Danlanal Banjarmasin Tinjau Karhutla Bersama Dankodaeral XIII
Banjarmasin, 26 Agustus 2026 — TNI Angkatan Laut meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (26/8/2026). Komandan Kodaeral XIII Laksamana Muda TNI...

Banjarmasin, 26 Agustus 2026 — TNI Angkatan Laut meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (26/8/2026).
Komandan Kodaeral XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji memimpin peninjauan bersama Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra.
Dalam kegiatan itu, sejumlah pejabat utama Lanal Banjarmasin serta Komandan KRI Teluk Palu-532 Mayor Laut (P) Martensyah turut mendampingi peninjauan.
Langkah tersebut menunjukkan perhatian TNI AL terhadap ancaman karhutla yang berpotensi mengganggu lingkungan dan aktivitas masyarakat di Kalimantan Selatan.
Peninjauan lapangan juga menjadi bagian dari upaya TNI AL memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi wilayah terdampak kebakaran.
Petakan Dampak dan Perkuat Koordinasi
Di lokasi, jajaran TNI AL memantau kondisi kawasan yang terdampak karhutla sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan secara lebih terukur.
Selain itu, peninjauan membantu jajaran komando memetakan potensi perluasan kebakaran yang dapat meningkatkan risiko terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Kami siap bersinergi dengan instansi terkait untuk memperkuat upaya penanggulangan karhutla,” kata jajaran TNI AL dalam kegiatan tersebut.
Selanjutnya, hasil pemantauan lapangan menjadi bahan koordinasi untuk menentukan langkah penanganan yang cepat, tepat, dan sesuai kondisi wilayah.
TNI AL menilai koordinasi antarsatuan menjadi faktor penting dalam menghadapi karhutla, terutama ketika kondisi kebakaran berpotensi meluas.
Karena itu, Komando Armada dan satuan pangkalan setempat terus memperkuat sinergi dengan unsur terkait di wilayah Kalimantan Selatan.
Upaya tersebut mencakup dukungan terhadap personel lapangan dalam menjalankan langkah mitigasi serta mengantisipasi perkembangan situasi kebakaran.
TNI AL Tekankan Sinergi Penanganan
TNI AL juga menempatkan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan sebagai bagian penting dalam penanganan dampak karhutla.
Melalui peninjauan langsung, jajaran TNI AL berupaya memastikan respons lapangan tetap berjalan berdasarkan kondisi faktual dan kebutuhan masyarakat.
Langkah itu sekaligus memperkuat koordinasi antara unsur TNI AL dan instansi terkait dalam menghadapi ancaman bencana akibat karhutla.
Di sisi lain, penanganan karhutla membutuhkan respons terpadu karena kebakaran dapat menimbulkan dampak lingkungan serta gangguan terhadap kenyamanan masyarakat.
Dengan demikian, TNI AL menyatakan kesiapan untuk mendukung langkah penanggulangan bersama sesuai kewenangan dan kebutuhan di lapangan.
Peninjauan di Gambut menjadi bagian dari komitmen TNI AL untuk hadir dalam menghadapi persoalan lingkungan dan bencana yang terjadi di wilayah Kalimantan Selatan.
TNI AL berharap koordinasi yang semakin kuat mampu mempercepat penanganan karhutla sekaligus menekan risiko kebakaran meluas.
Melalui sinergi lintas instansi, upaya mitigasi diharapkan berjalan lebih efektif demi melindungi masyarakat serta menjaga kondisi lingkungan di daerah terdampak.










