Kamis, 29 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » FOTO » Rumbling di Attack on Titan: Simbol Kehancuran atau Perlawanan

Rumbling di Attack on Titan: Simbol Kehancuran atau Perlawanan

  • account_circle Tama
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Anime – Rumbling adalah peristiwa penting dalam serial anime dan manga Attack on Titan karya Hajime Isayama.

Istilah ini merujuk pada pelepasan ribuan Titan Kolosal yang tersegel di dalam dinding Pulau Paradis.

Titan-Titan tersebut kemudian bergerak melintasi dunia, menghancurkan apapun yang ada di hadapan mereka.

Aksi ini menciptakan dampak besar terhadap karakter, konflik, dan pesan moral yang diangkat dalam cerita.

Dalam narasi Attack on Titan, “Rumbling” awalnya merupakan ancaman potensial dari kerajaan Eldia untuk menjaga kedaulatan Pulau Paradis.

Namun, ketika Eren Yeager mengambil alih kekuatan Titan Pendiri, ancaman itu menjadi kenyataan.

Eren Yeager adalah sosok sentral di balik terjadinya “Rumbling.”

Setelah mengakses ingatan masa lalu, masa kini, dan masa depan melalui kekuatan Titan Pendiri, Eren menyadari bahwa dunia tidak akan pernah membiarkan bangsanya hidup bebas.

Ia kemudian memutuskan untuk mengakhiri ancaman terhadap Pulau Paradis dengan cara ekstrem: membangkitkan para Titan Kolosal dan menghancurkan dunia luar.

Namun, keputusan ini tidak diambil secara sepihak.

Eren memutuskan untuk menjauh dari teman-temannya dan mengambil jalan sendiri.

Ia menjadi antagonis utama dalam narasi akhir, meskipun banyak penggemar masih melihatnya sebagai protagonis yang tragis.

“Rumbling” dimulai pada bagian akhir serial, yakni di Season 4 Part 2 dari anime dan pada bab-bab akhir versi manga.

Peristiwa ini berlangsung setelah Eren berhasil menyentuh Zeke dan mengaktifkan kekuatan Titan Pendiri.

Ribuan Titan Kolosal yang selama ini tersembunyi di dalam tiga lapis dinding utama—Maria, Rose, dan Sheena, dibangkitkan.

Aksi ini bermula di Pulau Paradis dan menyebar ke berbagai belahan dunia, mulai dari Marley hingga berbagai negara lain yang sebelumnya bersekutu untuk menekan Eldia.

Baca juga :  40 Pantun Sahur Romantis, Tren Pesan Dini Hari yang Kian Populer

Gelombang kehancuran yang disebabkan oleh langkah Titan-Titan raksasa ini meluluhlantakkan kota-kota, merusak ekosistem, dan menewaskan jutaan orang.

Mengapa “Rumbling” Menjadi Titik Kritis dalam Cerita?

“Rumbling” menjadi titik kulminasi dari konflik panjang antara Eldia dan Marley, serta dunia luar yang menganggap Eldian sebagai ancaman.

Isayama dengan sengaja merancang peristiwa ini untuk mengeksplorasi dilema moral dalam peperangan: apakah membela bangsa sendiri membenarkan pengorbanan bangsa lain?

Tindakan Eren mengundang berbagai interpretasi:

  • Sebagai pembela kemerdekaan Eldia yang mengambil jalan ekstrem.
  • Sebagai diktator yang memilih genosida untuk mengamankan kekuasaan.
  • Sebagai korban sejarah yang menolak untuk terus dijadikan kambing hitam.

Tema seperti trauma generasi, pembalasan dendam, dan manipulasi sejarah muncul secara kuat dalam peristiwa ini.

“Rumbling” dalam Attack on Titan bukan hanya gambaran kehancuran fisik, tetapi juga sarat makna simbolik dan politis:

  1. Simbol Kehancuran Massal: Titan-Titan Kolosal yang berjalan tanpa henti melambangkan kerusakan yang ditimbulkan oleh perang yang dilandasi kebencian dan dendam historis.

  2. Simbol Perlawanan Terakhir: Dalam sudut pandang Eldian di Paradis, “Rumbling” adalah satu-satunya cara untuk melindungi diri dari dunia luar yang tak henti menindas mereka.

  3. Simbol Dilema Moral: Keputusan Eren mengajak pembaca dan penonton untuk mempertanyakan: apakah tindakan ekstrem bisa dibenarkan demi tujuan yang lebih besar?

  4. Cermin Dunia Nyata: “Rumbling” mencerminkan konflik etnis dan kolonial yang pernah (dan masih) terjadi di dunia nyata, seperti genosida, penindasan struktural, dan propaganda politik.

Isayama sendiri pernah menyatakan bahwa banyak inspirasi dalam Attack on Titan datang dari sejarah dunia nyata, seperti Perang Dunia, Holocaust, hingga konflik Timur Tengah.

Respons Fanbase Terhadap “Rumbling”

Fanbase Attack on Titan sangat aktif membahas peristiwa “Rumbling” dari berbagai sisi:

  • Apresiasi terhadap Kedalaman Cerita: Banyak penggemar menganggap keputusan Eren sebagai sesuatu yang masuk akal dan konsekuen dalam narasi. Mereka memuji keberanian Isayama untuk menyajikan ending yang pahit dan tidak hitam-putih.

  • Kritik terhadap Kekerasan dan Genosida: Sebagian fan menyayangkan bahwa anime ini memunculkan simpati terhadap tindakan genosida, meskipun dalam konteks fiksi.

