Jumat, 23 Okt 2026
Beranda » HUKUM » Kasus Pagar Laut: Bareskrim Tetapkan 9 Tersangka Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Desa

Kasus Pagar Laut: Bareskrim Tetapkan 9 Tersangka Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Desa

  • account_circle Tama
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah di Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Kasus ini terkait dengan penerbitan 93 sertifikat hak milik (SHM) di kawasan pagar laut, wilayah perairan yang seharusnya tidak dapat dimiliki secara pribadi.

Dua dari sembilan tersangka diketahui merupakan tokoh politik aktif dan mantan anggota legislatif daerah. Mereka adalah:

  1. MS – Kepala Desa Segarajaya sekaligus anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Amanat Perubahan, serta Ketua DPD Partai NasDem Bekasi.

  2. AR – Mantan anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, yang juga menjabat sebagai Kades Segarajaya PAW (pergantian antar waktu) untuk sisa masa jabatan 2018–2024. AR diketahui merupakan adik kandung MS.

Tujuh tersangka lainnya berasal dari perangkat desa dan tim pelaksana program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap):

  • GM, Kepala Seksi Pemerintahan Desa Segarajaya
  • Y dan S, staf desa
  • AP, ketua tim support PTSL
  • GG, petugas ukur
  • MJ, operator komputer
  • HS, tenaga pembantu tim PTSL

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya klaim kepemilikan tanah di kawasan laut.

Investigasi Bareskrim Polri mengungkap bahwa para tersangka memanipulasi dokumen resmi untuk menerbitkan sertifikat atas wilayah yang seharusnya merupakan tanah negara di area pesisir.

Sertifikat yang diterbitkan melalui skema program PTSL diduga menggunakan dokumen palsu, termasuk peta bidang yang menyatakan wilayah laut sebagai daratan.

Praktik ini melanggar ketentuan hukum pertanahan dan kelautan di Indonesia.

Motif utama dari praktik ini diduga adalah penguasaan ilegal lahan strategis yang bernilai tinggi.

Wilayah laut di pesisir Bekasi memiliki potensi ekonomi besar, terutama untuk kegiatan reklamasi, pelabuhan, dan industri maritim.

Pilihan Editor :  Richard Lee Tak Ditahan, Polda Metro Jaya Terapkan Wajib Lapor

Dengan memiliki sertifikat palsu, para pelaku diduga ingin menguasai dan menjual lahan tersebut secara ilegal.

Nilai kerugian negara masih dalam proses audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), namun diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Reaksi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bekasi

Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi, Edi Yusuf Taufik, menyatakan pihaknya belum menerima surat resmi dari Bareskrim Polri terkait penetapan tersangka atas nama MS, anggota dewan aktif.

“Kami masih menunggu surat resmi dari aparat penegak hukum. Setelah diterima, surat akan kami teruskan ke pimpinan DPRD dan selanjutnya ke Bupati serta Gubernur Jawa Barat,” kata Edi Yusuf.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, menegaskan bahwa pelayanan publik di Desa Segarajaya tetap berjalan meski kepala desa menjadi tersangka.

“Kami pastikan roda pemerintahan desa tidak terganggu. Dinas DPMD juga sudah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menjamin pelayanan masyarakat tetap berjalan normal,” ujarnya.

Bareskrim Polri masih mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, termasuk oknum di instansi pemerintah maupun swasta.

Penelusuran aset para tersangka juga tengah dilakukan untuk mengidentifikasi hasil tindak pidana yang mungkin telah dikonversi menjadi properti atau aset lainnya.

Jika terbukti, aset tersebut akan disita sebagai barang bukti atau bahkan dirampas untuk negara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini juga menjadi perhatian nasional karena berkaitan langsung dengan program strategis nasional seperti PTSL yang seharusnya ditujukan untuk menata kepemilikan tanah secara tertib dan legal.

Pemalsuan sertifikat tanah di wilayah laut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak negatif pada ekosistem pesisir.

Reklamasi atau penguasaan ilegal kawasan laut dapat merusak ekosistem mangrove, merugikan nelayan, dan mengganggu keseimbangan lingkungan hidup di kawasan pantai utara Bekasi.

Pilihan Editor :  Dwikorita Karnawati Lakukan KuKer ke Stasiun BMKG Pekan Baru

Masyarakat diminta untuk berhati-hati dan waspada terhadap praktik serupa yang mungkin terjadi di wilayah lain.

Pemerintah daerah diharapkan memperketat pengawasan dan melakukan verifikasi ketat terhadap penerbitan sertifikat tanah, terutama di area yang rawan konflik atau berstatus kawasan lindung.

