Selasa, 29 Sep 2026
Beranda » FOTO » Warga Korban Banjir Aceh Timur Bangun Huntara Secara Mandiri

Warga Korban Banjir Aceh Timur Bangun Huntara Secara Mandiri

  • account_circle Nadya
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

Aceh – Sejumlah warga terdampak banjir bandang di Dusun Ranto Panyang Rubek, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, membangun hunian sementara (huntara) secara mandiri menggunakan kayu sisa rumah mereka yang hanyut.

Langkah ini mereka ambil setelah berbulan-bulan tinggal di tenda darurat tanpa kepastian relokasi maupun pembangunan hunian tetap dari pemerintah.

Salah satu warga, Abu Syam, mengatakan dirinya telah bekerja selama dua hari untuk mendirikan huntara tersebut.

Ia menargetkan bangunan sederhana itu rampung dalam waktu dekat agar dapat segera ditempati bersama keluarganya.

“Sudah dua hari kami bekerja membuat hunian sementara. Kalau tidak ada halangan, hari ini sudah siap,” ujar Abu Syam, Sabtu (21/2/2026), seperti dikutip pada laman Antara.

Abu Syam membangun hunian itu dengan memanfaatkan rangka tenda pengungsian bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta potongan kayu yang ia kumpulkan dari sisa rumahnya yang terseret banjir.

Ia mengaku terpaksa memindahkan rangka tenda tersebut karena lokasi awal penempatan terlalu dekat dengan tepi sungai dan dinilai rawan jika terjadi banjir susulan.

“Ini kayunya punya kami sendiri. Punya rumah yang hanyut kemarin, itulah yang kami kumpulkan,” katanya.

Menurut Abu Syam, ia telah tinggal di tenda pengungsian selama tiga bulan bersama dua keluarga lain.

Kondisi tenda yang sempit dan minim privasi membuat mereka merasa tidak nyaman, terlebih menjelang bulan Ramadan.

Ia mengaku belum menerima kepastian dari pemerintah terkait pembangunan huntara resmi maupun hunian tetap bagi korban.

“Sebelumnya duduk-duduk merenung, kapan berakhirnya ini? Daripada terus mengeluh tinggal di tenda saat bulan puasa, kami ambil keputusan untuk buat hunian sementara sendiri,” ujarnya.

Keputusan membangun huntara mandiri itu, kata Abu Syam, merupakan bentuk ikhtiar agar keluarganya dapat hidup lebih layak meski dalam keterbatasan.

Pilihan Editor :  Kuda Kepang Langgeng Lestari Budoyo, Meriahkan Acara Merti Desa Condong Campur

Ia berharap pemerintah tetap memperhatikan kondisi warga yang masih bertahan di lokasi terdampak.

Dusun Ranto Panyang Rubek merupakan salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir bandang yang melanda Aceh pada November 2025.

Sejumlah rumah dilaporkan hanyut dan rusak berat. Sebagian warga terpaksa mengungsi karena tempat tinggal mereka tidak lagi layak huni.

Selain Abu Syam, beberapa warga lain juga melakukan hal serupa.

Mereka membangun hunian sederhana dengan bahan seadanya, sebagian memilih mendirikan bangunan di lahan kebun sawit milik pribadi agar lebih jauh dari bibir sungai yang sebelumnya meluap.

Langkah warga membangun huntara secara mandiri mencerminkan keterbatasan fasilitas pascabencana di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai progres penanganan hunian bagi warga Dusun Ranto Panyang Rubek.

Akses Terbatas dan Dusun Terisolasi

Dusun Ranto Panyang Rubek dikenal sebagai salah satu “dusun yang hilang” akibat dampak banjir bandang.

Lokasinya terisolasi dan sulit dijangkau. Untuk mencapai wilayah ini, perjalanan harus menembus area perkebunan sawit dengan kondisi jalan yang masih tertutup lumpur.

Waktu tempuh dari pusat kecamatan diperkirakan mencapai dua jam.

Kondisi geografis tersebut memperumit distribusi bantuan serta pemantauan langsung oleh pihak berwenang.

Infrastruktur jalan yang rusak dan belum sepenuhnya pulih memperlambat proses pemulihan pascabencana.

Warga menyebutkan, sebagian besar rumah di dusun tersebut rusak berat atau hanyut terbawa arus.

Aktivitas ekonomi masyarakat pun terganggu karena lahan pertanian dan kebun terdampak lumpur serta material banjir.