  • Diskusi Filosofis dan Historis: Forum seperti Reddit, YouTube, hingga TikTok penuh dengan diskusi tentang moralitas Eren, relevansi “Rumbling” terhadap politik dunia nyata, dan analisis terhadap simbol-simbol yang digunakan.

  • Fanart, Meme, dan Musik: Peristiwa ini juga melahirkan banyak karya kreatif. Lagu tema “The Rumbling” oleh band SiM menjadi fenomena global dan dianggap mewakili emosi dahsyat dari momen tersebut.
Baca juga :  Turnamen Layang-Layang Perdana di Surau Anjuang, Meriahkan Bulan Kemerdekaan

“Rumbling” memiliki dampak luas di dunia pop culture, tidak hanya di kalangan penggemar anime:

  • Lagu “The Rumbling” masuk dalam tangga lagu Billboard dan menjadi topik hangat di media sosial.
  • Cosplay dan Merchandise bertema “Rumbling” menjadi favorit di berbagai event anime dan pop culture.
  • Referensi di Media Lain: Konsep “Rumbling” mulai digunakan dalam diskusi politik populer sebagai metafora kebangkitan kekuatan tertindas.
  • Adaptasi dan Analisis: Banyak kanal YouTube dan podcast melakukan analisis mendalam tentang tema ini, menandakan betapa besar dampaknya terhadap penonton dewasa dan pemikir kritis.

Antara Kehancuran dan Kebebasan

Rumbling dalam Attack on Titan bukan sekadar rangkaian kehancuran masif. Ia adalah metafora kompleks tentang penderitaan, pembalasan, dan perjuangan identitas sebuah bangsa.

Dalam satu sisi, tindakan Eren adalah bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan historis.

Di sisi lain, ia memunculkan pertanyaan besar tentang batas moral dalam memperjuangkan kebebasan.

Sebagai penggemar anime dan pemikir kritis, bagaimana Anda melihat tindakan Eren?

Apakah “Rumbling” adalah kejahatan mutlak, atau bentuk terakhir dari perlawanan terhadap penindasan sistemik?

**/

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Lantamal IX Ambon Gelar Pelatihan Karakter Bagi Mahasiswa Unggul Poltekkes Kemenkes Maluku Tahun 2025

    Lantamal IX Ambon Gelar Pelatihan Karakter Bagi Mahasiswa Unggul Poltekkes Kemenkes Maluku Tahun 2025

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Ambon,- Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M. , M.T., berikan Pelatihan Karakter Bagi Mahasiswa, bertempat di Kesatriaan Mako Lantamal IX Ambon, Sabtu (19/07/2025). Pelatihan karakter, atau character building training adalah program yang dirancang untuk membantu individu mengembangkan kualitas pribadi dan profesional yang kuat. Pelatihan ini bertujuan […]

  • Puncak HUT RI ke-81, Warga Jatiluhur Tumpah Ruah, UMKM Lokal Ikut Bergeliat

    Puncak HUT RI ke-81, Warga Jatiluhur Tumpah Ruah, UMKM Lokal Ikut Bergeliat

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Ihwan Setiawan
    • 0Komentar

    BEKASI – Lapangan RW 01 di Jalan H. Longkot, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, dipadati warga saat malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu malam. Rangkaian perayaan yang digelar masyarakat RW 01 tersebut berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan rakyat serta kegiatan yang melibatkan warga dan pelaku usaha mikro, kecil, […]

  • Target November di Depan Mata, Pembayaran Lahan Flyover Bulak Kapal Belum Tuntas

    Target November di Depan Mata, Pembayaran Lahan Flyover Bulak Kapal Belum Tuntas

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    BEKASI – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi mencatat 15 dari total 76 bidang tanah untuk pembangunan Flyover Bulak Kapal telah menerima pembayaran ganti kerugian hingga Selasa (20/10/2026). Sebanyak 32 bidang lainnya ditargetkan menerima pembayaran pada pekan depan, sementara penyelesaian 29 bidang sisanya masih perlu dipastikan. Percepatan pengadaan tanah menjadi tahapan krusial bagi Pemerintah Kota […]

  • Cara Cek Penerima BSU 2025 dan Informasi Lengkap Terkait BPJS Ketenagakerjaan

    Cara Cek Penerima BSU 2025 dan Informasi Lengkap Terkait BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat memastikan status sebagai penerima dan mengetahui cara cek penerima

  • Jelang HUT ke-80 RI, TNI Lumpuhkan 8 Anggota OPM di Papua

    Jelang HUT ke-80 RI, TNI Lumpuhkan 8 Anggota OPM di Papua

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Agustus 2025 – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, TNI melalui Komando Operasi (Koops) Habema berhasil melumpuhkan delapan anggota Kelompok Separatis Bersenjata (OPM) dalam serangkaian operasi patroli dan penyisiran di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah. Operasi dilakukan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah meningkatnya potensi gangguan menjelang […]

  • Upaya Cegah Tawuran, Bhabinkamtibmas Pengasinan Lakukan Penyuluhan di SMPN 33 Bekasi

    Upaya Cegah Tawuran, Bhabinkamtibmas Pengasinan Lakukan Penyuluhan di SMPN 33 Bekasi

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI — Sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif, Aiptu Erik, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengasinan, melakukan penyuluhan di SMPN 33 Bekasi pada hari Rabu, (16/10/2024). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar tentang pentingnya menjaga ketertiban dan menghindari tawuran. Dalam penyuluhan […]

expand_less