Dana RW 18 Pekayon Jaya Cair, Tiap RT Dapat Alokasi Rp15 Juta

BEKASI – Dana RW 18 Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, telah dicairkan pada Jumat (14/8/2026). Ketua RW 18 Sujito mengatakan anggaran tersebut langsung diarahkan untuk pembenahan lingkungan,...

-AA+

BEKASI – Dana RW 18 Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, telah dicairkan pada Jumat (14/8/2026).

Ketua RW 18 Sujito mengatakan anggaran tersebut langsung diarahkan untuk pembenahan lingkungan, dengan alokasi Rp15 juta bagi masing-masing dari lima RT.

Sujito mengatakan dana RW dicairkan melalui Bank Jabar Banten (BJB).

Setelah pencairan, pihak RW mulai merealisasikan sejumlah kebutuhan lingkungan yang sebelumnya diajukan masing-masing RT.

“Setiap RT kita bagi Rp15 juta untuk membangun lingkungannya, biar semua merata. Mereka mengajukan apa yang dibutuhkan untuk merapikan lingkungan RT,” kata Sujito.

Advertisement

Dengan terdapat lima RT, total anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan lingkungan mencapai Rp75 juta.

Sementara sekitar Rp10 juta lainnya digunakan untuk mendukung fasilitas bersama di lingkungan RW.

Fasilitas tersebut antara lain Posyandu, gudang sampah, dan pos keamanan.

Untuk Posyandu, anggaran digunakan membeli pendingin ruangan atau AC serta meja. Adapun gudang sampah dan pos keamanan mendapat alokasi untuk kebutuhan perbaikan.

“Untuk Posyandu kita gunakan untuk AC dan meja. Kemudian gudang sampah diperbaiki, pos keamanan juga kita perbaiki,” ujarnya.

Sujito menegaskan penggunaan dana tersebut tidak dilakukan dengan membagikan uang tunai secara langsung kepada masing-masing RT.

Mekanisme penggunaan anggaran dilakukan melalui pengajuan kebutuhan, penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), validasi, hingga pembelian barang atau pelaksanaan pekerjaan.

Menurut dia, setiap RT terlebih dahulu menyampaikan proposal kepada pengurus RW.

Setelah kebutuhan dinilai dan RAB disusun, pengurus RW melakukan pembelanjaan sesuai dengan kebutuhan yang telah diajukan.

Pilihan Editor :  Di Setiap Pergelaran Pemilu, Politik Kebencian Selalu Merebak

“Bukan kita kasih uang Rp15 juta ke masing-masing RT. Uangnya tetap di RW. Setiap ada kebutuhan yang sudah diajukan dan sesuai RAB, baru kita belanjakan,” jelasnya.

Mekanisme tersebut, kata Sujito, diterapkan agar penggunaan anggaran tetap sesuai kebutuhan dan dapat menjangkau seluruh lingkungan secara merata.

Pengurus RW juga dapat mengatur skala prioritas berdasarkan kondisi setiap RT.

Penggunaan Dana Tahun Sebelumnya

Sementara itu, Sujito menjelaskan penggunaan dana RW pada tahun sebelumnya lebih banyak diarahkan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas kantor RW dan RT. Kondisi tersebut dipengaruhi waktu pelaksanaan yang menurutnya cukup terbatas.

Sebagian anggaran pada periode tersebut juga dialokasikan untuk pembangunan masjid. Sujito menyebut pengalokasian Rp50 juta untuk masjid dilakukan mengikuti arahan Pemerintah Kota Bekasi pada saat itu.

“Rp50 juta kita alokasikan ke masjid sesuai arahan Pak Wali Kota. Alhamdulillah, dana itu kita pergunakan semaksimal mungkin,” katanya.

Selain pembangunan masjid, anggaran tahun sebelumnya digunakan untuk merehabilitasi kantor RW serta memenuhi kebutuhan perlengkapan penunjang administrasi.

Sejumlah perlengkapan yang dibeli antara lain komputer, televisi, meja, dan kursi. Sujito mengatakan perlengkapan tersebut diperlukan karena sebagian fasilitas yang tersedia sebelumnya sudah dalam kondisi usang.

Menurut Sujito, pengelolaan dana RW idealnya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan bahwa anggaran serupa kembali tersedia setiap tahun. Dengan cara tersebut, kebutuhan lingkungan dapat dikerjakan berdasarkan skala prioritas tanpa memaksakan seluruh pekerjaan selesai dalam satu periode.

“Sebetulnya kalau untuk dana RW sekarang ini, Rp1 juta juga cukup. Karena setiap tahun kan ada lagi. Jadi kita step by step, tidak langsung semuanya,” ujarnya.

Pilihan Editor :  Presiden Prabowo Undang Para Naga Taipan ke Istana, Kasus Pagar Laut Meredup?

Ia menilai pendekatan bertahap memungkinkan pengurus RW bersama RT menyusun program secara lebih terencana. Kebutuhan yang paling mendesak dapat didahulukan, sedangkan pekerjaan lain dilanjutkan pada tahun berikutnya.

Sujito berharap penggunaan dana RW secara berkelanjutan dapat memberikan dampak terhadap kondisi lingkungan di lima RT yang berada di bawah RW 18.

Ia menargetkan pembenahan lingkungan dilakukan secara bertahap hingga 2030. Target tersebut mencakup penataan lingkungan serta peningkatan fasilitas yang digunakan masyarakat.

“Tahun ini kita kerjakan apa, tahun depan apa. Sehingga sampai 2030, paling tidak semua lingkungan RT sudah kelihatan rapi. Itu tujuan kami,” pungkasnya.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti
Advertisement
Advertisement