Sabtu, 7 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Hukum » SPBU 34-17120 Diduga Langgar UU Ketenagakerjaan, DPRD Akan Lakukan Sidak

SPBU 34-17120 Diduga Langgar UU Ketenagakerjaan, DPRD Akan Lakukan Sidak

  • account_circle Tama
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-17120 milik PT Hirra Jaya yang berlokasi di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, diduga tidak menerapkan standar ketenagakerjaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Ketenagakerjaan serta Peraturan Pemerintah terkait pengupahan minimum.

Seorang pekerja SPBU 34-17120, yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan, mengungkapkan bahwa dirinya hanya menerima upah sebesar Rp1,5 juta per bulan.

Angka ini jauh di bawah Upah Minimum Regional (UMR) Kota Bekasi tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp5.690.752.

“Gak ada lamaran, interview atau pemberian data Curiculum Vite (CV) saya ditelpon teman untuk kerja disini dan di gaji hanya Rp1,5 juta per bulan,,” ujarnya kepada wartawan, Senin (30/6/2025).

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai legalitas proses rekrutmen tenaga kerja dan penerapan standar upah di SPBU tersebut.

Arifin, yang mengaku sebagai penanggung jawab operasional sekaligus pengawas dan bagian keuangan di SPBU itu, membenarkan bahwa tidak ada penerapan aturan ketenagakerjaan yang jelas di tempatnya bekerja.

Saat ditanya mengenai prosedur atau Standar Operasional Prosedur (SOP), Arifin secara lugas menjawab bahwa dirinya tidak tahu-menahu soal aturan tersebut.

“Aturan gimana sih maksudnya, gak tau pak, masuknya udah begini aja,,” ujarnya kepada awak media, Senin (30/6/2025).

Arifin menjelaskan bahwa dirinya awalnya bekerja sebagai operator SPBU.

Setelah beberapa waktu, ia diberi tanggung jawab lebih besar sebagai penanggung jawab, pengawas dan bagian keuangan, dengan gaji bulanan sebesar Rp3 juta.

Namun, ia mengakui tidak pernah mendapatkan pelatihan formal atau arahan terkait hak-hak pekerja dan kewajibannya sebagai penanggung jawab.

Pelanggaran terhadap aturan ketenagakerjaan, terutama soal upah minimum dan proses perekrutan, merupakan pelanggaran serius yang berpotensi menindas hak-hak pekerja.

Baca juga :  LAKI Koordinasi ke Kejagung Terkait Dugaan Masalah Pengelolaan CSR Kota Bekasi

Dalam hal ini, pekerja tidak hanya digaji di bawah standar, tetapi juga direkrut tanpa prosedur formal yang seharusnya menjadi hak dasar dalam sistem ketenagakerjaan yang adil dan transparan.

Saat ditanyakan mengenai tanggapan pemilik SPBU terkait pemberitaan Pekerja yang diduga tewas saat bekerja disana, Arifin menyatakan bahwa dirinya sudah menyampaikan permasalahan tersebut kepada pemilik SPBU.

Namun, pemilik hanya memberikan tanggapan yang terkesan mengabaikan substansi persoalan, dan seakan enggan menemui wartawan secara langsung.

Bahkan dalam konteks kematian salah satu pekerja sebelumnya, pemilik SPBU disebutkan hanya berkomentar bahwa hal tersebut sudah selesai karena telah memberi sumbangan.

“Ooo ya sudah, kita ini kan sudah menyumbang semampu nya, ya kalo dihitung-hitung udah lumayan itu pak, yang untuk 40 hari nya aja 3 juta,” ucap Arifin, menirukan tanggapan pemilik, yang disebut-sebut bernama Haji Fauzan.

Pernyataan ini menimbulkan kekhawatiran soal kepedulian pengusaha terhadap kesejahteraan dan keselamatan kerja para pegawainya.

Menanggapi laporan tersebut, Ahmadi, anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi menyatakan akan segera mengambil langkah tegas.

Ia menilai praktik yang terjadi di SPBU tersebut jelas-jelas melanggar hak-hak pekerja dan tidak sejalan dengan amanat Undang-Undang Cipta Kerja dan Ketenagakerjaan.

“Ini sudah melangar hak-hak pekerja dan melangar Undang-undang Cipta kerja, ini kaga bisa dibiarkan nanti kita akan melakukan sidak di SPBU tersebut,” tegas Ahmadi kepada wartawan, Senin (30/6/2025).

Sesuai regulasi yang berlaku, jika terbukti melanggar aturan ketenagakerjaan, PT Hirra Jaya dapat dikenai sanksi mulai dari teguran administratif, penghentian sementara kegiatan usaha, hingga pidana denda.

Pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja diharapkan segera menurunkan tim pengawas ketenagakerjaan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Kasus di SPBU 34-17120 ini menjadi gambaran nyata bahwa praktik-praktik ketenagakerjaan di lapangan masih kerap diwarnai pelanggaran hak-hak buruh, terutama di sektor informal dan sektor padat karya.

Baca juga :  Bimas Polsek Rawalumbu Bantah Pernyataan Arifin soal Investigasi Kematian Pekerja di SPBU 34-17120

Pemerintah daerah, DPRD, dan aparat pengawas ketenagakerjaan dituntut untuk lebih sigap dan tanggap dalam mengatasi permasalahan ini demi menjamin keadilan dan perlindungan bagi para pekerja.**/tama

Berita Terkait :

Anggota DPRD Angkat Bicara, Ahmadi: Selesaikan Hak Pekerja Sesuai Aturan Negara

SPBU 34-17120 Diduga Punya Bekingan Jenderal, Arifin: Enggak Ada Pak Salah Paham

Diduga Tewas di SPBU, Korban Kecelakaan Kerja Berhak Tuntut Hak Sesuai Hukum

Diduga Tewas di SPBU Pengasinan, RS Ananda Tambun Selatan: Memang Bau Bensin

Pekerja SPBU Diduga Tewas di Bunker, Karena Jatuh, Konsumsi Obat, Serangan Jantung?

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Sumur Bor dan Tower Air Hampir Rampung, Satgas TMMD 125 Kodim 1506/Namlea Ngebut Pengerjaan

    Sumur Bor dan Tower Air Hampir Rampung, Satgas TMMD 125 Kodim 1506/Namlea Ngebut Pengerjaan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Buru Selatan, 13 Agustus 2025 – Pembangunan sumur bor dan tower air yang menjadi salah satu sasaran fisik Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Kodim 1506/Namlea kini sudah mencapai 90 persen. Tinggal tahap pipanisasi ke rumah-rumah warga, proyek vital ini ditargetkan segera rampung sesuai jadwal. Komandan Satgas TMMD 125, Letkol Mohammad Tamami, S.Sos., menyebut […]

  • Patroli Malam Koramil Batuceper dan Ciputat Perkuat Pengamanan Wilayah

    Patroli Malam Koramil Batuceper dan Ciputat Perkuat Pengamanan Wilayah

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang, 6 Juli 2026 – Kodim 0506/Tangerang mengintensifkan patroli malam melalui personel Koramil 02/Batuceper dan Koramil 05/Ciputat di sejumlah titik rawan, Senin (6/7/2026). Langkah itu bertujuan memperkuat keamanan wilayah sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas. Personel menyisir kawasan permukiman, ruas jalan utama, serta pusat aktivitas masyarakat yang berpotensi memunculkan kerawanan pada malam hari. Kodim 0506/Tangerang menempatkan […]

  • Satgas Karhutla TNI Ajak Warga Melawi Cegah Kebakaran Hutan

    Satgas Karhutla TNI Ajak Warga Melawi Cegah Kebakaran Hutan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Melawi – Satgas Karhutla TNI wilayah Melawi menggelar Sholat Istisqo dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kegiatan tersebut berlangsung di Apron Bandara Nanga Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat, Minggu (13/9/2026). Satgas mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mencegah munculnya titik api di tengah ancaman Karhutla. Brigjen TNI Luqman Arif memimpin kegiatan tersebut bersama […]

  • Batalyon B Pelopor Satbrimob PMJ Gelar Kontes Batu Nusantara Rayakan HUT ke-80

    Batalyon B Pelopor Satbrimob PMJ Gelar Kontes Batu Nusantara Rayakan HUT ke-80

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Dalam suasana penuh semangat dan keakraban, Satbrimob Polda Metro Jaya menggelar ajang bergengsi Piala Dansat Brimob Polda Metro Jaya 2025, Sabtu (11/10). Kegiatan yang berlangsung di Mako Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya ini mempertemukan ratusan pecinta batu hias dari berbagai daerah di Indonesia. Tak kurang dari 400 batu terbaik Nusantara tampil […]

  • Rupiah Tak Boleh Absen di Ujung Negeri: Lanal Dumai dan BI Riau Perkuat Misi Ekonomi 3T

    Rupiah Tak Boleh Absen di Ujung Negeri: Lanal Dumai dan BI Riau Perkuat Misi Ekonomi 3T

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Di balik hiruk-pikuk ekonomi digital dan geliat pasar global, ada satu misi sunyi tapi vital: memastikan Rupiah tetap hadir di pulau-pulau terluar dan wilayah perbatasan Indonesia. Misi inilah yang jadi benang merah dalam kunjungan silaturahmi Komandan Pangkalan TNI AL Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, […]

  • Kapolres Metro Bekasi Kota dan Pj Wali Kota Bekasi Berikan Kejutan HUT TNI ke-79

    Kapolres Metro Bekasi Kota dan Pj Wali Kota Bekasi Berikan Kejutan HUT TNI ke-79

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Gensa Media Indonesia
    • 0Komentar

    BEKASI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Dani Hamdani S.I.K., M.P.M., dan Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad S.H., M.A.P., memberikan kejutan kepada Kodim 0507/Bekasi. Kejutan berupa tumpeng, kue ulang tahun bertuliskan “Dirgahayu TNI ke-79 TNI PRIMA” ini diberikan di […]

expand_less