Kirab Merah Putih di Puncak Jaya Tegaskan Persatuan, TNI-Polri dan Pemda Kompak Jaga NKRI
Puncak Jaya, 1 Juni 2026 – Kodim 1714/Puncak Jaya bersama TNI, Polri, dan Pemda menggelar Kirab Merah Putih di sepanjang Jalan Trans Papua, Senin. Kirab berlangsung dari Distrik Purleme menuju...

Puncak Jaya, 1 Juni 2026 – Kodim 1714/Puncak Jaya bersama TNI, Polri, dan Pemda menggelar Kirab Merah Putih di sepanjang Jalan Trans Papua, Senin.
Kirab berlangsung dari Distrik Purleme menuju Puncak Senyum dengan melibatkan ratusan warga lintas suku, tokoh agama, dan pemuda setempat.
Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Bagus Kurniawan memimpin kehadiran unsur TNI dalam kegiatan kebangsaan tersebut.
Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono turut hadir bersama pejabat daerah dan jajaran aparat keamanan lainnya.
Selain itu, perwakilan Pemda melalui Asisten I Yahya Wonorenggo hadir mewakili Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda.
Sejak awal kegiatan, peserta kirab memadati ruas jalan sambil membawa bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu nasional.
Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dengan berjalan beriringan, mencerminkan kebersamaan lintas latar belakang sosial dan budaya.
Aparat mengawal jalannya kirab sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.
Simbol Persatuan di Tanah Papua
Kirab Merah Putih menjadi simbol nyata persatuan dan kesatuan masyarakat Puncak Jaya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan ini mengusung tema “Bersatu dalam Keberagaman, Berdaulat dalam Persatuan Menjaga NKRI Harga Mati”.
Peserta kirab terdiri dari TNI, Polri, pejabat daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai suku.
Mereka berjalan bersama sambil meneriakkan yel-yel kebangsaan sebagai bentuk kecintaan terhadap Indonesia.
“Kita berbeda suku dan bahasa, tetapi kita tetap satu di bawah Merah Putih,” ujar Letkol Inf Bagus Kurniawan.
Ia menegaskan bahwa menjaga keutuhan NKRI menjadi komitmen bersama seluruh elemen bangsa di wilayah Puncak Jaya.
Menurutnya, kirab ini memperkuat persaudaraan sekaligus menegaskan kesatuan yang tidak terpisahkan di tanah Papua.
Sementara itu, Yahya Wonorenggo menyampaikan apresiasi atas soliditas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
Ia menilai partisipasi masyarakat menunjukkan kecintaan yang kuat terhadap Indonesia serta harapan akan kedamaian.
“Antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa persatuan dan semangat kebangsaan tetap terjaga di Puncak Jaya,” ujarnya.
Sepanjang rute kirab, warga menyambut peserta dengan melambaikan bendera kecil Merah Putih secara penuh semangat.
Suasana haru dan bangga tampak dari wajah masyarakat yang ikut merasakan makna kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Selain itu, kirab juga menjadi sarana edukasi kebangsaan bagi generasi muda agar memahami pentingnya persatuan.
Dengan demikian, seluruh elemen masyarakat terus memperkuat komitmen menjaga keutuhan NKRI secara berkelanjutan.
Kirab Merah Putih di Puncak Jaya menegaskan bahwa persatuan menjadi kekuatan utama dalam membangun Papua yang aman dan sejahtera.









