Senin, 12 Okt 2026
Beranda » POLITIK » Survei Digdaya Ungkap Kepercayaan Publik terhadap Prabowo Capai 73,3 Persen

Survei Digdaya Ungkap Kepercayaan Publik terhadap Prabowo Capai 73,3 Persen

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto mencapai 73,3 persen berdasarkan survei nasional Digdaya Polling & Strategy yang dilakukan pada 22–31 Juli 2026.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden yang tercatat 56,3 persen dan kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran sebesar 52,7 persen.

Survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh Indonesia.

Responden merupakan warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah yang dipilih secara acak sistematis.

Digdaya Polling & Strategy menyebut survei dilakukan melalui wawancara tatap muka.

Dengan jumlah responden tersebut, survei memiliki margin of error sebesar ±2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Peneliti Digdaya Polling & Strategy, Fadhil Abdurrahim, mengatakan angka kepercayaan terhadap Prabowo menunjukkan posisi figur Presiden masih relatif kuat dalam persepsi publik.

“Tingkat kepercayaan terhadap Presiden Prabowo yang mencapai 73,3 persen menunjukkan bahwa secara personal maupun sebagai kepala pemerintahan, Prabowo masih memiliki modal kepercayaan publik yang kuat. Namun, angka ini perlu dibaca secara berbeda dari tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden maupun pemerintahan secara keseluruhan,” kata Fadhil.

Temuan survei juga memperlihatkan adanya perbedaan antara kepercayaan publik terhadap figur Presiden dan penilaian terhadap kinerja pemerintahannya.

Tingkat kepercayaan terhadap Prabowo tercatat 73,3 persen.

Sementara itu, kepuasan terhadap kinerja Presiden berada di angka 56,3 persen. Adapun kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran secara keseluruhan mencapai 52,7 persen.

Perbedaan angka tersebut menurut Digdaya menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap seorang pemimpin tidak secara otomatis berbanding lurus dengan kepuasan masyarakat terhadap hasil kerja pemerintahan.

Fadhil mengatakan temuan itu perlu menjadi perhatian pemerintah dalam mempertahankan kepercayaan publik.

Pilihan Editor :  Airlangga Klaim Golkar Bebas Dana Asing Terkait PPATK Temukan Transaksi Triliunan

“Ada selisih yang cukup besar antara trust terhadap Presiden dengan satisfaction terhadap kinerjanya. Ini menunjukkan bahwa sebagian publik masih memberikan kepercayaan kepada figur Presiden, tetapi pada saat yang sama memiliki evaluasi yang lebih kritis terhadap capaian kinerja pemerintah,” ujarnya.

TNI Paling Dipercaya, DPR Catat Ketidakpercayaan Tertinggi

Selain mengukur kepercayaan terhadap Presiden, survei Digdaya juga mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sejumlah lembaga dan institusi publik.

TNI menempati posisi tertinggi dengan tingkat kepercayaan 79,5 persen.

Presiden berada pada angka 73,3 persen, sedangkan Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu tercatat memperoleh tingkat kepercayaan 73,4 persen.

Berdasarkan angka tersebut, TNI, Bawaslu, dan Presiden masuk dalam kelompok dengan tingkat kepercayaan publik relatif tinggi dalam pengukuran Digdaya.

Sebaliknya, sejumlah institusi politik mencatat tingkat ketidakpercayaan yang lebih tinggi.

DPR menjadi institusi dengan tingkat ketidakpercayaan tertinggi dalam temuan tersebut.

Sebanyak 44,5 persen responden menyatakan tidak percaya atau sangat tidak percaya terhadap DPR.

Polri berada di posisi berikutnya dengan tingkat ketidakpercayaan 38,9 persen.

Sementara itu, partai politik tercatat memiliki tingkat ketidakpercayaan sebesar 37,5 persen.

Menurut Fadhil, pola tersebut menunjukkan adanya perbedaan persepsi publik terhadap berbagai institusi berdasarkan fungsi dan peran masing-masing.

“Polanya cukup jelas. Institusi yang memiliki fungsi simbolik, keamanan, dan kepemimpinan nasional cenderung memperoleh tingkat kepercayaan lebih tinggi dibandingkan institusi politik representatif,” kata Fadhil.

Ia menilai rendahnya tingkat kepercayaan terhadap DPR dan partai politik menjadi tantangan bagi institusi demokrasi representatif untuk memperkuat kepercayaan masyarakat.

Namun, hasil survei tersebut perlu dibaca sesuai konteks metodologi dan waktu pelaksanaannya.

Survei Digdaya dilakukan pada 22–31 Juli 2026 sehingga angka yang diperoleh menggambarkan persepsi responden pada periode pengumpulan data tersebut.

Pilihan Editor :  Ramalan Zodiak Tiongkok: Empat Shio Ini Nikmati Keberuntungan Cinta Hari Ini

Digdaya menilai tingginya tingkat kepercayaan terhadap Presiden dapat menjadi modal bagi pemerintah dalam menjalankan agenda kebijakan.

Pada saat yang sama, jarak antara tingkat kepercayaan dan kepuasan terhadap kinerja menunjukkan bahwa masyarakat tetap memberikan penilaian terhadap hasil kerja pemerintahan.

Fadhil mengatakan pemerintah tidak cukup hanya mempertahankan tingkat kepercayaan terhadap figur Presiden.

Menurut dia, kepercayaan tersebut perlu diikuti capaian kebijakan yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kepercayaan merupakan modal yang penting, tetapi modal tersebut perlu dikonversi menjadi kepuasan melalui capaian kebijakan yang konkret dan dirasakan langsung masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan tantangan pemerintah bukan hanya menjaga tingkat kepercayaan terhadap Presiden, tetapi juga meningkatkan penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah secara keseluruhan.

Temuan Digdaya memperlihatkan tiga indikator yang berbeda.

Kepercayaan terhadap Presiden berada pada angka 73,3 persen, kepuasan terhadap kinerja Presiden 56,3 persen, sedangkan kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 52,7 persen.

Perbedaan tersebut menjadi indikator bahwa publik dapat memberikan penilaian berbeda terhadap figur Presiden dan kinerja pemerintahan.

Karena itu, angka kepercayaan tidak dapat secara langsung disamakan dengan tingkat kepuasan terhadap kebijakan atau capaian pemerintahan.

Digdaya menyatakan konsistensi kebijakan, efektivitas pelaksanaan program, dan komunikasi publik menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhatikan pemerintah untuk mempertahankan kepercayaan sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat.

Survei nasional Digdaya Polling & Strategy dilaksanakan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak sistematis dan tersebar secara proporsional di seluruh Indonesia.

Responden merupakan warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Survei memiliki margin of error ±2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dengan metodologi tersebut, Digdaya memotret persepsi publik terhadap Presiden, pemerintahan, serta sejumlah institusi publik pada periode survei.

Pilihan Editor :  Ratusan Miliar Mengalir, Nyawa Melayang: Bantargebang Disorot, Lalai atau Kejahatan Lingkungan?

Hasilnya menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap Presiden masih berada di atas tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden maupun pemerintahan secara keseluruhan.

(Adis/Red)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Lanal Sibolga Gelar Ziarah di Taman Makam Pahlawan Untuk Peringati HUT Ke-80 TNI Angkatan Laut

    Lanal Sibolga Gelar Ziarah di Taman Makam Pahlawan Untuk Peringati HUT Ke-80 TNI Angkatan Laut

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sibolga – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-80 TNI Angkatan Laut Tahun 2025, Pangkalan TNI AL (Lanal) Sibolga melaksanakan kegiatan Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Sibolga, Selasa (09/09/2025). Kegiatan ziarah ini diikuti oleh jajaran Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Lanal Sibolga. Turut hadir pula para Pengurus Jalasenastri Cabang 3 […]

  • Brimob Batalyon D Pelopor Kawal Ketat Laga Panas Persija vs Maluku Utara di JIS

    Brimob Batalyon D Pelopor Kawal Ketat Laga Panas Persija vs Maluku Utara di JIS

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Laga seru antara Persija Jakarta dan Maluku Utara dalam lanjutan BRI Liga 1 di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (23/5/2025), tak hanya menjadi sorotan para pencinta sepak bola. Di balik gemuruh ribuan suporter, pasukan Brimob Batalyon D Pelopor hadir sebagai penjaga ketertiban, memastikan pertandingan berlangsung aman dan damai. Sebanyak 1.562 personel gabungan dari […]

  • Kedekatan Polisi dan Petani di Jawa Barat, Wujud Sinergi untuk Ketahanan Pangan

    Kedekatan Polisi dan Petani di Jawa Barat, Wujud Sinergi untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) terus mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan. Melalui program pendampingan, pengamanan, hingga kemitraan, polisi hadir langsung di sawah dan ladang untuk mendengarkan aspirasi serta membantu kebutuhan para petani. Polisi terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari penanaman bersama petani, pengecekan pupuk bersubsidi, memfasilitasi […]

  • Mobil Melaju Kencang di Tanjung Priok, Lima Warga Terluka, Balita Ikut Jadi Korban

    Mobil Melaju Kencang di Tanjung Priok, Lima Warga Terluka, Balita Ikut Jadi Korban

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketenangan siang di Jalan Swasembada Barat IV, Kebon Bawang, Tanjung Priok, mendadak pecah oleh suara benturan keras dan teriakan warga. Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, sebuah mobil berpelat B 1867 AZL meluncur dengan kecepatan tinggi dan hilang kendali, menabrak kios pedagang kaki lima hingga menyerempet warga yang tengah beraktivitas di tepi jalan. […]

  • BRIN-PalmCo Kembangkan Bio-CBG dari Limbah Sawit, Targetkan Pengganti LPG Impor

    BRIN-PalmCo Kembangkan Bio-CBG dari Limbah Sawit, Targetkan Pengganti LPG Impor

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Mei 2026 – Badan Riset dan Inovasi Nasional bersama PTPN IV PalmCo mengembangkan Bio-CBG berbasis limbah sawit sebagai substitusi LPG impor. Program ini memanfaatkan limbah kelapa sawit menjadi biomethana berkualitas tinggi yang setara dengan compressed natural gas. Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K Santosa, menegaskan pengembangan ini menjadi bagian strategi jangka panjang perusahaan. “Limbah […]

  • Panglima TNI Hadiri Sidang Kabinet Paripurna dalam Percepat Penanganan Bencana

    Panglima TNI Hadiri Sidang Kabinet Paripurna dalam Percepat Penanganan Bencana

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025). Sidang ini diikuti para menteri, wakil menteri, serta jajaran pejabat Kabinet Merah Putih untuk membahas berbagai agenda strategis nasional. Salah satu fokus utama sidang adalah penanganan bencana banjir dan tanah […]

expand_less