhati-hati dalam implementasi perjanjian agar tidak menimbulkan tekanan berlebihan terhadap sektor usaha domestik.

Dari sisi kebijakan makro, pembukaan akses pasar bagi produk AS dipandang sebagai bagian dari strategi memperdalam hubungan ekonomi bilateral.

Amerika Serikat selama ini merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia, baik sebagai tujuan ekspor maupun sumber impor barang strategis.

Baca juga :  Ferry Irwandi Buka Beasiswa UKT Satu Semester untuk Mahasiswa S1

Namun, sejumlah pengamat menilai efektivitas kebijakan ini akan sangat bergantung pada implementasi teknis dan kesiapan industri nasional.

Tanpa penguatan daya saing di tingkat hulu hingga hilir, UMKM dan industri kecil tetap berpotensi menghadapi tekanan dari produk impor, meskipun yang masuk didominasi bahan baku dan barang modal.

Pemerintah perlu memastikan bahwa kemudahan impor bahan baku benar-benar diterjemahkan menjadi peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, bukan sekadar ketergantungan terhadap suplai luar negeri.

Pengawasan terhadap dampak sektoral juga menjadi kunci agar kebijakan ini tidak memperlebar defisit perdagangan atau melemahkan struktur industri nasional.

Sejauh ini, pemerintah menyatakan optimistis bahwa kebijakan tersebut akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Dengan tarif nol persen untuk sebagian besar produk AS dan penghapusan hambatan non-tarif, diharapkan arus investasi dan transfer teknologi dapat meningkat.

Meski demikian, publik dan pelaku usaha menanti kejelasan detail implementasi, termasuk daftar komoditas yang memperoleh fasilitas tarif 0 persen serta mekanisme pengawasan dampaknya.

Transparansi dan evaluasi berkala dinilai penting agar kebijakan perdagangan tetap sejalan dengan kepentingan nasional dan keberlanjutan industri dalam negeri.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Dankodaeral IX Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Salawaku 2025 Jelang Nataru

    Dankodaeral IX Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Salawaku 2025 Jelang Nataru

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Ambon + Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku kembali ditegaskan melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Salawaku 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapari, Polda Maluku, Kota Ambon, Jumat (19/12/2025). Apel gelar pasukan tersebut menjadi momentum penting […]

  • Patroli Jalan Kaki, Polisi Amankan Ancol

    Patroli Jalan Kaki, Polisi Amankan Ancol

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara, Senin 23 Maret 2026 – Personel Samapta Polsek Pademangan menyusuri Taman Impian Jaya Ancol, lalu mereka memperkuat pengamanan melalui patroli jalan kaki. Petugas memulai kegiatan pukul 10.00 WIB, kemudian mereka memfokuskan pengawasan di Pantai TIJA dan area sekitar yang dipadati pengunjung. Selanjutnya, personel Subpospam Pantai Lagoon bersama anggota Samapta aktif memantau titik keramaian, […]

  • Satreskrim Bekasi Kota Tangkap Tiga Pelaku Penipuan Kredit Kendaraan

    Satreskrim Bekasi Kota Tangkap Tiga Pelaku Penipuan Kredit Kendaraan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Gensa Media Indonesia
    • 0Komentar

    Polisi telah berhasil mengamankan satu unit mobil Honda Brio yang diduga terkait dengan kasus penipuan ini, serta dua unit kendaraan lain

  • Presiden Prabowo Umumkan Kenaikan Upah Minimum Nasional 2025 Sebesar 6,5 Persen

    Presiden Prabowo Umumkan Kenaikan Upah Minimum Nasional 2025 Sebesar 6,5 Persen

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle Gensa Media Indonesia
    • 0Komentar

    Setelah diskusi mendalam dan pertemuan dengan pimpinan serikat buruh, pemerintah memutuskan kenaikan menjadi 6,5 persen

  • Danlanal Dumai Kunker ke Meranti demi Perkuat Sinergi dan Keamanan Maritim

    Danlanal Dumai Kunker ke Meranti demi Perkuat Sinergi dan Keamanan Maritim

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Meranti — Dalam upaya menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di kawasan pesisir, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (14/6/2025). Danlanal Dumai — didampingi Ketua Jalasenastri Cabang 4 Korcab I DJA I Ny. Dewi Abdul Haris beserta Pejabat Utama […]

  • Warga Resah: Data Pribadi Disebar, Debt Collector Datangi Tempat Kerja

    Warga Resah: Data Pribadi Disebar, Debt Collector Datangi Tempat Kerja

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kontributor
    • 0Komentar

    Praktik penagihan yang dilakukan di tempat kerja dianggap melanggar hak privasi individu dan dikategorikan sebagai tindakan intimidatif.

expand_less