Kamis, 22 Okt 2026
Beranda » POLITIK » Prabowo Tegaskan Lanjutkan MBG, Klaim Serap Jutaan Tenaga Kerja

Prabowo Tegaskan Lanjutkan MBG, Klaim Serap Jutaan Tenaga Kerja

  • account_circle Kontributor
  • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nasional – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan prioritas pemerintah, meski di tengah tekanan fiskal dan kritik publik terhadap implementasinya.

Program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab persoalan gizi dan stunting yang masih terjadi di berbagai daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam dialog bersama tokoh dan jurnalis senior di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pemerintah akan tetap mempertahankan program tersebut karena menyasar langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

“Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan,” ujar Prabowo.

Ia mengaku melihat langsung kondisi anak-anak di sejumlah desa yang mengalami keterlambatan pertumbuhan akibat kekurangan gizi.

“Umur 11 tahun, badannya seperti anak 4 tahun. Saya yakin saya berada di jalan yang benar,” tambahnya.

Program MBG, menurut Prabowo, bukan sekadar intervensi sosial, tetapi juga dirancang sebagai instrumen penggerak ekonomi.

Pemerintah menargetkan pembangunan puluhan ribu dapur umum yang tersebar di berbagai wilayah untuk mendukung distribusi makanan bergizi secara merata.

Presiden menyebutkan bahwa pada tahap puncak, program ini akan memiliki sekitar 31 ribu dapur umum.

Jika disederhanakan menjadi 30 ribu dapur, dengan asumsi setiap dapur mempekerjakan 50 orang, maka program ini berpotensi menyerap sekitar 1,5 juta tenaga kerja secara langsung.

Selain itu, keberadaan dapur umum juga diperkirakan menciptakan efek berantai terhadap sektor ekonomi lainnya, terutama pada rantai pasok bahan pangan.

Setiap dapur diproyeksikan bekerja sama dengan 5 hingga 10 pemasok lokal, seperti pedagang telur, sayur, dan bahan pangan lainnya.

Pilihan Editor :  GPBI Sumut Resmi Dibentuk: Tekad Perjuangkan Hak dan Kesejahteraan Buruh

“Setiap vendor ini secara empiris bisa mempekerjakan sekitar lima petani. Jadi ada tambahan jutaan tenaga kerja lagi dari sektor pendukung,” kata Prabowo.

Dengan skema tersebut, pemerintah memperkirakan total penyerapan tenaga kerja, baik langsung maupun tidak langsung, bisa mencapai lebih dari tiga juta orang.

Namun demikian, pemerintah juga mengakui bahwa pelaksanaan program MBG di lapangan belum sepenuhnya berjalan mulus.

Prabowo mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah dapur umum yang terpaksa ditutup karena berbagai kendala operasional dan manajerial.

“Ada lebih dari seribu dapur yang sudah kita tutup,” ujarnya tanpa merinci lebih lanjut penyebab penutupan tersebut.

Pernyataan ini mengindikasikan adanya evaluasi berkelanjutan yang dilakukan pemerintah untuk memastikan efektivitas dan akuntabilitas program.

Evaluasi dan Efisiensi Anggaran

Dalam aspek pembiayaan, Prabowo menegaskan bahwa program MBG tidak akan bergantung pada utang baru.

Pemerintah, kata dia, akan mengoptimalkan anggaran yang ada melalui efisiensi dan pengurangan kebocoran.

“Uang kita ada. Tinggal kita organisir dan kurangi kebocoran,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus merespons kekhawatiran sejumlah pihak terkait potensi beban fiskal dari program berskala besar tersebut.

Secara kebijakan, MBG diposisikan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan distribusi manfaat pembangunan yang lebih merata.

Selama ini, menurut Prabowo, sebagian masyarakat, khususnya di lapisan bawah, belum sepenuhnya merasakan dampak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Rakyat kita sebagian besar sudah terlalu lama tidak menikmati kebaikan dari ekonomi kita,” ujarnya.

Sejumlah pengamat menilai bahwa keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada tata kelola, transparansi, serta pengawasan di lapangan.

Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha lokal dinilai menjadi faktor kunci dalam memastikan keberlanjutan program.

Di sisi lain, kritik terhadap MBG tetap muncul, terutama terkait kesiapan infrastruktur, distribusi, serta potensi inefisiensi dalam pelaksanaannya.

