Jumat, 9 Okt 2026
Beranda » BERITA » Satgas Lanud Sjamsudin Noor Sekat dan Padamkan Titik Api Karhutla

Satgas Lanud Sjamsudin Noor Sekat dan Padamkan Titik Api Karhutla

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • print Cetak

Banjarbaru, 26 Agustus 2026 – Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor bersama unsur gabungan bergerak cepat menyekat dan memadamkan titik api di kawasan Bandara Syamsudin Noor.

Personel gabungan menangani kebakaran di belakang Kompleks Aero Sinergia, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Satgas mengerahkan personel darat dari unsur TNI, Polri, BPBD, instansi terkait, serta masyarakat untuk mengendalikan kobaran api.

Tim bergerak menuju lokasi setelah menemukan titik kebakaran yang berpotensi meluas mengikuti kondisi lahan dan arah angin.

Personel kemudian melakukan pemadaman sekaligus membuat sekat untuk memperlambat perambatan api menuju kawasan lain.

Upaya tersebut berlangsung di tengah kondisi lapangan yang menghadirkan asap pekat, suhu panas, serta medan yang menantang.

Namun, kondisi tersebut tidak menghentikan personel dalam menjalankan tugas pengendalian kebakaran di sekitar wilayah operasional bandara.

Satgas menyesuaikan pola penyekatan berdasarkan kondisi medan dan arah angin agar penanganan api berjalan efektif.

Selain itu, tim terus mengantisipasi jalur rambatan yang berpotensi membawa api menuju area yang belum terbakar.

Pemadaman Darat Diperkuat Water Bombing

Penanganan Karhutla tidak hanya mengandalkan personel darat karena Satgas Udara TNI AU turut memperkuat operasi.

Satgas Udara mengerahkan helikopter untuk melaksanakan water bombing pada titik kebakaran yang sulit dijangkau dari permukaan.

Helikopter menjatuhkan air secara langsung ke area yang terbakar untuk membantu menekan intensitas api.

Dukungan udara tersebut memperkuat strategi pemadaman terpadu antara kekuatan darat dan udara di lokasi kejadian.

Sementara itu, personel darat tetap bergerak menyisir area untuk menentukan titik yang membutuhkan pemadaman lanjutan.

Pemantauan dari udara membantu tim memperoleh gambaran mengenai perkembangan titik api dan menentukan prioritas penanganan.

Pilihan Editor :  Bahaya Microsleep Saat Mudik, Begini Cara Ampuh Menghindarinya

Dengan pola tersebut, satgas menggabungkan kemampuan pemadaman langsung dengan pengawasan untuk mencegah api berkembang lebih luas.

Pantau Bara Api untuk Cegah Kebakaran Berulang

Setelah memadamkan sejumlah titik, personel Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor tidak langsung meninggalkan lokasi.

Tim kembali memeriksa area yang masih mengeluarkan asap untuk memastikan tidak terdapat bara yang berpotensi memicu kebakaran baru.

Langkah tersebut menjadi penting karena bara api dapat kembali menyala ketika kondisi lingkungan mendukung perambatan api.

Karena itu, personel melakukan pemantauan secara berkelanjutan setelah proses pemadaman berlangsung.

Pemantauan juga membantu satgas mendeteksi lebih cepat apabila muncul kembali titik panas di sekitar lokasi penanganan.

Selain mengandalkan pengamatan personel, tim terus menyesuaikan penanganan berdasarkan perkembangan kondisi lapangan.

Langkah antisipasi tersebut bertujuan mencegah api yang telah terkendali kembali berkembang menjadi kobaran baru.

Satgas Perkuat Kesiapsiagaan di Kalimantan Selatan

Lanud Sjamsudin Noor terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.

Kesiapan tersebut mencakup respons terhadap laporan kebakaran maupun indikasi munculnya titik api di wilayah rawan.

Komandan dan personel satgas mengandalkan koordinasi lintas instansi untuk mempercepat pengerahan kekuatan ketika kebakaran muncul.

Keterlibatan TNI, Polri, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat memperkuat kemampuan penanganan di lapangan.

Di sisi lain, dukungan Satgas Udara TNI AU memberikan alternatif penanganan ketika medan menyulitkan personel darat.

Kombinasi kekuatan tersebut memungkinkan satgas menyesuaikan strategi berdasarkan karakteristik kebakaran dan kondisi lokasi.

“Personel tetap bergerak tanpa mengenal lelah demi mencegah api meluas ke kawasan lainnya,” demikian keterangan Pen Lanud Sjamsudin Noor.

Pernyataan tersebut menggambarkan fokus satgas menjaga agar titik kebakaran tidak berkembang dan mengancam kawasan sekitar.

Namun, pengendalian Karhutla membutuhkan pemantauan berkelanjutan karena kondisi lahan dan cuaca dapat memengaruhi perkembangan api.

Pilihan Editor :  Dandim 1710/Mimika Dampingi Pangdam XVII/Cenderawasih Tinjau Pos Satgas Pam Obvitnas di Wilayah Mimika

Karena itu, satgas tetap menempatkan kesiapsiagaan sebagai bagian utama dalam operasi pengendalian kebakaran.

Operasi di kawasan Landasan Ulin sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi unsur darat dan udara dalam menghadapi Karhutla.

Dengan koordinasi tersebut, Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor terus menjaga kemampuan respons cepat terhadap ancaman kebakaran di wilayah Kalimantan Selatan.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Koops TNI Habema Evakuasi Warga di Tengah Situasi Konflik Ugimba

    Koops TNI Habema Evakuasi Warga di Tengah Situasi Konflik Ugimba

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Intan Jaya – Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga lokal dari wilayah Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Prajurit melakukan evakuasi saat menjalankan patroli dan pemantauan wilayah pada Minggu (9/8/2026). Tim menggunakan dua unit helikopter Bell untuk membawa warga tersebut dari lokasi yang jauh dari permukiman menuju Distrik Sugapa. Proses evakuasi berlangsung pukul 12.25 […]

  • Panglima TNI dan Menhan Tinjau Geladi Bersih Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar

    Panglima TNI dan Menhan Tinjau Geladi Bersih Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Batujajar – Lapangan Udara Suparlan, Pusdiklatpassus, Batujajar, menjadi saksi kekompakan tiga matra TNI saat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan para Kepala Staf Angkatan meninjau geladi bersih Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer, Jumat (8/8/2025). Geladi bersih ini menampilkan formasi terpadu prajurit TNI Angkatan Darat, Laut, dan […]

  • TNI dan ICRC Perkuat Kemitraan Hukum Humaniter Internasional

    TNI dan ICRC Perkuat Kemitraan Hukum Humaniter Internasional

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan International Committee of the Red Cross (ICRC) memperpanjang Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Hukum Humaniter Internasional (HHI) sebagai langkah memperkuat kerja sama strategis sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit. Penandatanganan berlangsung di Aula Markas Komando Akademi TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 23 Juli 2026. […]

  • Kasum TNI Pastikan Percepatan Huntara–Huntap Pascabanjir Tapanuli Selatan

    Kasum TNI Pastikan Percepatan Huntara–Huntap Pascabanjir Tapanuli Selatan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tapanuli Selatan – Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon meninjau langsung pembangunan Huntara dan Huntap di Desa Napa, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Rabu. Sebagai Wakil Ketua I Satgas Pascabencana Sumatera, Kasum TNI memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan terarah, terukur, dan sesuai target. Selanjutnya, Kasum TNI mengecek infrastruktur terdampak banjir serta progres perbaikan fasilitas umum dan […]

  • Puspsi TNI Berikan Trauma Healing bagi Anak Penyintas Gempa NTT

    Puspsi TNI Berikan Trauma Healing bagi Anak Penyintas Gempa NTT

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Manggarai – Pusat Psikologi TNI (Puspsi TNI) memberikan pendampingan psikologis kepada anak-anak penyintas gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Tim Puspsi TNI memberikan trauma healing di SDK Wancang, Desa Ladur, Kecamatan Cibal, Jumat (11/9/2026). Pendampingan tersebut menjadi bagian dari pemulihan pascabencana setelah gempa mengguncang wilayah NTT pada 15 Agustus 2026. Melalui kegiatan itu, […]

  • Lanal Batuporon Gelar Sosialisasi dan Bakti Sosial

    Lanal Batuporon Gelar Sosialisasi dan Bakti Sosial

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sumenep — Pulau Gili Genteng dipenuhi antusiasme nelayan Sabtu (20/9/2025), saat Lanal Batuporon bekerja sama dengan Husky CNOOC Madura (HCML) menggelar sosialisasi dan bakti sosial. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang alat tangkap ramah lingkungan dan larangan beraktivitas di zona objek vital nasional (Obvitnas). Dengan tema “Sosialisasi Bakti Teritorial Prima: Komsos Alat Tangkap Ramah Lingkungan, […]

expand_less