Minggu, 1 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Koalisi Sipil Desak Presiden Ungkap Skandal Dugaan Batu Bara Murahan dan Triliunan Rupiah di PLN EPI

Koalisi Sipil Desak Presiden Ungkap Skandal Dugaan Batu Bara Murahan dan Triliunan Rupiah di PLN EPI

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta — Suara-suara publik soal korupsi kembali mengguncang depan Istana Negara. Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi, yang terdiri dari IPW, KSST, TPDI, dan Perekat Nusantara, mendesak Presiden Prabowo Subianto membongkar dugaan mega korupsi yang menyeret dua institusi besar: PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan Kejaksaan Agung RI.

Dalam aksinya, Koalisi menyampaikan surat terbuka dan menyerahkan buku bertajuk

“Berantas Korupsi Sembari Korupsi” sindiran keras terhadap paradoks aparat penegak hukum yang justru dituding melindungi kejahatan korupsi.

“Kerugian negara bisa mencapai Rp15 triliun per tahun hanya karena permainan kualitas batu bara di PLN,” tegas Ronald Loblobly, Koordinator Koalisi.

Ronald mengungkap, PLN EPI diduga menerima pasokan batu bara berkualitas rendah 3.000 GAR, jauh dari standar 4.400–4.800 GAR. Namun pembayaran tetap dilakukan dengan harga tinggi, seolah kualitasnya sesuai kontrak.

Hal ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tapi juga mengancam performa pembangkit listrik nasional.

Perusahaan dibawah ini diduga menjadi pemasok utama yang disebut terlibat:

  • PT Oktasan Baruna Persada
  • PT Buana Rizky Armia

Yang lebih menghebohkan, nama Jampidsus Febrie Adriansyah muncul sebagai pihak yang diduga “mengamankan” skema korupsi tersebut. Koalisi menilai Kejaksaan Agung gagal menjaga independensinya dan justru membuka ruang bagi permainan kotor dalam proyek strategis energi.

Koalisi juga menyoroti kasus Zarof Ricar, eks pejabat MA, yang menurut mereka ditangani dengan lunak. Meski ditemukan uang tunai Rp915 miliar dan emas 51 kg, dakwaan hanya dijerat dengan pasal gratifikasi, bukan suap.

Bahkan, saksi menyebut uang sitaan sesungguhnya mencapai Rp1,2 triliun. Lalu, ke mana sisa Rp285 miliar itu?

Koalisi menantang Presiden Prabowo membuktikan janji kampanye antikorupsinya dengan:

  1. Melakukan audit sistem distribusi batu bara PLN EPI
  2. Membentuk tim investigasi independen atas dugaan korupsi di PLN dan Kejaksaan
  3. Memastikan proses hukum berjalan tanpa intervensi politik

“Kalau Presiden diam, berarti pemberantasan korupsi hanya slogan kosong. Jangan biarkan negara ini dikendalikan kartel energi dan mafia hukum,” tutup Ronald.

Dengan tekanan publik yang terus membesar, kini semua mata tertuju pada langkah Presiden: berani bongkar, atau bungkam dalam diam?

Baca juga :  Inisiatif Satgas Yonif 509 Kostrad Laksanakan Komsos Dengan Warga Kampung Yokatapa

CATATAN REDAKSI

Berita ini memuat pernyataan, tudingan, dan desakan yang disampaikan oleh Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi dalam aksi penyampaian aspirasi di depan Istana Negara.

Seluruh dugaan yang disebutkan dalam berita ini merupakan pernyataan narasumber dan belum merupakan fakta hukum yang telah diputus oleh pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Redaksi menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik.

Oleh karena itu, pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan, termasuk PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), PT Oktasan Baruna Persada, PT Buana Rizky Armia, Kejaksaan Agung RI, maupun pihak lain yang namanya disebutkan, memiliki hak jawab dan hak koreksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh keterangan atau tanggapan resmi dari pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan.

Upaya konfirmasi akan terus dilakukan dan apabila tanggapan resmi telah diterima, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari keberimbangan informasi sesuai ketentuan Kode Etik Jurnalistik dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Tim SAR Brimob Batalyon C Pelopor Gerak Cepat Evakuasi Warga Banjir

    Tim SAR Brimob Batalyon C Pelopor Gerak Cepat Evakuasi Warga Banjir

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Pondok Aren pada Selasa (18/10/2025) memicu genangan air di sejumlah titik permukiman. Di kawasan Jalan Raya depan Perumahan Taman Mangu Indah, ketinggian air bahkan mencapai 30 hingga 50 sentimeter atau sebetis orang dewasa, sehingga membuat arus lalu lintas tersendat dan sejumlah kendaraan mogok. Melihat kondisi tersebut, Tim […]

  • Jembatan Garuda Tangerang Rampung, 500 KK Kini Terhubung dan Akses Ekonomi Terbuka

    Jembatan Garuda Tangerang Rampung, 500 KK Kini Terhubung dan Akses Ekonomi Terbuka

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – 28 April 2026 – Jembatan Garuda di Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, rampung 100 persen dan siap diresmikan setelah 16 tahap konstruksi selesai. Proyek ini menghubungkan Panunggangan Utara dan Panunggangan Timur, kemudian membuka akses vital bagi sekitar 500 kepala keluarga di kawasan padat penduduk. Jembatan beton sepanjang delapan meter dibangun di atas gorong-gorong selebar […]

  • Wali Kota Bekasi Usulkan Penutupan Ponpes Dar Et Tauhid, Kemenag Masih Investigasi

    Wali Kota Bekasi Usulkan Penutupan Ponpes Dar Et Tauhid, Kemenag Masih Investigasi

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bekasi belum memutuskan usulan penutupan Pondok Pesantren (Ponpes) Dar Et Tauhid di Bekasi Selatan menyusul dugaan pencabulan terhadap sejumlah santri di lingkungan lembaga pendidikan tersebut. Kemenag masih menunggu hasil investigasi internal serta perkembangan proses hukum yang ditangani kepolisian sebelum menentukan langkah administratif terhadap pesantren tersebut. Kepala Kantor Kemenag […]

  • Wartawan Dipaksa Hapus Foto, Jurnalis Bekasi Kepung Polsek Cikarang

    Wartawan Dipaksa Hapus Foto, Jurnalis Bekasi Kepung Polsek Cikarang

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Tindakan ini jelas melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Menyerang jurnalis berarti menyerang rakyat

  • Bupati Dony, Setiap Jumat ASN di Sumedang Ngantor Naik Angkutan Umum

    Bupati Dony, Setiap Jumat ASN di Sumedang Ngantor Naik Angkutan Umum

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengeluarkan Surat Edaran Nomor 60 Tahun 2025 Tentang Penggunaan Angkutan Umum bagi Pegawai di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang setiap Hari Jumat. Surat dibuat dalam rangka mendukung program pengurangan emisi karbon dan pemanfaatan energi ramah lingkungan, serta untuk menumbuhkan kesadaran bersama dalam penggunaan moda transportasi umum yang efisien, […]

  • Kodam Jaya Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pangdam Ajak Prajurit Maknai Hijrah dengan Pengabdian

    Kodam Jaya Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pangdam Ajak Prajurit Maknai Hijrah dengan Pengabdian

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur, 26 Juni 2026 – Kodam Jaya menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas pengabdian, dan membangun karakter prajurit yang berintegritas, Jumat (26/6/2026). Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Jihad Makodam Jaya dengan dihadiri Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., pejabat utama Kodam Jaya, pengurus Persit Kartika Chandra […]

expand_less