Sabtu, 10 Okt 2026
Beranda » HUKUM » Kematian Janggal Defi: Keluarga Desak Otopsi, IKADIN Banjarnegara Turun Tangan

Kematian Janggal Defi: Keluarga Desak Otopsi, IKADIN Banjarnegara Turun Tangan

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
  • print Cetak

Banjarnegara – Misteri kematian Defi Retno Winasih, seorang karyawati asal Desa Pingirlor, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, masih menyisakan tanda tanya besar.

Jenazah Defi ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Rabu, 18 Desember 2024 di rumah kontrakannya di Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Dugaan penyebab kematian yang tidak wajar memicu desakan keluarga untuk dilakukan otopsi, meskipun jenazah telah dimakamkan lebih dari enam bulan lalu.

Defi Retno Winasih ditemukan tewas sekitar pukul 08.00 WIB dalam posisi terlentang di dalam rumah kontrakan yang ditinggalinya bersama sang suami.

Berdasarkan keterangan saksi, tubuh korban telah kaku, mengeluarkan busa dari mulut, dengan lebam di bagian punggung bawah hingga paha, serta terdapat goresan dekat area selangkangan.

Saat ditemukan, korban hanya mengenakan atasan tanktop dan tidak dalam kondisi berbusana lengkap.

Orangtua korban, Setyo Harsono, menjadi pihak yang paling vokal menuntut kejelasan atas kematian anaknya.

Dalam kondisi kesehatan yang kurang prima, ia tetap bersuara lantang agar kasus ini diusut tuntas.

Pihak keluarga bahkan telah menggandeng tim hukum dari Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia (DPC IKADIN) Banjarnegara untuk mendampingi proses hukum.

IKADIN Banjarnegara, melalui Ketua DPC Harmono, SH, MM, telah menjalin komunikasi aktif dengan Polsek Teluknaga, Kabupaten Tangerang, yang menangani lokasi penemuan jenazah.

Mereka meminta penggalian kembali jenazah untuk dilakukan otopsi demi mengungkap kebenaran.

Peristiwa penemuan jenazah terjadi pada Rabu pagi, 18 Desember 2024, di rumah kontrakan milik Mandor Memet yang beralamat di Jalan Nurul Falah Kenplang, Desa Kosambi Timur, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Kontrakan tersebut diketahui menjadi tempat tinggal Defi dan suaminya yang juga berasal dari Banjarnegara.

Menurut keterangan tetangga, sekitar pukul 06.00 WIB, suami Defi diketahui telah berangkat kerja dan meminta salah satu tetangga untuk mengajak Defi berangkat bersama.

Pilihan Editor :  Lanal Dabo Singkep Lepas Prajurit dengan Pagar Kehormatan

Namun, saat hendak menjemput, korban tidak merespons panggilan dan akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa.

Keluarga Menilai Kematian Tidak Wajar

Sehari sebelum kematian, Defi masih beraktivitas seperti biasa.

Ia bekerja di perusahaan PGJ Watches milik Koh Wijaya dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit.

Yang mengejutkan, suaminya menjemput Defi lebih awal dari jam kerja pada hari Selasa (17/12/2024) dengan alasan tertentu.

Keluarga juga mempertanyakan sikap suami korban yang menolak dilakukan otopsi saat jenazah pertama kali ditemukan.

Padahal, pihak bos perusahaan tempat Defi bekerja telah menyatakan kesediaannya menanggung seluruh biaya otopsi hingga pemulangan jenazah ke kampung halaman.

“Awalnya katanya Defi meninggal karena kesetrum. Tapi tubuhnya ada luka, lebam, dan goresan. Kami mencium ada kejanggalan,” ujar Setyo Harsono, ayah korban.

Sumber keluarga juga menyebutkan bahwa sebelum kematian, sempat terjadi cekcok antara korban dan suaminya.

Rekaman video serta pesan percakapan terakhir korban dengan temannya yang tersimpan di ponsel yang kini terkunci, diyakini mengandung petunjuk penting.

DPC IKADIN Banjarnegara telah menyerahkan surat kuasa kepada Polsek Teluknaga dan meminta akses terhadap bukti-bukti yang berkaitan dengan kematian Defi.

Harmono menegaskan bahwa pihaknya siap menggandeng ahli teknologi informasi (ITE) untuk membuka isi ponsel korban dan mengungkap komunikasi terakhir yang mungkin menjadi petunjuk penting.

“Kami akan mendorong otopsi ulang meskipun jenazah telah dikubur. Permintaan keluarga ini adalah langkah legal demi keadilan. Dugaan adanya kekerasan dan penolakan otopsi oleh suami korban merupakan faktor yang patut dicurigai,” kata Harmono.

Saat ini, penyelidikan tengah difokuskan pada kemungkinan adanya tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau pembunuhan yang disamarkan sebagai kecelakaan.

Defi dikenal sebagai pribadi yang baik dan tidak pernah terlibat masalah dengan tetangga sekitar.

Pilihan Editor :  Lanal Dumai Tebar 50.000 Bibit Ikan Patin dan Panen Sayur Hidroponik

Sehari-hari ia beraktivitas di sekitar kontrakan dan jarang bepergian jauh.

Seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya menyatakan terkejut atas kabar kematian Defi.

“Dia orang baik, tidak pernah aneh-aneh. Kami juga tidak pernah mendengar dia punya masalah dengan siapa pun. Jadi kabar meninggalnya karena kesetrum sangat mengejutkan, apalagi ada luka dan lebam-lebam,” ujar tetangga tersebut.

Pihak keluarga berharap agar aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan mereka dengan serius dan transparan.

Mereka ingin kejelasan penyebab kematian putri sulungnya demi rasa keadilan dan untuk mencegah hal serupa menimpa orang lain.

“Kami hanya ingin kebenaran. Kalau memang ada yang menyebabkan kematian anak saya, kami ingin pelakunya dihukum sesuai hukum yang berlaku,” tegas Setyo Harsono.

Dengan dukungan hukum dari IKADIN dan atensi dari aparat kepolisian, keluarga besar Defi Retno Winasih berharap misteri kematian anak mereka dapat segera terungkap dan keadilan bisa ditegakkan.**(somad/one)

Catatan Redaksi:
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Semua pihak yang disebutkan dalam berita ini berhak atas praduga tak bersalah hingga ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap. Kami akan terus mengikuti perkembangan kasus ini secara mendalam dan menyampaikan informasi terbaru berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi.

Pilihan Editor :
Pekerja SPBU Diduga Tewas di Bunker, Karena Jatuh, Konsumsi Obat, Serangan Jantung?

Diduga Tewas di SPBU Pengasinan, RS Ananda Tambun Selatan: Memang Bau Bensin

Diduga Tewas di SPBU, Korban Kecelakaan Kerja Berhak Tuntut Hak Sesuai Hukum

SPBU 34-17120 Diduga Punya Bekingan Jenderal, Arifin: Enggak Ada Pak Salah Paham

Anggota DPRD Angkat Bicara, Ahmadi: Selesaikan Hak Pekerja Sesuai Aturan Negara

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Tutup Dikreg Sesko TNI ke-53, Panglima TNI Tegaskan Siap Perang Demi Perdamaian

    Tutup Dikreg Sesko TNI ke-53, Panglima TNI Tegaskan Siap Perang Demi Perdamaian

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung – Dunia boleh berubah, tapi kesiapsiagaan adalah prinsip yang tak bisa ditawar. Hal itu ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat menutup Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-53 Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Anggaran 2025, Selasa (24/6/2025), di Gedung Serasan, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat. Upacara penutupan ini menandai berakhirnya pendidikan strategis bagi […]

  • Usai Mangkir dari Pemanggilan, Direktur Perumda Tirta Bhagasasi Ade Zakarsih Resmi Ditahan Polres Metro Bekasi

    Usai Mangkir dari Pemanggilan, Direktur Perumda Tirta Bhagasasi Ade Zakarsih Resmi Ditahan Polres Metro Bekasi

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bekasi — Drama panjang seputar kepemimpinan di tubuh Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi akhirnya mencapai babak baru. Direktur Perumda Tirta Bhagasasi, Ade Efendi Zakarsih, resmi ditahan oleh Polres Metro Kabupaten Bekasi setelah beberapa kali mangkir dari pemanggilan penyidik. Penjemputan terhadap Ade dilakukan pada Rabu (29/10/2025) di salah satu kantor pemerintahan di wilayah Kabupaten Bekasi. Penahanan ini […]

  • In fact, there are several ways business owners can optimize their work during the Lebaran holidays.

    In fact, there are several ways business owners can optimize their work during the Lebaran holidays.

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Foto oleh Dương Nhân As we approach the festive season of Eid al-Fitr, also known as Lebaran, many businesses in Indonesia start preparing for the long holiday break.  However, this doesn’t mean that productivity has to come to a halt. In fact, there are several ways business owners can optimize their work during the Lebaran […]

  • YPBP dan YANB Gelar Baksos di Desa Mekar Jaya, Ratusan Warga Terlayani

    YPBP dan YANB Gelar Baksos di Desa Mekar Jaya, Ratusan Warga Terlayani

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TANGERANG – Suasana Minggu pagi (18/5/2025) di halaman Kantor Desa Mekar Jaya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang terasa berbeda. Warga dari berbagai usia, mulai dari lansia hingga anak-anak, tampak antusias mengikuti kegiatan bakti sosial yang digelar Yayasan Panca Budidarma Putra (YPBP) bekerja sama dengan Yayasan Amazing New Beginning (YANB). Tak sekadar pengobatan gratis, kegiatan ini juga […]

  • Kepala Bakamla RI Panen Kacang Tanah di Karangasem, Dukung Ketahanan Pangan

    Kepala Bakamla RI Panen Kacang Tanah di Karangasem, Dukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Karangasem, Bali – Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah memanen kacang tanah di lahan pertanian Bakamla di Banjar Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Karangasem, Bali, Selasa (15/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Dari lahan seluas satu hektare, panen kacang tanah mencapai 800 kilogram. […]

  • Ratusan Pengurus RW Diperiksa Inspektorat Hingga Larut Malam Tanpa Konsumsi

    Ratusan Pengurus RW Diperiksa Inspektorat Hingga Larut Malam Tanpa Konsumsi

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Sejumlah pengurus RW berharap Inspektorat Kota Bekasi segera melakukan evaluasi internal atas pelaksanaan kegiatan ini.

expand_less