Pilihan Editor :  Apel Ancol, 172 Personel Siaga Lebaran

Namun, pemerintah menegaskan akan terus melakukan perbaikan melalui evaluasi berkala.

Dengan tetap dilanjutkannya program MBG, pemerintah berharap intervensi ini tidak hanya berdampak pada perbaikan gizi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

Program ini sekaligus menjadi ujung tombak kebijakan sosial pemerintah dalam memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Kontributor Gensa Media Indonesia yang berperan mendukung kerja jurnalistik melalui pengumpulan informasi dan peliputan di lapangan secara profesional, independen, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.

Menarik Dibaca

  • Tim Wasev Tinjau TMMD Keakwa, Pastikan Progres Tepat Sasaran

    Tim Wasev Tinjau TMMD Keakwa, Pastikan Progres Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Mimika, 1 Mei 2026 – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-128 meninjau langsung pelaksanaan program di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, untuk memastikan progres berjalan tepat sasaran. Kunjungan dipimpin Jimmy Watuseke bersama rombongan pejabat daerah dan aparat keamanan setempat. Tim mengevaluasi capaian program TMMD yang mencakup pembangunan fisik serta kegiatan nonfisik yang melibatkan masyarakat. […]

  • Babinsa Koramil 01/Tangerang Latih 425 Siswa Baru SMKS Yupentek 1 Disiplin dan Wawasan Kebangsaan

    Babinsa Koramil 01/Tangerang Latih 425 Siswa Baru SMKS Yupentek 1 Disiplin dan Wawasan Kebangsaan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Banten, 16 Juli 2026 – Babinsa Koramil 01/Tangerang Kodim 0506/Tangerang membekali 425 siswa baru SMKS Yupentek 1 Tangerang dengan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang), Kamis (16/7/2026). Kegiatan berlangsung dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai upaya membangun disiplin, karakter, serta semangat nasionalisme sejak awal masa pendidikan. Pelatihan digelar di lapangan […]

  • Lanal Bintan Gelar Pengajian, Tenangkan Hati, Kuatkan Iman

    Lanal Bintan Gelar Pengajian, Tenangkan Hati, Kuatkan Iman

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan – Di tengah hiruk-pikuk tugas dan tanggung jawab sebagai penjaga lautan Nusantara, Prajurit dan PNS Lanal Bintan memilih jeda sejenak. Bukan untuk beristirahat, tapi untuk mengisi ulang batin melalui pengajian bersama — membaca Surat Yasin dan Tahlil — yang digelar di lingkungan Mako Lanal Bintan. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tapi ruang spiritual yang […]

  • Brimob Siaga, Pengamanan Ribuan Penumpang Padati Area Stasiun Jatinegara

    Brimob Siaga, Pengamanan Ribuan Penumpang Padati Area Stasiun Jatinegara

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur – Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya memperketat pengamanan di Stasiun Jatinegara saat arus penumpang meningkat. Kegiatan berlangsung pada Senin (30/3/2026) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan di salah satu pusat mobilitas warga. Personel Brimob langsung menguasai titik strategis, mulai dari akses masuk, peron, hingga ruang tunggu penumpang yang dipadati […]

  • Dulu Beribadah di Teras, Kini Anak-anak Papua Miliki Gedung Sekolah Minggu Permanen

    Dulu Beribadah di Teras, Kini Anak-anak Papua Miliki Gedung Sekolah Minggu Permanen

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika – Anak-anak jemaat GPI Getsemani akhirnya memiliki Gedung Sekolah Minggu permanen setelah bertahun-tahun menjalankan ibadah dalam keterbatasan. Komando Operasi (Koops) TNI Habema meresmikan bangunan tersebut pada Rabu, 1 Juli 2026, sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan sumber daya manusia di Papua. Peresmian berlangsung penuh haru. Tangis bahagia mengiringi momen ketika anak-anak memasuki gedung baru […]

  • Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan Serentak di Seluruh Indonesia

    Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan Serentak di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memantau pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI serentak di berbagai wilayah Indonesia melalui konferensi video, Minggu (20/9/2026). Agus mengikuti konferensi video bersama satuan jajaran TNI dari Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, dalam rangkaian HUT ke-81 TNI. Bakti Kesehatan TNI berlangsung sejak 26 Agustus hingga 5 Oktober 2026 dengan menghadirkan […]

expand_less