Evi Mafriningsianti Rangkul 40 Anak Yatim Lewat Program Jumat Berkah di Bekasi
BEKASI – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti, bersama Sahabat Evi (SAE), Yayasan Aliyah Asyakirin, Yayasan Al Hidayah, dan sejumlah relawan menggelar kegiatan sosial bertajuk “Sayang & Peduli...

BEKASI – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti, bersama Sahabat Evi (SAE), Yayasan Aliyah Asyakirin, Yayasan Al Hidayah, dan sejumlah relawan menggelar kegiatan sosial bertajuk “Sayang & Peduli Anak Yatim” di Yayasan Masjid Al Hidayah, RW 17, Kelurahan Aren Jaya, Kota Bekasi, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut menyasar 40 anak yatim Darul Aitham yang berada di bawah naungan Yayasan Al Hidayah. Selain memberikan bantuan, kegiatan Jumat Berkah itu juga diarahkan untuk membangun kebersamaan serta menghadirkan perhatian langsung kepada anak-anak yatim.
Evi menilai kepedulian terhadap anak yatim tidak semestinya hanya diukur dari nilai bantuan yang diberikan. Menurut dia, kehadiran dan perhatian secara langsung juga memiliki arti penting bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan sosial.
“Kegiatan ini bukan hanya soal uang atau sembako, tapi tentang rasa hangat yang mereka butuhkan, tentang senyuman yang mereka tunggu,” kata Evi dalam kegiatan tersebut.
Ia mengatakan kegiatan Jumat Berkah yang dilakukan secara rutin diharapkan tidak berhenti sebagai agenda berbagi bantuan. Menurutnya, kegiatan sosial perlu dijaga kesinambungannya agar manfaat yang diberikan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Evi juga mengajak masyarakat dari berbagai unsur untuk ikut mengambil bagian dalam kegiatan sosial. Ia menilai budaya berbagi dapat tumbuh apabila kepedulian tidak hanya dibebankan kepada lembaga atau kelompok tertentu, tetapi menjadi gerakan bersama.
“Semoga kegiatan ini memberi keberkahan untuk kita semua, meringankan kaki kita untuk berbagi kebaikan,” ujarnya.
Dorong Kepedulian Sosial Menjadi Gerakan Bersama
Evi menyampaikan apresiasi kepada Sahabat Evi, Yayasan Aliyah Asyakirin, Yayasan Al Hidayah, serta para relawan yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan Jumat Berkah dapat menjadi contoh bahwa kepedulian sosial dapat dilakukan melalui langkah sederhana dan berkelanjutan. Tidak hanya bantuan material, perhatian dan interaksi langsung dengan penerima manfaat juga dinilai penting dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial harus terus dirawat. Saya berharap Jumat Berkah ini tidak berhenti, melainkan menjadi kegiatan rutin dan berkembang menjadi gerakan bersama yang mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” kata Evi.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan peran kelompok masyarakat dan relawan dalam membantu memenuhi kebutuhan sosial di lingkungan sekitar. Dengan melibatkan anak-anak yatim sebagai penerima manfaat, penyelenggara berupaya menghadirkan dukungan yang tidak semata berupa bantuan, tetapi juga kebersamaan.
Bagi Evi, kepedulian terhadap anak yatim membutuhkan konsistensi. Karena itu, kegiatan berbagi diharapkan tidak hanya muncul pada momentum tertentu, tetapi dapat dilakukan secara rutin dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat.
Kegiatan Jumat Berkah di Aren Jaya tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang melibatkan unsur masyarakat, yayasan, relawan, dan anggota legislatif. Sebanyak 40 anak yatim menjadi penerima manfaat dalam kegiatan yang mengusung pesan tentang pentingnya perhatian dan kebersamaan tersebut.
Evi berharap semangat berbagi yang dibangun melalui kegiatan itu dapat terus berkembang dan menjangkau masyarakat lain yang membutuhkan. Ia menekankan bahwa kepedulian sosial membutuhkan keterlibatan bersama agar manfaatnya tidak berhenti pada satu kegiatan atau satu kelompok penerima.









