Senin, 12 Okt 2026
Beranda » BERITA » Orang Tua Mengaku Diintimidasi dan Diminta Uang Jutaan di Polsek Cilincing

Orang Tua Mengaku Diintimidasi dan Diminta Uang Jutaan di Polsek Cilincing

  • account_circle Tama
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Persoalan kepulangan lima remaja yang sebelumnya diamankan di Polsek Cilincing, Jakarta Utara, kembali mencuat setelah salah satu orang tua mengaku mendapat tekanan dan diminta menyerahkan uang jutaan rupiah kepada seseorang bernama Dachi yang mengaku sebagai penasihat hukum.

Selain persoalan uang, keluarga juga mempertanyakan status Dachi sebagai kuasa hukum serta cara pendampingan yang dilakukan selama proses di kepolisian.

Lima remaja berinisial MR, ADK, MFS, MH, dan NAD sebelumnya diamankan di Polsek Cilincing pada Sabtu (22/8/2026) dini hari.

Mereka kemudian kembali ke rumah masing-masing setelah dijemput orang tua pada Minggu (23/8/2026).

Persoalan mengenai dugaan permintaan uang tersebut sebelumnya telah disampaikan oleh sejumlah orang tua.

Mereka mengaku diminta menyiapkan uang dalam jumlah jutaan rupiah oleh Dachi yang disebut mendampingi para remaja selama berada di Polsek Cilincing.

Salah satu orang tua, yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan demi keamanan keluarga, kini kembali memberikan keterangan.

Ia mengaku bukan hanya diminta menyerahkan uang, tetapi juga mendapat perlakuan intimidasi dan tidak mencerminkan prilaku Advokat.

“Saya dibentak-bentak dan dipaksa untuk menyerahkan uang jutaan agar anak keluar dari Polsek,” ujar orang tua tersebut kepada wartawan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Dachi membenarkan bahwa dirinya mendampingi kelima remaja tersebut.

Namun, ketika dikonfirmasi mengenai dasar kewenangannya sebagai penasihat hukum, ia belum menjelaskan secara rinci mengenai surat kuasa dari keluarga atau dasar penunjukannya.

“Iya, saya yang mendampingi, Bang. Kebetulan saya ada perkara dan kebetulan anak-anak itu harus didampingi. Ya sudah, saya berkenan saja,” ujar Dachi kepada awak media melalui sambungan telepon, Senin (24/8/2026).

Saat ditanya mengenai uang jutaan rupiah yang disebut diminta kepada orang tua, Dachi juga tidak menjelaskan secara spesifik jumlah, tujuan, maupun dasar pembayaran tersebut.

Pilihan Editor :  TMMD Kodim Sorong Selatan Rampungkan 70 Persen Program Air Bersih

“Jadi begini abangku, namanya juga wajar abang bertanya. Cuma pertanyaan ini bukan saya tidak mau jawab. Ini juga sudah termasuk ke dapur saya. Namanya saya penasihat hukum, kalau ngomongin terkait itu bukan hal yang kaku, dan saya dilindungi untuk itu, kecuali saya polisi,” kata Dachi dalam konfirmasi sebelumnya.

Pernyataan tersebut belum menjelaskan apakah uang yang diberikan keluarga merupakan honor jasa hukum, biaya operasional, atau pembayaran untuk keperluan lain.

Karena itu, tujuan dan dasar pembayaran tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak yang bersangkutan.

Polisi Sebut Prosedur Sesuai SOP, Status Dachi Belum Diketahui

Di sisi lain, pihak Polsek Cilincing menyatakan proses penanganan terhadap kelima remaja tersebut telah berjalan sesuai prosedur operasional standar atau SOP.

Aipda Coko Handoko, S.H., selaku Humas Polsek Cilincing, mengatakan dirinya telah meminta penjelasan kepada pihak yang menangani perkara tersebut.

“Saya sudah tanyakan langsung Kanitnya, Bang. Kata beliau sudah sesuai SOP,” kata Coko kepada awak media, Rabu (26/8/2026).

Namun, ketika ditanya mengenai status Dachi sebagai penasihat hukum atau kuasa hukum yang mendampingi para remaja, Coko menyatakan tidak mengetahui secara pasti mengenai dasar penunjukannya.

“Soal penunjukan kuasa hukum atau pemberian kuasa, silakan ditanyakan langsung ke Dachi-nya ya, Bang,” ujar Coko.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa persoalan mengenai status dan dasar kewenangan Dachi sebagai pihak yang mendampingi para remaja masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

Orang tua juga mengaku sejak awal tidak memahami posisi Dachi dalam proses tersebut.

Menurutnya, keberadaan Dachi di ruangan dan dominannya komunikasi melalui dirinya membuat keluarga mengira bahwa Dachi merupakan bagian dari kepolisian.

“Saya kira di awal Dachi itu polisi, Bang, soalnya di ruangan hanya ada dia dan seluruh urusan hanya melalui dia. Bahkan kami mau bertanya ke polisi, dia marah-marah,” kata orang tua tersebut.

Pilihan Editor :  Polsek Johar Baru Ungkap Kasus Narkoba, Empat Tersangka Berhasil Diamankan

Pengakuan itu menjadi salah satu alasan keluarga mempertanyakan pola pendampingan yang mereka alami.

Persoalan ini juga menempatkan status Dachi sebagai penasihat hukum dalam sorotan.

Orang tua meminta kepastiasn, apabila benar bertindak sebagai kuasa hukum, dasar hubungan hukum dengan klien, termasuk surat kuasa dan bentuk jasa yang diberikan, menjadi bagian penting yang perlu dijelaskan kepada keluarga.

Demikian pula mengenai pembayaran. Jika uang yang diberikan merupakan honor jasa hukum, keluarga berhak memperoleh kejelasan mengenai jumlah dan peruntukannya berdasarkan kesepakatan dengan pihak yang memberikan jasa.

Sebaliknya, apabila uang tersebut berkaitan dengan proses kepolisian, dasar dan mekanisme pembayarannya perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi seolah-olah pembayaran menjadi syarat untuk membebaskan seseorang.

Polsek Cilincing melalui Coko telah menyatakan bahwa prosedur penanganan telah sesuai SOP.

Namun, pernyataan tersebut belum secara khusus menjawab persoalan mengenai permintaan uang kepada keluarga maupun status Dachi dalam pendampingan para remaja.

Redaksi telah memberikan ruang kepada pihak keluarga, Dachi, dan kepolisian untuk menyampaikan keterangan masing-masing.

Hingga berita ini ditulis, Upaya konfirmasi lanjutan mengenai status kuasa hukum, rincian uang jutaan, dan dugaan perlakuan intimidasi telah dilakukan kepada Dachi, namun tidak mendapatkan tanggapan dan terkesan bungkam serta menghindari awak media.

Perkembangan dan keterangan resmi dari pihak terkait akan menjadi bagian penting dalam pembaruan pemberitaan berikutnya.

(Tim/Red)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Dari Menara ke Arah Masa Depan: Gihon Beberkan Kinerja Q1 2025 & Rencana Ekspansi

    Dari Menara ke Arah Masa Depan: Gihon Beberkan Kinerja Q1 2025 & Rencana Ekspansi

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Di tengah gemuruh era digital yang makin ngebut, PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk tampil percaya diri memaparkan capaian mereka di kuartal pertama 2025. Acara yang digelar Senin (2/6) ini bukan cuma ajang pamer angka, tapi juga refleksi optimisme, strategi, dan semangat tumbuh bareng ekosistem digital Indonesia. Acara dibuka langsung oleh Direktur Utama, Rudol […]

  • Satgas TMMD Bangun Rumah Layak Huni di Wasile Tengah

    Satgas TMMD Bangun Rumah Layak Huni di Wasile Tengah

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Halmahera Timur, 4 Agustus 2026 – Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1505/Tidore mempercepat pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu di Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Selasa (4/8/2026). Program tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD Ke-129 yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman dan nyaman. Satgas TMMD mengerjakan pembangunan […]

  • TMMD Bergerak Membawa Air Kehidupan Mengalir di Halmahera Barat

    TMMD Bergerak Membawa Air Kehidupan Mengalir di Halmahera Barat

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Halbar – Di pelosok Halmahera Barat, air bersih bukan sekadar kebutuhan, ia adalah mimpi yang lama ditunggu. Kini, mimpi itu mulai terwujud ketika Satuan Tugas TMMD ke-124 Kodim 1501/Ternate hadir membawa perubahan nyata: membangun lima unit sumur bor, termasuk satu yang kini dikerjakan di Desa Lako Akediri, Kecamatan Sahu. Setetes demi setetes, air bersih mulai […]

  • Ketika Prajurit Tak Hanya Menjaga Negeri, Tapi Juga Menjaga Nyawa

    Ketika Prajurit Tak Hanya Menjaga Negeri, Tapi Juga Menjaga Nyawa

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Di tengah kesibukan menjaga pertahanan negara, para prajurit Yonmarhanlan III Jakarta memilih untuk turun tangan—bukan ke medan perang, tapi ke medan kemanusiaan. Bertempat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, mereka menggelar aksi donor darah yang sunyi, namun sarat makna. Dengan seragam loreng dan semangat khas Marinir, satu per satu prajurit […]

  • Lanud Sjamsudin Noor Gelar Pemeriksaan Mata Gratis, Sambut HUT ke-80 TNI AU

    Lanud Sjamsudin Noor Gelar Pemeriksaan Mata Gratis, Sambut HUT ke-80 TNI AU

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Banjarbaru, 3 April 2026 – Lanud Sjamsudin Noor menggelar bakti sosial pemeriksaan mata gratis bagi masyarakat sebagai rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI AU. Kegiatan berlangsung pada Jumat di lingkungan Lanud Sjamsudin Noor dengan melibatkan tenaga kesehatan Rumah Sakit TNI AU setempat. Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk […]

  • TMMD Ke-128 Bekasi Ditutup, Danpusterad Apresiasi Sinergi Pemkot Bekasi

    TMMD Ke-128 Bekasi Ditutup, Danpusterad Apresiasi Sinergi Pemkot Bekasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi, 21 Mei 2026 – TNI menutup program TMMD Ke-128 di Lapangan Bola Eraska, Jatirangga, Jatisampurna, Kamis, dengan menegaskan sinergi lintas sektor sebagai kunci pembangunan. Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat, Mochamad Syafei Kasno, memimpin langsung penutupan kegiatan yang berlangsung selama satu bulan tersebut. Ia membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak, di hadapan peserta […]

expand_less