Secara faktual, banjir bandang yang terjadi pada November 2025 menjadi salah satu bencana paling merusak di kawasan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Pilihan Editor :  Lanud Sjamsudin Noor Atasi Karhutla Gambut dengan Tangki Portable

Namun, hingga Februari 2026, sejumlah warga masih bertahan di tenda darurat atau membangun hunian sendiri.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.

Berdasarkan praktik penanganan bencana, pembangunan hunian sementara biasanya menjadi bagian dari tahap transisi sebelum pembangunan hunian tetap.

Namun di Dusun Ranto Panyang Rubek, sebagian warga mengaku belum memperoleh kepastian jadwal maupun mekanisme bantuan lanjutan.

Warga berharap pemerintah daerah, provinsi, maupun pemerintah pusat segera memberikan kejelasan terkait relokasi atau pembangunan rumah permanen.

Mereka juga meminta agar akses jalan segera diperbaiki agar distribusi logistik dan material pembangunan lebih lancar.

Pembangunan huntara secara mandiri oleh warga Dusun Ranto Panyang Rubek menjadi potret ketahanan masyarakat di tengah keterbatasan.

Namun di sisi lain, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah dalam pemulihan pascabencana, khususnya di wilayah terpencil dan terisolasi.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nadya adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Kepala Bakamla RI Dorong Penguatan ASEAN Coast Guard Forum di Manila Dialogue 2025

    Kepala Bakamla RI Dorong Penguatan ASEAN Coast Guard Forum di Manila Dialogue 2025

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Manila, 9 November 2025 — Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., menjadi salah satu pembicara utama dalam The Manila Dialogue on the South China Sea 2025, yang digelar di Filipina, Jumat (8/11/2025). Dalam sesi keenam bertema “Advancing The ASEAN Coast Guard Forum (ACF) As A Regional Mechanism”, […]

  • Polwan Polda Jabar Tunjukkan Wajah Humanis Lewat He For She di CFD Dago

    Polwan Polda Jabar Tunjukkan Wajah Humanis Lewat He For She di CFD Dago

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Melalui He For She, Polwan Polda Jabar berhasil menunjukkan bahwa pelayanan humanis, edukasi publik, dan keamanan dapat berjalan beriringan.

  • Wasrik Koarmada IV Uji Kinerja Lanal Bintan, Fokus Transparansi dan Efektivitas Anggaran

    Wasrik Koarmada IV Uji Kinerja Lanal Bintan, Fokus Transparansi dan Efektivitas Anggaran

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan, 20 April 2026 – Tim Wasrik Inspektorat Koarmada IV langsung menguji kinerja dan tata kelola anggaran Lanal Bintan melalui taklimat awal pengawasan. Tim memulai pemeriksaan pada Senin (20/4/2026) di Ruang Rapat Markas Komando Lanal Bintan sebagai langkah awal evaluasi menyeluruh. Ketua Tim Wasrik Kolonel Laut (P) Setiyo Widodo memimpin langsung kegiatan bersama tim pemeriksa […]

  • Gratis Layanan Kesehatan! Begini Cara Daftar BPJS Kesehatan PBI dan Syaratnya

    Gratis Layanan Kesehatan! Begini Cara Daftar BPJS Kesehatan PBI dan Syaratnya

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Selain itu, kategori “tidak mampu” mencakup mereka yang memiliki penghasilan cukup untuk kebutuhan dasar tetapi tidak mampu membayar

  • Naik Pangkat di Awal April, Tujuh Prajurit Lanal Bintan Dapat Penyematan Langsung dari Komandan

    Naik Pangkat di Awal April, Tujuh Prajurit Lanal Bintan Dapat Penyematan Langsung dari Komandan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan — Sebuah momen membanggakan terjadi di Lapangan Apel Mako Lanal Bintan pada Selasa pagi (8/4/2025). Tujuh prajurit TNI Angkatan Laut dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan resmi menyandang pangkat baru, dalam upacara kenaikan pangkat kala waktu 1 April 2025 yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Bintan, Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto, S.E., […]

  • Lanal Bintan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Aset Negara

    Lanal Bintan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Aset Negara

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan — Upaya memastikan aset negara terdata dan terlindungi dengan baik terus dilakukan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bintan. Bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam, Lanal Bintan menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pensertipikatan Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah tahun 2025, bertempat di Mako Lanal Bintan, Tanjung Uban, Rabu (15/10/2025). Kegiatan ini dihadiri […]

expand_less