Tidak Ada Toleransi terhadap Mafia Tanah

Kasus pemalsuan sertifikat di Bekasi menambah daftar panjang praktik mafia tanah yang belakangan marak di berbagai daerah.

Presiden dan Menteri ATR/BPN telah berulang kali menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas mafia tanah yang merugikan masyarakat dan negara.

Bareskrim Polri, bersama BPN dan Kementerian Dalam Negeri, terus berkoordinasi untuk memperkuat integritas sistem pertanahan nasional dan mencegah penyalahgunaan program strategis pemerintah.**/

sumber: PikiranRakyat

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Lanal Dabo Singkep Laksanakan Doa Bersama Untuk Kelancaran Latgabma SGS 2025

    Lanal Dabo Singkep Laksanakan Doa Bersama Untuk Kelancaran Latgabma SGS 2025

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Lingga,- Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dabo Singkep Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono, M.Tr. Opsla., yang diwakili Palaksa Lanal Dabo Singkep Mayor Laut (P) Pitrajaya Burnama bersama Personel Lanal Dabo Singkep menghadiri acara doa bersama dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025. Kegiatan ini berlangsung di Menara Tinjau Daerah Latihan […]

  • Babinsa Koramil Timika Ajak Warga Bersihkan Drainase di Kelurahan Inauga

    Babinsa Koramil Timika Ajak Warga Bersihkan Drainase di Kelurahan Inauga

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Meski cuaca kurang bersahabat, semangat kebersamaan tetap menyala di Jl. Busirih, Kelurahan Inauga, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Rabu (8/10/2025). Babinsa Koramil 1710-02/Timika, Kodim 1710/Mimika, Sertu Mathius Lipan, turun langsung bersama warga melakukan kerja bakti membersihkan saluran drainase yang mulai dipenuhi lumpur dan sampah. Dengan alat sederhana dan semangat gotong royong, warga bersama Babinsa […]

  • TNI-Polri dan Pemda Sinergi Kawal HUT ke-81 RI di Puncak Jaya

    TNI-Polri dan Pemda Sinergi Kawal HUT ke-81 RI di Puncak Jaya

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya – TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya bersinergi mengawal upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Kota Baru. Upacara pengibaran Bendera Merah Putih berlangsung pada Minggu (17/8/2026) dengan melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Jajaran Forkopimda, aparatur sipil negara, TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat menghadiri upacara tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap […]

  • Energi Tanpa Batas, Komandan Pasmar 3 Ikut Berlari di Sorong Electric Run 2025

    Energi Tanpa Batas, Komandan Pasmar 3 Ikut Berlari di Sorong Electric Run 2025

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Dispen Kormar Sorong — Gemerlap lampu warna-warni di kawasan reklamasi Tembok Berlin, Kota Sorong, menjadi saksi semangat ribuan pelari yang mengikuti ajang Sorong Electric Run 2025, Minggu (2/11/2025). Dengan penuh energi dan kebersamaan, Komandan Pasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., bersama Ketua Korcab Pasmar 3 Ny. Julita Andi Rahmat, turut ambil […]

  • Amalan Agar Cepat Kaya Raya Berkah dan Bukan Sihir

    Amalan Agar Cepat Kaya Raya Berkah dan Bukan Sihir

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Praktik untuk mencapai kekayaan dengan cepat merupakan suatu upaya agar seseorang dapat memperoleh kekayaan. Dalam konteks Islam, amalan ini dianggap sebagai cara untuk mendapatkan keberkahan dan bukan sebagai bentuk sihir. Menginginkan kekayaan yang berlimpah adalah impian banyak orang. Bagi umat Islam, berdoa dan berusaha merupakan langkah perbaikan finansial guna mencapai kehidupan yang lebih baik.  Amalan […]

  • Patroli Gabungan TNI dan Komduk Perkuat Rasa Aman Warga Tangerang dan Tangsel

    Patroli Gabungan TNI dan Komduk Perkuat Rasa Aman Warga Tangerang dan Tangsel

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, Sabtu, 30/5/2026 – Personel TNI bersama Komponen Pendukung menggelar patroli malam untuk menjaga keamanan wilayah dan meningkatkan rasa aman masyarakat. Patroli melibatkan Koramil 01/Tangerang dan Koramil 09/Serpong Utara Kodim 0506/Tangerang dengan menyasar wilayah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan. Kegiatan dimulai pukul 21.00 WIB dengan menyusuri sejumlah ruas jalan utama yang dinilai rawan gangguan keamanan […]

expand_less