Rabu, 21 Okt 2026
Beranda » BERITA » 6 Cara Mengatasi Overthinking di Malam Hari Agar Tidur Lebih Nyenyak

6 Cara Mengatasi Overthinking di Malam Hari Agar Tidur Lebih Nyenyak

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cara – Overthinking atau kebiasaan berpikir berlebihan sering kali menghantui banyak orang sebelum tidur.

Tanpa memandang usia, gender, atau status sosial, kebiasaan ini dapat mengganggu kualitas tidur dan kesehatan mental seseorang.

Berbagai faktor kehidupan yang kompleks kerap menjadi pemicu utama seseorang mengalami overthinking.

Namun, ada beberapa cara efektif yang bisa diterapkan untuk mengurangi overthinking sebelum tidur.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @andrisadipa yang dikutip oleh Hops.Id pada 2 Maret 2025, berikut enam langkah yang dapat membantu mengatasi overthinking agar tidur lebih nyenyak:

1. Otak Butuh Batasan: Stop “What If” Berlebihan

Salah satu penyebab utama overthinking adalah kebiasaan otak dalam menciptakan skenario yang sering kali tidak realistis.

Pikiran seperti “Gimana kalau aku gagal?” atau “Bagaimana jika mereka tidak menyukai aku?” sering kali muncul sebelum tidur dan memperburuk kecemasan.

Padahal, 90% dari ketakutan yang muncul akibat overthinking jarang terjadi di dunia nyata.

Oleh karena itu, penting untuk membatasi diri dalam berpikir “what if” atau “gimana kalau”.

Cobalah untuk tidak mengizinkan diri sendiri memikirkan lebih dari tiga skenario negatif.

Setelah itu, sadari bahwa realitas lebih penting daripada ketakutan yang belum tentu terjadi.

2. Tulis, Jangan Simpan di Kepala

Otak yang kelebihan beban sering kali menjadi penyebab utama seseorang mengalami overthinking.

Pikiran yang tidak tertata dapat menumpuk dan menciptakan tekanan yang tidak perlu.

Cara terbaik untuk mengurangi beban ini adalah dengan menuangkan isi pikiran ke dalam tulisan.

Cobalah untuk menulis semua yang mengganggu pikiran di buku catatan atau aplikasi notes di ponsel.

Tulis tanpa sensor, tanpa khawatir apakah itu masuk akal atau tidak, dengan begitu kita dapat melihat seberapa banyak pikiran yang sebenarnya tidak perlu kita khawatirkan.

Pilihan Editor :  Hari Kedua TMMD ke-128, Satgas Kodim Mimika Percepat Pembangunan Rumah dan MCK

3. Fokus pada Hal yang Bisa Dikontrol

Otak manusia sering kali terjebak dalam siklus berpikir tentang hal-hal yang di luar kendali.

Contoh sederhana adalah bertanya-tanya mengapa seseorang tidak membalas pesan atau mengapa cuaca tiba-tiba berubah buruk.

Daripada membuang energi untuk memikirkan hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan, lebih baik fokus pada apa yang bisa dilakukan.

Ketika overthinking menyerang, tanyakan pada diri sendiri, “Apakah ini sesuatu yang bisa saya ubah atau kendalikan?” Jika tidak, sebaiknya lepaskan dan alihkan perhatian ke hal lain yang lebih bermanfaat.

4. Ubah Pertanyaan Menjadi Tindakan

Salah satu penyebab overthinking adalah terlalu banyak bertanya tanpa adanya tindakan konkret.

Misalnya, seseorang mungkin terus bertanya-tanya, “Kenapa aku tidak maju-maju dalam karier?” tetapi tidak melakukan langkah konkret untuk mengubah situasi.

Daripada terjebak dalam siklus pertanyaan tanpa jawaban, ubahlah setiap pertanyaan menjadi tindakan.

Jika merasa stuck, coba pikirkan satu langkah kecil yang bisa dilakukan saat itu juga untuk menuju ke arah yang lebih baik.

5. Alihkan dengan Aktivitas Fisik

Otak dan tubuh manusia memiliki keterkaitan yang erat. Ketika pikiran mulai penuh dan terasa berat, sering kali tubuh juga memberikan sinyal bahwa kita perlu bergerak.

Oleh karena itu, aktivitas fisik bisa menjadi cara efektif untuk mengatasi overthinking.

Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan antara lain berjalan kaki sejenak, menarik napas dalam-dalam, melakukan stretching ringan, atau mendengarkan musik yang menenangkan.

Aktivitas-aktivitas ini dapat berfungsi sebagai jeda yang membantu otak untuk lebih rileks dan kembali fokus.

6. Atur “Waktu Overthinking”

Jika overthinking sudah menjadi kebiasaan yang sulit dikendalikan, cobalah untuk mengatur waktu khusus untuk berpikir.

Pilihan Editor :  SMPN 9 Kota Bekasi Tegaskan Tak Ada Jalur Belakang, Domisili Sah Bisa Diverifikasi

Misalnya, alokasikan 10 menit di malam hari untuk memikirkan berbagai kekhawatiran.

Setelah waktu tersebut habis, berhentilah memikirkan hal-hal tersebut.

Dengan cara ini, otak akan terbiasa memahami bahwa overthinking memiliki batasan waktu, sehingga tidak lagi mengganggu aktivitas dan waktu tidur.

Dengan konsistensi, kebiasaan ini dapat membantu mengurangi kecenderungan berpikir berlebihan secara perlahan.

Kesimpulan

Overthinking sebelum tidur adalah kebiasaan yang bisa dialami oleh siapa saja.

Namun, dengan menerapkan enam cara di atas, kita dapat mengurangi dampak negatifnya dan mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.

Dengan membatasi skenario negatif, menuliskan isi pikiran, fokus pada hal yang bisa dikendalikan, mengubah pertanyaan menjadi tindakan, melakukan aktivitas fisik, serta mengatur waktu khusus untuk berpikir, kita dapat melatih otak untuk lebih rileks dan tidak mudah terjebak dalam pola pikir yang merugikan.

Jadi, daripada membiarkan diri tenggelam dalam overthinking yang tidak produktif, mulailah mengambil langkah kecil untuk mengatasinya.

Dengan kebiasaan yang tepat, tidur nyenyak dan pikiran yang lebih tenang bukan lagi sekadar impian, melainkan sesuatu yang bisa dicapai setiap malam.**/Red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Nabire, 10 Alat Berat Diamankan

    TNI Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Nabire, 10 Alat Berat Diamankan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Nabire, 4 Mei 2026 – TNI melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan menertibkan aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayah Siriwo dan Uwapa, Papua Tengah. Operasi berlangsung di Distrik Siriwo dan Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, sebagai bagian dari penegakan hukum dan perlindungan kawasan hutan. Komandan Satgas PKH Halilintar, Brigjen TNI Edwin Apria Chandra, memimpin langsung operasi […]

  • Menhan Tekankan Kesiapan Prajurit Saat Kunjungi Yonif TP 899/BSG

    Menhan Tekankan Kesiapan Prajurit Saat Kunjungi Yonif TP 899/BSG

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Depok – Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menekankan kesiapan prajurit menjalankan tugas di seluruh Indonesia saat mengunjungi Yonif TP 899/BSG. Kunjungan tersebut berlangsung di markas Yonif TP 899/Bata Satya Gardapati, Depok, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026). Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si. mendampingi Menhan dalam kunjungan yang turut menyoroti pembinaan dan kesiapan […]

  • Polisi Sterilisasi Gereja Regina Caeli, Pastikan Ibadah Kamis Putih Berlangsung Aman

    Polisi Sterilisasi Gereja Regina Caeli, Pastikan Ibadah Kamis Putih Berlangsung Aman

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Aparat kepolisian mensterilisasi Gereja Regina Caeli di Kapuk Muara, Kamis, 2 April 2026, pukul 10.00 WIB, guna memastikan ibadah Kamis Putih berjalan aman. Tim Gegana Polda Metro Jaya memimpin kegiatan tersebut sebagai langkah preventif menghadapi potensi gangguan keamanan selama rangkaian ibadah berlangsung. Petugas menyisir seluruh area gereja yang berlokasi di Jalan Mediterania […]

  • Patroli Malam Pademangan Diperketat, Polisi Sasar Titik Rawan Tawuran dan Balap Liar

    Patroli Malam Pademangan Diperketat, Polisi Sasar Titik Rawan Tawuran dan Balap Liar

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Polsek Pademangan meningkatkan patroli malam melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Selasa (7/4/2026) pukul 22.30 WIB, untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan. Petugas memfokuskan operasi pada sejumlah ruas jalan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja serta aktivitas berisiko memicu gangguan kamtibmas. Perwira pengawas AIPTU Gultom memimpin langsung patroli dengan melibatkan […]

  • Brimob Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan HUT RI ke-80 Melalui Tactical Floor Game

    Brimob Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan HUT RI ke-80 Melalui Tactical Floor Game

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 Agustus 2025 – Brimob Polda Metro Jaya turut berpartisipasi dalam Tactical Floor Game (TFG) yang digelar di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pengamanan terpadu peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kegiatan dipimpin oleh Asisten Operasi Kapolri, Komjen Pol. Akhmad Wiyagus, dan dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen […]

  • Calon RW Bantar Gebang Dicekal? Proses Pemilihan Dilaporkan ke BKPSDM

    Calon RW Bantar Gebang Dicekal? Proses Pemilihan Dilaporkan ke BKPSDM

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    BEKASI – Polemik pemilihan Ketua RW di Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, memasuki babak baru setelah salah satu calon, Abdul Rahman Sidik (54), melaporkan sejumlah pihak yang menurutnya terlibat dalam proses pemilihan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi. Laporan tersebut disampaikan Abdul Rahman setelah dirinya mengaku tidak dapat mengikuti proses […]

expand_less