Satgas TNI AD Kebut Pembangunan Jembatan Penghubung Dua Desa di Mentawai

Mentawai – Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026 terus mempercepat pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga di Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan...

Satgas TNI AD Kebut Pembangunan Jembatan Penghubung Dua Desa di Mentawai – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Mentawai – Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026 terus mempercepat pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga di Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Memasuki tahap konstruksi utama, personel Satgas bersama masyarakat setempat saat ini fokus mengerjakan pemasangan besi tulangan dan begisting pada tiang penyangga jembatan sebagai bagian penting dari proses pembangunan infrastruktur tersebut.

Pembangunan jembatan itu menjadi salah satu sasaran fisik dalam program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat yang dilaksanakan di wilayah Kepulauan Mentawai.

Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga yang selama ini bergantung pada konektivitas antarwilayah.

Pada Selasa (2/6/2026), personel Satgas terlihat bekerja bersama warga dalam proses pemasangan rangka besi dan bekisting yang akan menjadi struktur utama penyangga jembatan.

Tahapan ini dinilai krusial karena menentukan kekuatan dan ketahanan konstruksi sebelum memasuki proses pengecoran dan penyelesaian bangunan.

Koptu Fauzi, salah satu personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mengatakan seluruh anggota Satgas berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Menurutnya, percepatan pekerjaan dilakukan agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.

“Kami akan terus mengejar pekerjaan sasaran fisik jembatan yang menghubungkan Desa Bukit Pamewa menuju Desa Betumonga. Saat ini pemasangan besi dan begisting tiang penyanggah terus kami kerjakan bersama masyarakat. Semoga pembangunan ini dapat cepat selesai sesuai waktu yang telah ditentukan dan nantinya dapat dipergunakan serta dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ujar Koptu Fauzi.

Pembangunan jembatan tersebut dinilai memiliki nilai strategis bagi masyarakat setempat.

Pilihan Editor :  SMA 1 Siberut Selatan Tembus Final Lomba Dance Nasional di Sumbar

Selama ini, akses transportasi antarwilayah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung mobilitas warga, termasuk untuk kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, perdagangan, dan distribusi hasil pertanian.

Keberadaan jembatan yang layak dan aman diharapkan dapat memangkas hambatan perjalanan masyarakat sekaligus mempercepat arus barang dan jasa antara Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga.

Selain itu, infrastruktur tersebut juga berpotensi mendukung pengembangan ekonomi lokal yang selama ini menjadi salah satu fokus pembangunan di wilayah Kepulauan Mentawai.

Gotong Royong Jadi Kunci Percepatan Pekerjaan

Pelaksanaan pembangunan jembatan tidak hanya melibatkan personel Satgas Karya Bakti TNI AD, tetapi juga mendapat dukungan aktif dari masyarakat setempat.

Semangat gotong royong terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan material hingga pelaksanaan konstruksi di lapangan.

Kolaborasi antara TNI dan warga menjadi salah satu faktor yang mendorong percepatan progres pembangunan.

Selain membantu meringankan pekerjaan fisik, keterlibatan masyarakat juga mencerminkan adanya rasa memiliki terhadap fasilitas yang sedang dibangun.

Menurut Koptu Fauzi, sinergi tersebut menjadi modal penting untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana.

Dengan dukungan masyarakat, berbagai pekerjaan konstruksi dapat diselesaikan secara lebih efektif dan efisien.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur dasar di daerah yang masih membutuhkan sarana transportasi yang memadai.

Pemerataan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah kepulauan dan daerah yang memiliki tantangan geografis.

Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat sendiri merupakan kegiatan yang bertujuan membantu percepatan pembangunan melalui kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Pilihan Editor :  Ramadhan Berkah, Lanal Bengkulu Berbagi Sembako

Program tersebut tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan sosial dan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan progres pekerjaan yang terus berjalan, pembangunan jembatan penghubung Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga diharapkan dapat selesai sesuai jadwal.

Keberadaan infrastruktur tersebut nantinya diharapkan mampu memperlancar akses transportasi warga, mempermudah distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Apabila seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu, jembatan tersebut akan menjadi salah satu sarana penting yang mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat akses pembangunan di wilayah Kepulauan Mentawai yang terus berkembang.**/Fais

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *