Selasa, 13 Okt 2026
Beranda » BUDAYA » Ratusan Warga Saksikan Wayang Golek di Babaritan Sedekah Bumi Jatisampurna

Ratusan Warga Saksikan Wayang Golek di Babaritan Sedekah Bumi Jatisampurna

  • account_circle Ihwan Setiawan
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Ratusan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Sabtu (18/7/2026), untuk menyaksikan pertunjukan Wayang Golek dalam rangka peringatan Babaritan Sedekah Bumi, tradisi adat tahunan masyarakat Kranggan yang dilaksanakan setiap Bulan Sura.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Pertunjukan Wayang Golek yang dibawakan Ki Dalang Endang Setia menjadi daya tarik utama dalam rangkaian acara budaya tersebut.

Sejak sore hingga malam hari, masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias memenuhi area pertunjukan untuk menyaksikan seni tradisional yang telah menjadi bagian dari kekayaan budaya Sunda.

Kegiatan ini dihadiri Camat Jatisampurna Nata Wirya, S.Sos., M.Si., bersama para lurah se-Kecamatan Jatisampurna.

Hadir pula sejumlah tokoh adat dan sesepuh Kasepuhan Kranggan, di antaranya Olot Abah Kisan, Olot Abah Gede (Aat), Abah Dahlan, serta Abah Nesan yang selama ini berperan menjaga keberlangsungan tradisi leluhur di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Camat Jatisampurna Nata Wirya menegaskan bahwa penyelenggaraan Babaritan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen masyarakat dalam menjaga warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Menurutnya, keberlangsungan tradisi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena masih mampu dipertahankan oleh masyarakat Kranggan di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.

“Maksud dan tujuannya adalah untuk melestarikan adat budaya kita. Babaritan ini merupakan warisan leluhur yang di tempat lain mungkin sudah tidak ada. Alhamdulillah, Jatisampurna berkat Bapak-Bapak para tokoh, khususnya para sesepuh, masih kuat memegang adat istiadat kearifan lokal di wilayah Kranggan. Sampai hari ini, ini adalah suatu kebanggaan bagi kita semua,” ujar Nata Wirya.

Ia menjelaskan, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat, terutama generasi muda, agar nilai-nilai budaya lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pilihan Editor :  Warga Gang Kembar Cibitung Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Beragam Lomba

Selain menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil bumi dan nikmat kehidupan, Babaritan Sedekah Bumi juga menjadi momentum mempererat hubungan sosial antarwarga melalui semangat gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai adat yang telah mengakar selama puluhan tahun.

Tradisi ini dikenal sebagai salah satu kearifan lokal masyarakat Kranggan yang hingga kini masih dilaksanakan secara konsisten.

Kehadirannya menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap memiliki ruang di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan modernisasi.

Tradisi Kranggan Telah Berstatus Warisan Budaya Takbenda

Dalam kesempatan tersebut, Nata Wirya juga menyampaikan bahwa tradisi Babaritan Kranggan telah memperoleh pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) melalui penetapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada masa kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil.

Pengakuan tersebut, kata dia, menjadi landasan penting bagi upaya pelestarian budaya sekaligus meningkatkan perhatian masyarakat terhadap kekayaan tradisi yang dimiliki wilayah Kranggan.

“Yang kedua dan menggembirakan juga, tradisi Babaritan Kranggan ini sudah ditetapkan oleh Bapak Gubernur pada saat itu, Pak Ridwan Kamil, sebagai Warisan Budaya Tak benda (WBTb). Alhamdulillah sudah mendapat pengakuan resmi, sehingga acara ini tetap dilestarikan sampai saat ini seperti daerah-daerah lain di Yogyakarta. Wilayah Kranggan pun sekarang sudah mulai dikenal luas. Terbukti dengan banyaknya wisatawan dan peneliti yang datang ke rumah adat kasepuhan untuk mengetahui adat istiadat, tradisi budaya, maupun keunikan rumah panggung kita,” katanya.

Ia menilai, pengakuan tersebut membawa dampak positif terhadap meningkatnya perhatian masyarakat luar terhadap budaya Kranggan.

Sejumlah peneliti, akademisi, hingga wisatawan disebut mulai datang untuk mempelajari tradisi, rumah adat kasepuhan, serta nilai-nilai budaya yang masih terjaga di kawasan tersebut.

Antusiasme masyarakat juga terlihat sepanjang pelaksanaan acara.

Pilihan Editor :  Sertijab Kapolres Metro Bekasi, Tongkat Komando Beralih ke Kombes Pol Sumarni

Warga dari berbagai usia mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, mulai dari prosesi adat hingga pertunjukan Wayang Golek yang berlangsung sebagai media hiburan sekaligus sarana edukasi budaya.

Salah seorang warga, Indra, mengaku bersyukur tradisi tersebut masih terus dilaksanakan setiap tahun.

Menurutnya, Babaritan menjadi kesempatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal sejarah dan nilai-nilai budaya asli Kranggan yang selama ini diwariskan para leluhur.

“Saya sangat bersyukur ada acara Babaritan seperti ini. Melalui kegiatan ini, kita yang tinggal di sini jadi bisa lebih mengenal dan memahami budaya serta adat istiadat asli Kranggan yang ternyata sangat kaya nilai leluhur,” ujarnya.

Pelaksanaan Babaritan Sedekah Bumi tahun ini tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga mempertegas komitmen pemerintah kecamatan, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan tradisi lokal sebagai bagian dari identitas daerah.

Melalui momentum tersebut, masyarakat Jatisampurna diharapkan terus memperkuat silaturahmi, mempertahankan semangat gotong royong, serta menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Di tengah derasnya arus modernisasi, pelestarian tradisi seperti Babaritan dinilai menjadi langkah penting agar kekayaan budaya lokal tetap lestari, dikenal luas, dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.**/Ihwan

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Ihwan adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Brimob Metro Jaya Sisir Jalanan Bekasi Tengah Malam, Cegah Balapan Liar dan Tawuran

    Brimob Metro Jaya Sisir Jalanan Bekasi Tengah Malam, Cegah Balapan Liar dan Tawuran

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi – Di tengah sunyi malam Kabupaten Bekasi, deru kendaraan taktis Brimob memecah keheningan. Sembilan personel Brimob Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang dipimpin Aipda Slamet bergerak cepat pada Minggu dini hari (27/7/2025), menyisir jalanan rawan untuk mencegah balapan liar, tawuran, dan aksi kejahatan malam lainnya. Patroli dimulai pukul 23.30 WIB dari […]

  • Safari Ramadhan di Bintan: Hangatnya Kebersamaan, Kuatnya Ukhuwah Dengan Masyarakat

    Safari Ramadhan di Bintan: Hangatnya Kebersamaan, Kuatnya Ukhuwah Dengan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Mereka hadir bukan sekadar sebagai pejabat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang ingin menyatu dalam kebersamaan Ramadan

  • MIO Indonesia dan LCW Magazine Persiapkan Seminar Bahaya Narkoba Menyambut HANI 2025

    MIO Indonesia dan LCW Magazine Persiapkan Seminar Bahaya Narkoba Menyambut HANI 2025

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Media Independen Online (MIO) Indonesia bersama LCW Magazine semakin memantapkan persiapan pelaksanaan Seminar dan Dialog Interaktif Bahaya Narkoba yang akan digelar pada 26 Juni 2025 di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat. Rapat koordinasi digelar pada Jumat (20/6/2025) di The Wayang Office Plaza, Jakarta Timur, […]

  • Lantamal I Ajak Prajurit dan Keluarga Nobar Film Believe di Medan

    Lantamal I Ajak Prajurit dan Keluarga Nobar Film Believe di Medan

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Medan — Layar bioskop menjadi saksi tumbuhnya semangat juang dan cinta tanah air. Pangkalan Utama TNI AL I (Lantamal I) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film “Believe: Takdir, Mimpi, dan Keberanian” bersama prajurit dan keluarga besar TNI di Hermes XXI, Jalan Polonia, Medan, Senin (14/7/2025). Bukan sekadar hiburan, film yang mengangkat kisah tentang perjuangan, harapan, […]

  • Amalan Agar Cepat Kaya Raya Berkah dan Bukan Sihir

    Amalan Agar Cepat Kaya Raya Berkah dan Bukan Sihir

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Praktik untuk mencapai kekayaan dengan cepat merupakan suatu upaya agar seseorang dapat memperoleh kekayaan. Dalam konteks Islam, amalan ini dianggap sebagai cara untuk mendapatkan keberkahan dan bukan sebagai bentuk sihir. Menginginkan kekayaan yang berlimpah adalah impian banyak orang. Bagi umat Islam, berdoa dan berusaha merupakan langkah perbaikan finansial guna mencapai kehidupan yang lebih baik.  Amalan […]

  • Panduan Lengkap Penerima dan Pencairan Dana KLJ 2025

    Panduan Lengkap Penerima dan Pencairan Dana KLJ 2025

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Dengan mengikuti panduan di atas, bantuan dapat dicairkan secara tepat waktu dan dimanfaatkan dengan optimal

expand_less