Rabu, 21 Okt 2026
Beranda » ARTIKEL » Tekuni Hobi Jadi Peluang Usaha, Satrio Adi Chandra Konsisten Kembangkan Breeding Paruh Bengkok

Tekuni Hobi Jadi Peluang Usaha, Satrio Adi Chandra Konsisten Kembangkan Breeding Paruh Bengkok

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta Utara – Berawal dari hobi yang dijalani secara iseng, Satrio Adi Chandra kini konsisten mengembangkan breeding paruh bengkok sebagai usaha berkelanjutan bernilai ekonomi.

Kecintaannya pada dunia burung mengantarkannya menjadikan hobi sebagai aktivitas produktif yang terus berkembang.

Satrio mulai menekuni ternak burung sejak 2010 melalui lovebird yang saat itu masih mengikuti tren dan sekadar mengisi waktu luang.

“Awalnya cuma ikut-ikutan, tapi ternyata bisa menghasilkan dan bantu beli pakan,” ujarnya.

Beralih dari Lovebird ke Paruh Bengkok

Seiring waktu, harga lovebird menurun dan membuat minat pasar tidak lagi stabil.

Kondisi tersebut mendorong Satrio mengalihkan fokus ke paruh bengkok yang dinilainya lebih menjanjikan dan memiliki pasar lebih konsisten.

“Pas harga lovebird turun, semangat ikut turun. Akhirnya beralih ke paruh bengkok medium,” jelasnya.

Pada tahap awal, Satrio memulai breeding dari jenis cenggon sebelum mengembangkan jenis lain seperti bebek.

Mengandalkan Pengalaman Lapangan

Pada masa itu, layanan DNA sexing belum tersedia sehingga penentuan jenis kelamin indukan mengandalkan pengalaman lapangan.

“Masih gambling jantan dan betina, tapi karena punya basic ngenalin ciri fisik, alhamdulillah berhasil ternak,” ungkapnya.

Tingginya minat pasar membuat usaha breeding paruh bengkok terus berkembang hingga saat ini.

Produksi Stabil dan Berkelanjutan

Saat ini, Satrio mengelola lebih dari sepuluh pasang indukan aktif.

Dalam satu kali panen, satu indukan mampu menghasilkan minimal tiga hingga empat ekor anakan.

Jumlah maksimal anakan dalam satu siklus panen dapat mencapai 20 ekor.

“Sekali panen bisa 12 sampai 20 ekor, tapi waktunya enggak bisa diprediksi,” katanya.

Ia menggunakan sistem inkubator dengan rata-rata siklus panen tiga bulan sekali.

“Kalau lagi rezeki, dua bulan sudah bertelur lagi,” tambahnya.

Pilihan Editor :  BRI Branch Office Joglo Bawa Layanan E-Buzz ke Universitas Mercu Buana

Omzet Puluhan Juta Sekali Panen

Dari sisi ekonomi, satu kali panen breeding paruh bengkok mampu menghasilkan omzet puluhan juta rupiah.

“Kalau dihitung, sekali panen bisa sekitar 30 juta. Itu hitungan per panen, bukan per bulan,” terangnya.

Meski bernilai usaha, Satrio menegaskan orientasi utamanya tetap berangkat dari hobi.

Hobi Jadi Kunci Keberhasilan

Menurutnya, kecintaan terhadap burung menjadi faktor utama keberhasilan dalam dunia breeding.

“Banyak orang punya uang tapi enggak hobi, akhirnya burungnya kasian,” tegasnya.

Breeder yang berangkat dari hobi akan lebih tekun merawat dan terus belajar.

“Kalau hobi, pasti dirawat maksimal dan ujungnya menghasilkan,” ucapnya.

Minim Kendala Penyakit

Selama menekuni breeding paruh bengkok, Satrio mengaku jarang menghadapi penyakit serius.

Kendala yang muncul umumnya bersifat teknis dan mudah ditangani.

“Paling kurus karena bubur kurang kental atau kecelakaan kecil,” jelasnya.

Penyakit bawaan yang berujung kematian sangat jarang terjadi.

Buka Penjualan Langsung dan Daring

Bagi penghobi dan masyarakat, Satrio membuka penjualan paruh bengkok secara langsung maupun daring.

Pembeli dapat datang ke lokasi ternak di Komplek Tugu Permai Blok A1, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja.

Penjualan juga dilayani melalui Facebook Satrio Adi Chandra Budiman.

Informasi stok dan harga tersedia melalui WhatsApp 0897-9160-621.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Diberhentikan Sepihak, Pekerja Outsourcing di Mahkamah Agung Tuntut Hak Normatif

    Diberhentikan Sepihak, Pekerja Outsourcing di Mahkamah Agung Tuntut Hak Normatif

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Karena udah ada pengganti, ya kalau saya sih ya nuntut hak saya, ya uang kompensasi, dan uang sisa kontrak, dan hak normative lainnya,

  • MCI Desak Kapolres Ketapang Usut Penghinaan terhadap Profesi Wartawan

    MCI Desak Kapolres Ketapang Usut Penghinaan terhadap Profesi Wartawan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Burhanuddin menegaskan bahwa penghormatan terhadap profesi wartawan merupakan bagian dari menjaga kualitas demokrasi

  • Operasi Pekat Jaya 2026: Brimob Kendalikan Titik Rawan, Kerumunan Pemuda Diredam

    Operasi Pekat Jaya 2026: Brimob Kendalikan Titik Rawan, Kerumunan Pemuda Diredam

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, 5 April 2026 — Batalyon C Pelopor Brimob Polda Metro Jaya mengendalikan titik rawan dan membubarkan kerumunan pemuda. Personel menggelar patroli dini hari dalam Operasi Pekat Jaya 2026 untuk menekan potensi tawuran dan gangguan kamtibmas. Kegiatan berlangsung Minggu dini hari dengan menyasar wilayah padat aktivitas di Tangerang Selatan dan Tangerang Kota. Petugas menyisir Jalan […]

  • Brimob Batalyon D Pelopor Gelar Patroli Malam di Kabupaten Bekasi

    Brimob Batalyon D Pelopor Gelar Patroli Malam di Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi – Demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari, Tim Patroli Brimob Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan patroli intensif di sejumlah titik rawan di wilayah Kabupaten Bekasi, Rabu malam (19/6/2025). Dipimpin oleh Aipda Slamet, tim yang terdiri dari 9 personel ini menyisir kawasan yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya oknum […]

  • Program RW Keren dan Posyandu di Bantar Gebang Tuntas, LPJ Dinyatakan Final

    Program RW Keren dan Posyandu di Bantar Gebang Tuntas, LPJ Dinyatakan Final

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bantar Gebang, Kota Bekasi – Program RW Keren yang digagas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi di Kelurahan Bantar Gebang telah memasuki tahap akhir. Seluruh proses penyaluran barang hingga Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kini dinyatakan rampung dan final. Program ini dirancang untuk memperkuat sarana dan prasarana di tingkat RW, RT, serta posyandu, sekaligus menjadi solusi […]

  • Batalyon C Pelopor Satbrimob Ciputat Tebar Takjil, Ramaikan Ramadan

    Batalyon C Pelopor Satbrimob Ciputat Tebar Takjil, Ramaikan Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan – Brimob Batalyon C Pelopor Polda Metro Jaya menyemarakkan Ramadan melalui aksi berbagi takjil di kawasan Ciputat. Personel Brimob turun langsung ke jalan sejak sore hari sambil menyapa warga pengguna jalan yang bersiap menjalankan berbuka puasa. Mereka membagikan takjil gratis sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat. Suasana hangat […]

expand_less