Jumat, 30 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » POLITIK » Presiden Prabowo Undang Para Naga Taipan ke Istana, Kasus Pagar Laut Meredup?

Presiden Prabowo Undang Para Naga Taipan ke Istana, Kasus Pagar Laut Meredup?

  • account_circle Tama
  • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengundang delapan pengusaha besar ke Istana Negara dalam sebuah pertemuan tertutup yang menimbulkan banyak spekulasi di kalangan publik.

Para taipan yang kerap dijuluki netizen sebagai ‘para naga’ itu hadir dengan ekspresi tegang saat bertemu dengan pemimpin baru Indonesia.

Para pengusaha yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Aguan, Boy Thohir, Tommy Winata, Prajogo Pangestu, Anthony Salim, Dato Sri Tahir, dan Franky Widjaja.

Mereka adalah figur besar di dunia bisnis Indonesia yang memiliki pengaruh luas di berbagai sektor ekonomi.

Kehadiran mereka menimbulkan pertanyaan besar: apa agenda utama pertemuan ini?

Banyak pihak berspekulasi bahwa pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan berkaitan dengan isu-isu besar yang selama ini menjadi sorotan publik.

Beberapa taipan tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah kasus besar di Indonesia, termasuk proyek pagar laut di Tangerang yang misterius serta dugaan korupsi besar di Pertamina yang disebut-sebut mencapai hampir Rp 1.000 triliun.

Kasus-Kasus yang Menyisakan Tanda Tanya

Salah satu isu yang mencuat kembali adalah proyek pagar laut di Tangerang.

Proyek ini sebelumnya ramai diperbincangkan, tetapi tiba-tiba menghilang dari pemberitaan. Pengamat politik Made Supriatma turut menyoroti hilangnya isu tersebut.

“Taruhlah kasus pagar laut. Isunya menghilang. Menteri-menteri yang dulu ribut, semua diam. Bahkan ada yang kantornya terbakar. Metafornya: terbakar pula ujung jas-nya. Sebagai peringatan: jangan main-main,” ungkap Supriatma.

Selain itu, dugaan korupsi di Pertamina yang nilainya hampir mencapai Rp 1.000 triliun juga menjadi topik yang meresahkan masyarakat.

Besarnya angka yang disebut dalam kasus ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada kekuatan besar yang melindungi para aktor di baliknya.

Menurut Made Supriatma, pertemuan ini menegaskan bahwa pola kekuasaan di Indonesia masih dikuasai oleh elite yang sama sejak era Orde Baru.

Baca juga :  Survei Digdaya Ungkap Kepercayaan Publik terhadap Prabowo Capai 73,3 Persen

Para taipan ini, menurutnya, bukan sekadar pebisnis, tetapi juga bagian dari sistem kekuasaan yang telah mengakar kuat.

“Pemainnya tetap sama, dari zaman Suharto sampai sekarang. Bedanya, sekarang mereka lebih kuat genggamannya,” kata Supriatma.

Ia juga menilai bahwa keberadaan mereka dalam lingkaran elite ekonomi dan politik terus berulang di setiap pemerintahan.

Presiden Prabowo sendiri tampaknya berusaha mempertahankan tokoh-tokoh ekonomi dari pemerintahan sebelumnya, menunjukkan bahwa pola kekuasaan masih mengacu pada prinsip yang sama.

“Orang-orang ini punya perut tanpa dasar. Apa saja diuntal!” pungkasnya.

Agenda di Balik Pertemuan Ini?

Publik tentu bertanya-tanya, apakah pertemuan ini hanya ajang diskusi biasa atau ada agenda besar yang tengah dirancang?

Dengan keterlibatan nama-nama besar yang memiliki rekam jejak dalam proyek-proyek kontroversial, pertemuan ini menjadi alarm bagi masyarakat untuk terus mengawasi jalannya pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

Transparansi dan pengawasan publik menjadi kunci dalam menelusuri arah kebijakan ekonomi dan politik ke depan.

Apakah Prabowo akan membawa perubahan atau justru mengukuhkan cengkeraman elite lama? Hanya waktu yang bisa menjawab.**(sumber)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • IKAWI LSM GMBI Kota Bekasi Bagikan Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama

    IKAWI LSM GMBI Kota Bekasi Bagikan Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kontributor
    • 0Komentar

    “Kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan”

  • Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Jalin Sinergi dengan PWI Bekasi Raya

    Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Jalin Sinergi dengan PWI Bekasi Raya

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Kompetensi dalam jurnalisme sangat penting. Setiap jurnalis harus mampu menyajikan berita yang seimbang dan terpercaya, untuk meningkatkan kualitas informasi yang diterima masyarakat

  • Kaesang Ngaku Tak Bahas Politik Saat Bertemu Dengan Bupati Gunungkidul

    Kaesang Ngaku Tak Bahas Politik Saat Bertemu Dengan Bupati Gunungkidul

    • calendar_month Minggu, 14 Jan 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Terpantau oleh gensa.club dalam artikel yang dibuat oleh DetikJogja tentang Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep rumah mengunjungi rumah Bupati Gunungkidul Sunaryanta di Kalurahan Warasan, Kapanewon Nglipar. Kaesang langsung masuk ke joglo bersama Sunaryanta dan orang lainnya. Pantauan detikJogja di lokasi Kaesang datang bersama istrinya Erina Gudono menggunakan mobil Alphard hari ini pada pukul 14.58 WIB. […]

  • Lanal Sabang dan BNN Kota Sabang Gerebek Rumah Diduga Pengedar Narkoba

    Lanal Sabang dan BNN Kota Sabang Gerebek Rumah Diduga Pengedar Narkoba

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sabang – Sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali membuahkan hasil. Senin (13/10/2025), tim gabungan dari Lanal Sabang dan BNN Kota Sabang melakukan aksi cepat dengan menggerebek sebuah rumah berinisial “A” di kawasan Krung Raya, Kecamatan Sukakarya, yang diduga kuat menjadi tempat transaksi narkoba. Operasi yang dipimpin langsung oleh Pasintel Lanal […]

  • Panduan Lengkap dan Link Unduh Contoh Buku Pondok Ramadan 1446 H

    Panduan Lengkap dan Link Unduh Contoh Buku Pondok Ramadan 1446 H

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Buku ini akan membantu siswa dalam memahami format pencatatan dan menjalankan ibadah dengan lebih terarah

  • Kodaeral I Musnahkan 41,7 Kg Ketamine, Tegaskan Lawan Narkoba

    Kodaeral I Musnahkan 41,7 Kg Ketamine, Tegaskan Lawan Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Medan – Upaya penyelundupan narkoba melalui jalur laut kembali digagalkan. Komando Daerah Angkatan Laut I memusnahkan barang bukti ketamine seberat 41,7 kilogram dalam sebuah kegiatan resmi di Gedung Yos Sudarso, Mako Kodaeral I Medan, Sabtu (6/12). Langkah tegas ini menegaskan bahwa perairan Indonesia bukan tempat aman bagi sindikat narkotika internasional, barang haram yang […]

expand_less