Senin, 12 Okt 2026
Beranda » EDITORIAL » Data Kemiskinan Amburadul, Aktivis Desak Pemerintah Audit BPS

Data Kemiskinan Amburadul, Aktivis Desak Pemerintah Audit BPS

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Aktivis kemanusiaan Frits Saikat mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan kemiskinan yang menjadi dasar penyaluran bantuan sosial.

Ia menilai ketidakakuratan data dapat berdampak langsung terhadap masyarakat miskin yang semestinya menjadi penerima manfaat program pemerintah.

Frits mengatakan persoalan data kemiskinan tidak seharusnya dipandang hanya sebagai persoalan administratif atau teknis.

Menurut dia, kesalahan dalam menentukan kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan atau desil dapat berimplikasi terhadap akses warga terhadap berbagai program perlindungan sosial.

“Kami di lapangan melihat dan merasakan langsung betapa runyamnya dampak dari data desil kemiskinan yang amburadul,” kata Frits dalam pernyataannya, Jakarta.

Ia menilai kesalahan pendataan berpotensi membuat masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi sulit justru tidak masuk dalam daftar penerima bantuan.

Pada saat yang sama, menurut Frits, terdapat kemungkinan warga yang dinilai tidak memenuhi kriteria justru memperoleh bantuan.

“Jangan biarkan kesalahan pendataan ini terus berulang dan dianggap sekadar kesalahan administratif atau teknis biasa. Bagi masyarakat kecil, data yang tidak akurat ini adalah persoalan hidup dan mati,” ujarnya.

Frits mencontohkan dampak pendataan yang tidak tepat dapat dirasakan dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut dia, akurasi data dapat menentukan apakah keluarga miskin memperoleh bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, akses layanan kesehatan, hingga pendidikan anak.

Ia juga mengaku kerap menemukan warga yang menurut penilaiannya berada dalam kondisi miskin dan rentan, tetapi tidak tercantum sebagai penerima bantuan sosial.

“Sering kali kami menemui warga yang benar-benar miskin, papa, dan terpinggirkan justru tersingkir dari daftar penerima bansos. Sebaliknya, mereka yang tidak berhak malah menikmati bantuan negara. Ini ironi besar yang mencederai keadilan sosial,” kata Frits.

Pilihan Editor :  Gedong Tinggi Tambun Diserbu, Bara Revolusi Menyala Dua Hari Setelah Proklamasi

Desak Pemerintah Evaluasi dan Audit

Atas kondisi tersebut, Frits mendesak pemerintah pusat mengambil langkah evaluasi terhadap sistem pendataan yang digunakan sebagai dasar penyaluran bantuan sosial.

Ia secara khusus meminta pemerintah memastikan proses pendataan, pemutakhiran, verifikasi, dan pemanfaatan data berjalan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Frits juga meminta Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.

Menurut dia, pemerintah perlu memastikan setiap lembaga yang mengelola dan menghasilkan data untuk kepentingan kebijakan publik bekerja secara profesional serta memiliki mekanisme pengawasan yang memadai.

“Kami dari kalangan kemanusiaan mendesak Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, untuk tidak tinggal diam,” ujar Frits.

Ia kemudian mendorong Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigatif terhadap penggunaan anggaran negara yang dialokasikan kepada Badan Pusat Statistik (BPS), khususnya apabila terdapat indikasi persoalan dalam pelaksanaan program yang berkaitan dengan pendataan kemiskinan.

Menurut Frits, penggunaan anggaran negara harus disertai pertanggungjawaban yang transparan dan dapat diukur berdasarkan hasil yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami dengan tegas mendesak agar segera dilakukan audit investigatif oleh BPK terhadap aliran dana APBN yang dialokasikan ke BPS,” katanya.

Frits menilai audit diperlukan untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan dan tujuan program. Ia juga meminta pemerintah mengevaluasi sistem pendataan secara menyeluruh agar persoalan serupa tidak terus berulang.

“Bongkar aliran dananya, evaluasi total sistemnya, jangan sampai uang negara justru menjadi sia-sia di tengah jeritan rakyat yang semakin terjepit,” kata dia.

Desakan audit yang disampaikan Frits pada akhirnya menjadi bagian dari kritik masyarakat sipil terhadap tata kelola data dan penggunaan anggaran negara.

Pemerintah dan lembaga terkait memiliki ruang untuk memberikan penjelasan serta menunjukkan data dan mekanisme pengawasan yang dapat memastikan bantuan sosial benar-benar diterima kelompok masyarakat yang berhak.

Pilihan Editor :  Polisi Dalami Keterlibatan ASN di Kasus Pemalakan THR Pasar Induk Cibitung

(Rls/Red)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • DPRD Kota Bekasi Usul Pengurus Bank Sampah Digaji Rp2 Juta per Bulan

    DPRD Kota Bekasi Usul Pengurus Bank Sampah Digaji Rp2 Juta per Bulan

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI – Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Golkar, Dariyanto, mengusulkan agar Pemerintah Kota Bekasi memberikan insentif sebesar Rp2 juta per bulan kepada setiap pengurus bank sampah. Usulan tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan operasional bank sampah di tingkat lingkungan. […]

  • Danlanal Simeulue Hadiri Entry Briefing Pangkoarmada I, Tegaskan Kesiapan Operasional Maritim

    Danlanal Simeulue Hadiri Entry Briefing Pangkoarmada I, Tegaskan Kesiapan Operasional Maritim

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kesiapan operasional yang solid menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan maritim

  • Kantor SPKT Polres Metro Bekasi

    Mantan Karyawan Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Bekasi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    “Klien kami menggunakan hak hukumnya untuk melaporkan dugaan tersebut agar dapat diperiksa secara objektif oleh aparat penegak hukum,”

  • TNI Perkuat Diplomasi Militer di Atas Kapal Perang Jepang JS Osumi

    TNI Perkuat Diplomasi Militer di Atas Kapal Perang Jepang JS Osumi

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 25 Agustus 2025 — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara Reception on Deck bersama Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Jepang (JSDF), Jenderal Hiroaki Uchikura, di atas kapal perang Jepang JS Osumi yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (24/8/2025). Pertemuan ini digelar jelang dimulainya Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield […]

  • TNI Kerahkan 14.167 Personel Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah

    TNI Kerahkan 14.167 Personel Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – TNI mengerahkan 14.167 personel untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, Jumat (21/8/2026). Pengerahan kekuatan tersebut melibatkan satuan TNI bersama pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait untuk menghadapi kebakaran sesuai kondisi lapangan. Personel TNI menjalankan pemadaman, patroli, pemantauan, pencegahan, serta penanganan dampak karhutla di wilayah yang terdampak. Dalam pelaksanaannya, […]

  • Tutup Dikreg Sesko TNI ke-53, Panglima TNI Tegaskan Siap Perang Demi Perdamaian

    Tutup Dikreg Sesko TNI ke-53, Panglima TNI Tegaskan Siap Perang Demi Perdamaian

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bandung – Dunia boleh berubah, tapi kesiapsiagaan adalah prinsip yang tak bisa ditawar. Hal itu ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat menutup Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-53 Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Anggaran 2025, Selasa (24/6/2025), di Gedung Serasan, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat. Upacara penutupan ini menandai berakhirnya pendidikan strategis bagi […]

expand_less