BANN Kota Bekasi Gandeng Sekolah dan Perusahaan Cegah Peredaran Narkoba

khususnya Kota Bekasi, saat ini menghadapi ancaman serius terkait penyalahgunaan narkoba. Karena itu, diperlukan keterlibatan semua pihak

BANN Kota Bekasi Gandeng Sekolah dan Perusahaan Cegah Peredaran Narkoba – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Bekasi – Badan Anti Narkoba Nusantara (BANN) Kota Bekasi menyatakan akan memperkuat langkah pencegahan peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang melalui kerja sama dengan sekolah serta perusahaan di wilayah Kota Bekasi.

Program tersebut disiapkan sebagai upaya mempersempit ruang peredaran narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Ketua BANN Kota Bekasi, Supriyatno, mengatakan organisasi yang dipimpinnya akan fokus pada langkah edukasi dan pencegahan melalui penyuluhan langsung kepada pelajar maupun pekerja di lingkungan perusahaan.

“BANN Kota Bekasi akan menjalin kerja sama dengan pihak sekolah dan perusahaan untuk melakukan upaya pencegahan bahaya narkoba. Kami akan turun langsung memberikan penyuluhan agar masyarakat memahami dampak buruk penyalahgunaan narkotika serta pentingnya menjaga lingkungan dari peredaran gelap narkoba,” kata Supriyatno di Bekasi, Selasa (12/5/2026).

Menurut dia, pendekatan edukatif menjadi langkah penting untuk menekan potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda maupun pekerja. BANN menilai lingkungan pendidikan dan dunia kerja merupakan sektor strategis yang perlu diperkuat melalui sosialisasi berkelanjutan.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan program tersebut, BANN juga membuka peluang kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) apabila diperlukan pelaksanaan tes urine bagi karyawan perusahaan sebagai bagian dari deteksi dini penyalahgunaan narkoba.

“Jika memang diperlukan, kami juga siap berkoordinasi dengan BNN terkait pelaksanaan tes urine di perusahaan. Tujuannya bukan untuk menghukum, tetapi lebih kepada langkah pencegahan dan penyelamatan,” ujarnya.

Selain melakukan penyuluhan, BANN Kota Bekasi juga mengaku siap memfasilitasi rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.

Menurut Supriyatno, rehabilitasi menjadi bagian penting dalam penanganan pengguna narkoba karena korban penyalahgunaan memerlukan pendampingan dan pemulihan secara berkelanjutan.

Pilihan Editor :  Polisi Tangkap Dua Tersangka Pelecehan Anak Panti Asuhan di Tangerang

“Kami juga dapat menyediakan layanan rehabilitasi bagi masyarakat yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Pendekatan rehabilitasi penting agar mereka bisa kembali menjalani kehidupan sosial secara normal,” katanya.

Langkah tersebut, lanjut dia, merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi penyalahgunaan narkotika yang dinilai telah menjadi ancaman serius di berbagai daerah, termasuk Kota Bekasi.

BANN berharap keterlibatan sekolah, perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dapat memperkuat pengawasan terhadap potensi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Supriyatno menambahkan, upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga semata.

Karena itu, sinergi dengan berbagai pihak dianggap menjadi faktor penting dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika.

Koordinasi dengan Instansi Terkait

Di tempat terpisah, Sekretaris BANN Kota Bekasi, Aswadi, mengatakan program pencegahan narkoba tersebut akan menjadi salah satu agenda kerja utama organisasi dalam waktu dekat.

Menurut dia, koordinasi lintas instansi diperlukan agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Program pencegahan ini akan menjadi fokus kerja BANN Kota Bekasi. Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar seluruh kegiatan yang dilakukan dapat berjalan maksimal dan memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Aswadi.

Ia menilai ancaman narkoba saat ini perlu menjadi perhatian serius seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, edukasi dan pengawasan dinilai harus dilakukan secara konsisten, terutama terhadap kelompok usia produktif dan pelajar yang rentan terpapar penyalahgunaan narkotika.

Aswadi juga menegaskan bahwa pencegahan lebih efektif dilakukan melalui pendekatan sosial dan edukatif dibandingkan hanya mengandalkan penindakan hukum semata.

Menurutnya, masyarakat perlu diberikan pemahaman mengenai dampak hukum, kesehatan, hingga sosial akibat penyalahgunaan narkoba.

Pilihan Editor :  PSP LAW FIRM Tegaskan Peran Strategis Hukum bagi UMKM dan Masyarakat

“Indonesia, khususnya Kota Bekasi, saat ini menghadapi ancaman serius terkait penyalahgunaan narkoba. Karena itu, diperlukan keterlibatan semua pihak untuk melakukan pencegahan sejak dini,” ujarnya.

BANN Kota Bekasi berharap program penyuluhan dan kerja sama lintas sektor tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika sekaligus memperkuat lingkungan pendidikan dan dunia kerja yang bebas dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.**/Red

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *