Koramil Pamulang dan Tiga Pilar Kawal Penataan Jalur Pipa Gas Pertamina
Tangerang, 9 Juni 2026 + Koramil 08/Pamulang bersama tiga pilar mengawal penataan jalur pipa gas Pertamina melalui pembersihan bangunan di wilayah Pamulang. Kegiatan berlangsung di RT 01, 02, dan 03...

Tangerang, 9 Juni 2026 + Koramil 08/Pamulang bersama tiga pilar mengawal penataan jalur pipa gas Pertamina melalui pembersihan bangunan di wilayah Pamulang.
Kegiatan berlangsung di RT 01, 02, dan 03 RW 15 serta sejumlah titik sepanjang jalur pipa gas dengan melibatkan aparat dan masyarakat setempat.
Danramil 08/Pamulang Mayor Kav Sahrul Ajhari memimpin langsung empat personel Koramil dalam kegiatan pengamanan dan pendampingan di lapangan.
Aparat kepolisian, unsur kecamatan, perangkat lingkungan, serta pihak Pertamina turut bergabung dalam operasi penataan kawasan tersebut.
Kegiatan ini bertujuan menertibkan bangunan di atas jalur pipa gas guna mendukung rencana pemagaran area oleh Pertamina.
Mayor Sahrul Ajhari menegaskan aparat mengedepankan pendekatan persuasif untuk menjaga situasi tetap kondusif selama proses berlangsung.
“Kami menjaga ketertiban sekaligus memastikan seluruh proses berjalan aman melalui komunikasi aktif dengan warga,” ujar Sahrul di lokasi.
Ia menambahkan sinergi antar unsur menjadi faktor kunci dalam mencegah potensi konflik selama kegiatan penataan berjalan.
Penataan Bertahap dan Respons Warga
Sebagian warga telah membongkar bangunan secara mandiri sebagai bentuk dukungan terhadap penataan kawasan jalur pipa gas tersebut.
Langkah itu muncul setelah aparat dan pihak terkait melakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat sejak beberapa waktu sebelumnya.
Namun, beberapa bangunan masih menunggu proses pembongkaran sesuai kesepakatan yang telah dibangun bersama warga dan pihak terkait.
Salah satu bangunan yang belum dibongkar adalah mushala yang dikelola warga setempat di kawasan tersebut.
Pengelola mushala merencanakan pembongkaran mandiri agar material yang masih layak pakai dapat dimanfaatkan kembali.
Babinsa setempat Serka M. Simangunsong mengapresiasi sikap kooperatif warga selama proses penataan berlangsung.
“Warga menunjukkan kesadaran tinggi setelah kami lakukan pendekatan dan sosialisasi sejak awal,” kata Simangunsong.
Ia menilai komunikasi yang terbuka antara aparat, Pertamina, dan masyarakat mampu menjaga stabilitas situasi di lapangan.
Sejumlah warga menyatakan dukungan terhadap penataan demi keselamatan lingkungan dan ketertiban kawasan.
“Kami mendukung karena jalur pipa gas harus steril dari bangunan demi keamanan bersama,” ujar seorang warga.
Warga menilai keberadaan bangunan di jalur pipa berpotensi menimbulkan risiko keselamatan jika tidak segera ditertibkan.
Pertamina merencanakan pemagaran area karena jalur pipa gas termasuk objek vital nasional dengan tingkat kerawanan tinggi.
Penataan kawasan ini diharapkan mampu meminimalkan potensi risiko serta mencegah munculnya kawasan kumuh di sekitar jalur pipa.
Mayor Sahrul Ajhari berharap seluruh tahapan penataan hingga pemagaran dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan konflik sosial.
Ia menegaskan aparat akan terus mengedepankan dialog dan pendekatan humanis dalam setiap tahapan kegiatan di lapangan.
Dengan sinergi yang terjaga, penataan jalur pipa gas di Pamulang diharapkan berjalan efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.









